Pertandingan yang berakhir dengan skor 1-2 dengan kemenangan berada pada pihak RANS Nusantara menyebabkan kekecewaan suporter Persebaya.
Di babak pertama, pertandingan berakhir seri dengan satu gol dicetak oleh Edo Febriansyah pada menit ke-28 dari RANS Nusantara dan satu gol lagi dicetak Sho Yamamoto dari Persebaya Surabaya.
Selanjutnya pada babak kedua, RANS menambah keunggulan dengan menambah gol dari sepakan Edo Febriansyah di menit ke-88.
Kemenangan dari RANS Nusantara ini memicu kekecewaan dari suporter Persebaya Surabaya.
Kericuhan di stadion yang berada di Kota Sidoarjo ini tidak dapat dihindari.
Banyak suporter yang menjebol pagar dan masuk ke lapangan.
Kericuhan besar terjadi di tengah lapangan tidak dapat dihindarkan.
Beberapa fasilitas yang ada di stadion pun ikut jadi sasaran amukan suporter.
Kericuhan ini memicu polisi untuk melepaskan gas air mata.
Akibat adanya kericuhan ini, ada sejumlah keruusakan di beberapa titik yang ada di stadion Gelora Delta.
Kerusakan terparah ada pada pagar tribun, terutama tribun mulai sektor 4 sampai 10.
Kemudian kerusakan juga terlihat di bench pemain.
Sound sistem dan pagar pintu halaman juga tampak rusak terkena amukan suporter Persebaya.
Dinas Pemuda dan Olahraga Sidoarjo rencananya akan melakukan pendataan kerusakan dan akan meminta ganti rugi kepada pihak penyelenggara.
Pergerakan ratusan Bonek, Bondo Nekat, yang merupakan suporter Persebaya Surabaya tidak hanya berhenti di situ saja.