Kiper Real Madrid Thibaut Courtois mengkritik keputusan wasit yang memberikan hadiah penalti untuk Villareal saat klubnya dikalahkan tim tuan rumah 2-1 dalam lanjutan pertandingan journada ke 16 Liga Spanyol, Minggu (8/1/2023).
Kiper asal Begia itu mengatakan bahwa wasit memberikan penalti untuk tim tuan rumah karena ingin membayar kompensasi atas gol penalti El Real tiga menit sebelumnya.
El Real harus puas pulang dengan tangan kosong usai berhasil dikalahkan tim tuan rumah 2-1 yang bermain di hadapan pendukungnya. Akibatnya, mereka gagal untuk menggeser FC Barcelona di puncak klasemen.
Pemain sayap Villarreal Yeremy Pino membuat tim tuan rumah unggul di stadion La Ceramica pada menit ke-47 sebelum Karim Benzema menyamakan kedudukan dari titik penalti setelah bek Juan Foyth diputuskan handball di dalam area penalti.
Tak lama kemudian, David Alaba dihukum karena handball, Gerard Moreno yang dipercaya untuk mengeksekusi hadiah titik putih itu berhasil membuat tim rumah unggul dan menghasilkan tiga poin.
"Handball terbuka untuk interpretasi dan itu sulit. David Alaba meletakkan tangannya di lantai, dia mencoba untuk bangun. Dia jatuh dan itu adalah tangan pendukungnya," kata Courtois usai pertandingan.
"Saya tidak tahu apa aturannya, saya belum pernah melihat contoh seperti itu. Mari kita lihat selanjutnya musim panas mereka datang untuk berbicara dengan kami dan menjelaskannya," sambungnya.
"Jika Anda memberikan penalti yang bisa diperdebatkan kepada mereka, di mana saya pikir Foyth tidak melihat bolanya, Anda juga memberikannya. Ini semacam kompensasi."
Sementara itu, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti yang melihat hal itu juga turut mengkritik keputusan wasit. Mantan pelatih Chelsea itu menilai keputusan yang diberikan wasit cukup aneh.
"Sepak bola telah berubah, aturannya jelas. Jika tangan Anda tidak dekat dengan tubuh Anda, itu adalah penalti," ujarnya.
"Kami harus terbiasa dengan itu. Saya pikir kedua penalti itu benar berdasarkan aturan. Saya tidak berpikir para penggemar menyukainya, tapi ada aturan dan wasit harus mengikuti itu... Setiap orang yang bekerja di dunia ini harus melakukannya." terbiasalah."
Kekalahan itu membuat Madrid sejajar dengan Barcelona dengan 38 poin di puncak LaLiga, dengan Barca bermain tandang di Atletico Madrid pada hari nanti malam.