CEK FAKTA: (TERKINI) Ferdy Sambo Terindikasi Memiliki Masalah Kejiwaan

Suara Tangsel | Suara.com

Rabu, 14 September 2022 | 23:42 WIB
CEK FAKTA: (TERKINI) Ferdy Sambo Terindikasi Memiliki Masalah Kejiwaan
Ilustrasi Psikopat (Pinterest)

Jika sebelumnya, sempat beredar kabar Putri Candrawathi terganggu jiwanya dalam bentuk trauma yang memicu kecemasan dan depresi, terkini Ferdy Sambo pun disebut memiliki masalah kejiwaan.

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik, mengungkapkan bahwa pihaknya menduga Ferdy Sambo memiliki masalah kejiwaan hingga melakukan pembunuhan berencana terhadap mendiang Brigadir J.

Masalah kejiwaan yang dimaksud yakni sifat 'superpower' yang dimiliki Sambo karena menjabat sebagai Kadiv Propam Polri sekaligus Ketua Satgassus Merah Putih.

Sifat 'superpower' ini membuat Sambo merasa bisa melakukan sesuatu yang melanggar hukum tanpa adanya rasa takut, karena memiliki kuasa. “Bisa jadi psikopat, tapi ini bisa karena superpower itu. Dia bisa ngeyakinin dirinya, 'siapa yang bisa bongkar kejahatan saya, saya bisa suruh-suruh ini semua',” kata Taufan dalam wawancara di Gedung Komnas HAM, Jakarta Pusat, Selasa (13/09/2022).

Masalah kejiwaan ini juga membuat Sambo ingin membunuh langsung korban, “Bisa jadi ada kebencian kalau tidak dihabisi langsung. Karena dia merasa superpower,” jelas Taufan.

PEMICU DUGAAN MASALAH KEJIWAAN

Ilustrasi Abuse Of Power [Shutterstock]
Ilustrasi Abuse Of Power (sumber: Shutterstock)

Taufan menganalisa dugaan ini, karena melihat dengan jabatan dan kuasa yang dimiliki oleh Sambo, seharusnya Sambo bisa menggunakan 'kekuatan'nya untuk menghilangkan nyawa Brigadir J tanpa harus dengan tangannya sendiri. Terlihat aneh, karena Sambo memilih membunuh langsung di kediamannya.

“Sambo ini semestinya bisa dengan mudah menculik Yosua lalu dibawa ke Depok, terus dibunuh, ditabrakin truk gitu, kan bisa. Ngapain dia sampai susah-susah bunuh Yosua sendiri? Apalagi di rumah dinasnya sendiri lagi. Ini yang aneh menurut saya,” kata Taufan.

“Logikanya untuk membunuh kan pasti punya cara untuk menghilangkan jejak. Dia kan seharusnya bisa nyuruh orang untuk membunuh Yosua, tapi ini nggak ini orang ingin melihat langsung pembunuhan itu. Ini terbuktikan sudah berhari-hari susah sekali untuk menjerat dia?” ungkapnya.

Terlebih, menurut pengamatan Taufan, Sambo terlihat tenang melaksanakan aksinya dan mengatur semua rekayasa.

“Maka kita bilang 'extra judicial killing'. Maka kita bilang,dengan kekuasaannya dia itu dia bisa membunuh orang dengan semena-mena, karena dia yakin tidak ada orang yang bisa bongkar itu. Gak ada yang berani bongkar itu. Tenang lho dia, tanggal 8 kejadian, 11 sore baru diumumkan, diatur semua sama dia,” tambahnya.

Dan kuatnya dugaan Sambo memiliki masalah kejiwaan, karena Taufan melihat perubahan sikap yang drastis pada Sambo. “Waktu ngobrol sama saya itu, dia nangis-nangis gitu. Tapi coba kamu lihat pada saat rekonstruksi kejadian itu, dia terlihat bengis,” kata Taufan.

Taufan memandang secara psikologis, Sambo merasa dirinya 'superpower', bahkan melebihi Kapolri. Sehingga ia merasa jika melakukan pelanggaran, tidak akan menjadi masalah.

MELEBIHI 'ABUSE OF POWER'

“Semua bilang 'abuse of power', saya bilang bukan 'abuse of power' saja tapi lebih dari itu. Sampai pakai Fahmi Alamsyah, siapa Fahmi Alamsyah? Staff ahli Kapolri. Siapa yang berani nyuruh ini? Ini lebih dari 'abuse of power'. Dia gerakkan semua dari Polda hingga staffnya Kapolri lho,” jelas Taufan.

“Jadi sambo ini lebih dari 'abuse of power' karena dia sudah bisa memerintahkan yang bukan anak buahnya lho,"tambahnya.

'Abuse of power' dapat diartikan penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadinya. Namun, biasanya hanya berlaku dalam jangkauan kewenangannya. Menurut Taufan, hal ini berbeda dengan Sambo. Sambo mampu menggunakan kekuasaan bahkan diluar jangkauan kewenangannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Maafkan Orang Dengan Gangguan Jiwa yang Membawa Kabur Motornya

Korban Maafkan Orang Dengan Gangguan Jiwa yang Membawa Kabur Motornya

Surakarta | Rabu, 14 September 2022 | 17:45 WIB

Sosiopat atau Psikopat, Mana yang Lebih Berbahaya?

Sosiopat atau Psikopat, Mana yang Lebih Berbahaya?

Your Say | Senin, 12 September 2022 | 19:11 WIB

Pengacara Brigadir J Sebut Alat Lie Detector Tidak Mempan Hadapi Ferdy Sambo, Ternyata Ini Masalahnya

Pengacara Brigadir J Sebut Alat Lie Detector Tidak Mempan Hadapi Ferdy Sambo, Ternyata Ini Masalahnya

| Minggu, 11 September 2022 | 19:06 WIB

Terkini

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri

Sumut | Senin, 23 Maret 2026 | 01:24 WIB

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:52 WIB

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?

Jakarta | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:38 WIB

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026

Jabar | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?

Lampung | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:25 WIB

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:21 WIB

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci

Banten | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:07 WIB

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan

Sumsel | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:02 WIB

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur

Bogor | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:43 WIB