Warganet membandingkan harga makanan di warung pecel yang biasanya Rp10.000 sudah komplit, dengan harga yang terlihat di tempat tersebut hampir dua kali lipatnya.
Bahkan ada yang berfokus pada harga ayam per potong Rp17.000 yang dianggap cukup mahal jika dibandingkan harga pasar warung pinggir jalan.
![Unggahan akun Twitter @l**ighulam [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/29/1-unggahan-akun-twitter-at-lighulam.jpg)
Akun @l**ighulam berkomentar, "setelah di spill dan lihat di maps, jadi minder sering makan nasi pecel 10k dapet nasi pecel + daging empal + peyek".
![Unggahan akun Twitter @o**tvnad [Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/tangsel/thumbs/1200x675/2022/09/29/1-unggahan-akun-twitter-at-otvnad.jpg)
Akun @o**tvnad berkomentar, "apanya yang wong cilik bu, itu ayam bakar ga pake nasi 17rb dih".
TETAP DAPAT DUKUNGAN
Meskipun banyak yang memberikan reaksi negatif dan berfokus pada hal-hal lain yang dianggap tidak lazim untuk sebuah warung pecel, ada juga warganet yang memberikan dukungan.
Akun @B**ngkitrhardian berkomentar, "bener-bener pro wong cilik".
Akun @_**yusapta berkomentar, "orang yang ngetawain dan ngejokes Mbak Puan mungkin dia belum ketemu langsung, sebaik dan sehumble itu dia pada orang baru, salah satunya gue yang fans sama dia lama-lama jadi temen. Semua yang udah ketemu sama dia pasti sependapat sama gue".