CEK FAKTA: Virus Cacar Monyet Lebih Mematikan dari Virus Covid-19

Suara Tangsel

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 23:26 WIB
CEK FAKTA: Virus Cacar Monyet Lebih Mematikan dari Virus Covid-19
Ilustrasi Cacar Monyet (Instagram)

Sudah lewat dari dua tahun, virus Covid-19 merajalela dan mengakibatkan pandemi di seluruh dunia. Bahkan salah satu variannya, yakni Delta, telah mengakibatnya banyaknya korban virus yang sampai meninggal dunia setelah terjangkit. Baru mulai mereda dan seakan mampu teratasi dengan telah dilakukannya vaksin hingga tiga dosis untuk virus covid-19, muncul virus baru yakni virus cacar monyet yang mulai berkembang. Sebetulnya, cacar monyet bukanlah virus yang benar-benar baru. Dilansir dari Wikipedia, virus monyet pertama kali ditemukan pada tahun 1958 di antara monyet laboratorium di Kopenhagen, Denmark. Walaupun demikian, monyet bukanlah reservoir alami virus tersebut. Kasus pertama pada manusia ditemukan pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo.

Seseorang dapat terinfeksi virus setelah digigit atau dicakar hewan, bersentuhan dengan daging atau cairan tubuh hewan liar terinfeksi, objek terkontaminasi, atau berada dalam jarak dekat dengan orang yang terinfeksi. Virus cacar monyet umumnya bersirkulasi di antara hewan pengerat. Diagnosis ditegakkan dengan mendeteksi DNA virus dari sampel luka. Tanda klinis penyakit ini mirip dengan cacar air. Cacar monyet dapat pula ditularkan dari manusia ke manusia melalui kontak langsung dengan luka infeksi, koreng, atau cairan tubuh penderita. Penyakit ini juga dapat menyebar melalui droplet pernapasan Ketika melakukan kontak dengan penderita secara berkepanjangan.

Tangkapan Layar Kemenkes menginformasikan Kasus Pertama Cacar Monyet [Antara]

Dengan terkonfirmasi masuknya cacar monyet ke Indonesia, yang diumumkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Juru Bicara Kemenkes, yakni Mohammad Syahril dalam konferensi pers secara virtual, Sabtu, 20 Agustus 2022, membuat muncul pemberitaan adanya dampak cacar monyet yang lebih akut dan berbahaya daripada Covid-19.

Namun, Syahril tidak membenarkan info tersebut. Syahril mengungkapkan, dampak yang ditimbulkan dari infeksi monkeypox alias cacar monyet tidak separah dengan infeksi virus Covid-19. "Memang agar masyarakat tenang, jadi cacar monyet tidak terlalu berat sakitnya. Kalau kita bandingkan dengan Covid-19, jauh, Covid-19 jauh beratnya," jelas Syahril. Bahkan Syahril menegaskan bahwa efek dari infeksi Covif-19 jauh lebih berat daripada cacar monyet.

Bahkan Syahril menegaskan, bahwa cacar monyet bisa sembuh dengan sendirinya, selama tidak ada penyakit bawaan yang menjadi pemberat, "Kalau pasien tidak ada comorbid, tidak ada pemberat-pemberat yang lain, Insya Allah pasien ini bisa sembuh sendiri. Makanya kita tenang, dengan maksud sebetulnya cacar monyet ini bisa sembuh sendiri, dengan masa inkubasi 21 sampai 28 hari, pasien ini akan sembuh sendiri," tegas Syahril.

Dan dalam masa penyembuhan, pasien terinfeksi cacar monyet bisa melakukan isolasi mandiri di rumah, tidak harus diisolasi di ruangan tekanan negatif yang biasanya dilakukan oleh pasien penderita Covid-19. Atas pernyataan Juru Bicara Kemenkes, Mohammad Syahril diatas, maka informasi yang mengatakan bahwa virus cacar monyet lebih mematikan dari pada virus Covid-19 tidaklah benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TRENDING: Warga Jakarta Resmi Terkonfirmasi Mengidap Cacar Monyet, Kasus Pertama di Indonesia

TRENDING: Warga Jakarta Resmi Terkonfirmasi Mengidap Cacar Monyet, Kasus Pertama di Indonesia

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 22:23 WIB

Valid atau Hoax? Makan Kuaci Dapat Menghilangkan Rasa Sakit Kontraksi

Valid atau Hoax? Makan Kuaci Dapat Menghilangkan Rasa Sakit Kontraksi

| Senin, 15 Agustus 2022 | 08:24 WIB

BGSi, Pendeteksi Potensi Penyakit Masa Depan Resmi Diluncurkan Kemenkes

BGSi, Pendeteksi Potensi Penyakit Masa Depan Resmi Diluncurkan Kemenkes

| Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:48 WIB

Valid atau Hoax? Kulit Jeruk sebagai Pemutih Gigi Alami

Valid atau Hoax? Kulit Jeruk sebagai Pemutih Gigi Alami

| Jum'at, 12 Agustus 2022 | 14:04 WIB

Terkini

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:17 WIB

Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar

Sinopsis High and Low The Movie, Aksi Brutal Lima Geng Legendaris S.W.O.R.D Melawan Musuh Besar

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:00 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark

Motif di Balik Riset Fiktif Peneliti WNI di Denmark

Liks | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:51 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:48 WIB

Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang

Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang

Batam | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:47 WIB

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:45 WIB

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB