Demokrasi di Indonesia Terancam! Alat Sadap Pegasus Buatan Israel Diduga Masuk ke Tanah Air Melalui Pihak Ketiga

Suara Sumedang | Suara.com

Senin, 12 Juni 2023 | 17:30 WIB
Demokrasi di Indonesia Terancam! Alat Sadap Pegasus Buatan Israel Diduga Masuk ke Tanah Air Melalui Pihak Ketiga
Ilustrasi penggunaan alat penyadapan Pegasus (Pixabay.com/Succo)

SUARA SUMEDANG – Publik dihebohkan dengan sebuah kabar yang cukup menghawatirkan demokrasi di Indonesia.

Pasalnya ada sugaan alat sadap canggih buatan Israeil atau sering dikenal Pegasus telah masuk di Indonesia melalui pihak ketiga.

Tentu hal ini menghawatirkan terlebih alat Pegasus ini telah digunakan untuk membungkam demokrasi di berbagai negara.

Sebuah kisah yang dialami seorang jurnalis Washington Post News Jamal Khasoggi tewas dalam kondisi mengenaskan, dengan tubuh terpotong-potong di Instanbul, Turki, diduga karena alat canggih tersebut.

Dilansir dari berbagai sumber, Citizen Lab dan Amnesty Internasional menyebutkan bahwa Pegasus dapat memecahkan komunikasi yang terekripsi dari iPhone, Mac, android dan semua perangkat elektronik berbasis OS lainnya.

Bahkan alat ini tanpa perlu klik bisa akses semua perangkat yang ditargetkan, dengan demikian data pribadi auto bocor, termasuk lokasi pengguna.

Dilansir dari Indonesialeaks, alat tersebut masuk ke Indonesia dengan ditandai adanya dua perangkat milik Q Cyber Technologie memalaui Bandara Soekarno Hatta pada 15 Desember 2020.

Q Cyber merupakan salah satu induk perusahaan NSO Group perusahaan asal Israel yang membuat Pegasus.

Kemudian ditemukan juga oleh IndonesiaLeaks, alat tersebut secara khusus dipesan oleh PT Mandala Wangi Kreasindo.

Hal ini turut dikonfirmasi oleh salah satu petugas bea Cukai yang namanya dirahasiakan.

“Penerima barang itu PT Mandala Wangi Kreasindo,” kata petugas Bea Cukai.

Diduga proses pemesanan dilakukan diluar Indonesia lantaran tidak ada hubungan diplomatis antara Indonesia dengan Israel.

Banyak kasus ditemukan alat Pegasus digunakan untuk membungkam aktivitas, jurnalis serta oposisi partai.

Bahkan alat ini menjadi sorotan dunia internasional lantara ada dugaan penyalah gunaan alat tersebut yang berdampak pada demokrasi suatu negara. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Desas-desus Alat Sadap Canggih Buatan Israel Pegasus Diduga Digunakan untuk Pembungkaman di Indonesia

Desas-desus Alat Sadap Canggih Buatan Israel Pegasus Diduga Digunakan untuk Pembungkaman di Indonesia

| Senin, 12 Juni 2023 | 15:45 WIB

Menciptakan Demokrasi Ideal melalui Penyelenggaran Pemilu di Indonesia

Menciptakan Demokrasi Ideal melalui Penyelenggaran Pemilu di Indonesia

Your Say | Senin, 12 Juni 2023 | 11:19 WIB

FIFA U-20: Kejutan Terakhir Israel di Laga Pamungkas Gelaran Piala Dunia

FIFA U-20: Kejutan Terakhir Israel di Laga Pamungkas Gelaran Piala Dunia

Your Say | Senin, 12 Juni 2023 | 08:05 WIB

Terkini

KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi

KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:01 WIB

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi, Ketua DPR Puan: Keamanan Jalur Harus Diperbaiki!

Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi, Ketua DPR Puan: Keamanan Jalur Harus Diperbaiki!

News | Selasa, 28 April 2026 | 14:00 WIB

10 Jam Terjebak di Gerbong Maut, Kisah Endang Selamat dari Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi

10 Jam Terjebak di Gerbong Maut, Kisah Endang Selamat dari Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi

Bekaci | Selasa, 28 April 2026 | 13:59 WIB

Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?

Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:56 WIB

Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu

Pesawat Alami Kendala Teknis, Satu Kloter Jemaah Calon Haji Asal Malang Tertahan di Kualanamu

Malang | Selasa, 28 April 2026 | 13:55 WIB

Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang

Mudahkan Akses Kesehatan, BRI Kepanjen Hadirkan Ambulans untuk Santri di Malang

Bri | Selasa, 28 April 2026 | 13:55 WIB

Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal

Basarnas Pastikan Evakuasi Tabrakan KRLArgo Bromo Selesai, Tak Ada Korban Tertinggal

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:53 WIB

Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman

Kiper Sassuolo: Ada Jay Idzes, Pertahanan Jadi Aman

Bola | Selasa, 28 April 2026 | 13:53 WIB

'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos

'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos

News | Selasa, 28 April 2026 | 13:52 WIB

BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme

BFI Finance Terseret Kasus Debt Collector Keroyok Warga: Kami Menolak Premanisme

Riau | Selasa, 28 April 2026 | 13:50 WIB