Cristiano Ronaldo harus menerima kenyataan karena gagal menjalani debutnya bersama Al-Nassr saat timnya akan berhadapan dengan Al-Ta'ee di King Saud University Stadium, Kamis (5/1/2022) hari ini.
Kegagalan pemain berusia 37 tahun untuk tampil dalam debut perdananya ini dikarenakan insiden yang dialami oleh Ronaldo saat dirinya masih berseragam Manchester United.
Dalam kekalahan 1-0 Manchester United atas Everton beberapa waktu lalu di bulan April, Ronaldo menampar tangan bocah bernama Jacob Harding saat dia masuk terowongan di Goodison Park. Akibat perilakunya, ponsep Jacob itu rusak.
Ibunya, Sarah Kelly kemudian mengklaim bahwa akibat insiden tersebut anaknya juga merasakan sakit pada tangannya.
Sementara itu FA telah menyelidiki kasus ini, dan memutuskan bahwa mantan pemain Real Madrid dan Juventus itu didenda 50.000 euro dan diberi larangan dua pertandingan.
Namun, meskipun saat ini ROnaldo tidak bermain untuk Manchester United dan bermain di Liga Inggris, aturan tersebut nampaknya masih tetap berlaku tanpa pengecualian Ronaldo main di liga mana dan bersama siapa.
Akibatnya ia diprediksi akan gagal membela klub barunya itu saat berjumpa dengan Al-Ta'ee nanti malam. Di mana pertandingan tersebut seharusnya menjadi debut perdana Ronaldo usai diresmikan di awal pekan ini.
Penangguhan Ronaldo akan berlanjut sampai Al-Nassr telah memainkan dua pertandingan kompetitif yang akan tersedia untuk Ronaldo setelah kepindahannya yang memecahkan rekor.
Setelah insiden melawan Everton, dia mengeluarkan permintaan maaf di media sosial atas ledakan kemarahannya dan mengundang suporter untuk menonton pertandingan di Old Trafford sebagai tanda permainan maaf.
Baca Juga: Pengamat: Perlu Dicatat Unggulnya PDIP Tetap Dimulai dengan Megawati
"Tidak pernah mudah untuk menghadapi emosi di saat-saat sulit seperti yang kami hadapi. Namun demikian, kami harus selalu menghormati, sabar, dan memberi contoh bagi semua anak muda yang menyukai permainan yang indah."
"Saya ingin meminta maaf atas kemarahan saya dan, jika memungkinkan, saya ingin mengundang suporter ini untuk menonton pertandingan di Old Trafford sebagai tanda permainan yang adil dan sportif."