Sebagai Penegak Hukum yang Paham Hukum, Irjen Teddy Minahasa Dinilai Layak Dihukum Mati

Suara Tangsel

Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:45 WIB
Sebagai Penegak Hukum yang Paham Hukum, Irjen Teddy Minahasa Dinilai Layak Dihukum Mati
Irjen Pol Teddy Minahasa (situs Polri)

Diduga terlibat kasus perdagangan narkoba jenis sabu, Irjen Pol Teddy Minahasa dinilai layak untuk mendapatkan hukuman mati. Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr.Edi Hasibuan pada Sabtu (15/10/2022) mengungkapkan Teddy layak dihukum berat karena ia dinilai sebagai penegak hukum yang paham hukum terutama terkait larangan perdagangan narkoba illegal yang dilakukannya.

"Teddy diharapkan segera diproses pidana dan diberikan hukuman paling berat. Mengingat dia anggota Polri yang paham hukum dan ada dugaan telah memanfaatkan jabatannya untuk kejahatan narkoba," terang Edi.

Edi pun menyampaikan, perbuatan Teddy telah menyakiti hati masyarakat dan menurunkan harkat martabat Polri, sehingga layak dihukum mati. "Kalau cukup bukti menjual barang bukti narkoba lima kilogram sabu-sabu layak diancam hukuman mati," tegasnya.

Perbuatan Teddy, menurutnya, sama seperti bandar narkoba yang telah merusak masyarakat, dan Teddy harus ditindak tegas dengan segera diberhentikan dari institusi Polri.

"Kita harapkan Sidang Komisi Etik Profesi Polri segera digelar dan memutuskan pemecatan untuk Teddy," kata Edi.

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr.Edi Hasibuan [Antaranews]
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Dr.Edi Hasibuan (sumber: Antaranews)

Edi pun meyakini bahwa Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo akan memberikan tindakan tegas kepada Teddy dan antek-anteknya termasuk anggota Polri yang juga turut terlibat. Teddy beserta para oknum Polri lain yang membantunya, dianggap tidak layak untuk menjadi anggota Polri.

"Susah diterima rasanya oleh masyarakat, ada Kapolda yang hidupnya mapan, gaya hidupnya hedonis, masih bermain main dengan narkoba. Perilakunya tentu sangat membahayakan institusi Polri. Tidak layak jadi anggota Polri," lanjut Edi menegaskan.

Akademisi Universitas Bhayangkara Jakarta ini pun mengapresiasi tindakan Kapolri yang secara tegas langsung membatalkan penunjukan Teddy sebagai Kapolda Jawa Timur. Hal ini menurutnya patut mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Irjen Pol Teddy Minahasa dan 10 orang lainnya yang juga terlibat sebagai tersangka peredaran narkoba jenis sabu-sabu dengan barang bukti sebanyak 3,3 kg.

baca juga

Diduga sabu-sabu tersebut berasal dari bagian 40 kg sabu-sabu yang disita oleh Polres Bukit Tinggi, Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu ketika Teddy masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat. Teddy diduga memerintahkan untuk menyelundupkan dengan menukar lima kg sabu-sabu dengan tawas, dimana 3,3 kg dapat diselamatkan, dan 1,7 kg diketahui telah diedarkan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Juharsa menyatakan bahwa selain Teddy, ada empat oknum polisi lain yang juga menjadi tersangka. Oknum tersebut adalah mantan Kapolres Bukittinggi AKBP D, Kapolsek Kalibaru Kompol KS, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Aiptu J dan anggota Polsek Kalibaru Aipda A. Dan enam tersangka lainnya merupakan warga sipil yang masing-masing berinisial HE, AR, L, A, AW dan DG.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahfud MD: Satu-satunya Jalan Kalau Polri Ingin Bangkit, Hilangkan Friksi-friksi

Mahfud MD: Satu-satunya Jalan Kalau Polri Ingin Bangkit, Hilangkan Friksi-friksi

Sumbar | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:30 WIB

Sambo sampai Teddy Minahasa: Kumpulan Jenderal Polisi Problematik 2022

Sambo sampai Teddy Minahasa: Kumpulan Jenderal Polisi Problematik 2022

News | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 15:09 WIB

UPDATE! Irjen Pol Teddy Minahasa dan 4 Anggota Polri Lainnya Masuk Daftar 11 Tersangka Kasus Peredaran Narkoba

UPDATE! Irjen Pol Teddy Minahasa dan 4 Anggota Polri Lainnya Masuk Daftar 11 Tersangka Kasus Peredaran Narkoba

Tasikmalaya | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 14:48 WIB

CEK FAKTA: Terjerat Pasal Berlapis, Ferdy Sambo Mustahil Bebas

CEK FAKTA: Terjerat Pasal Berlapis, Ferdy Sambo Mustahil Bebas

Tangsel | Senin, 26 September 2022 | 21:10 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×