TANTRUM - Penyakit cacar monyet atau monkeypox disebutkan tidak hanya ditularkan oleh monyet. Namun bisa juga ditularkan oleh hewan pengerat lain di hutan, seperti salah satunya tikus.
Menurut dokter spesialis anak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Djatnika Setiabudi, meski mayoritas penyebarannya di hutan tetapi sebagian binatang pengerat yang mejadi medium penyebaran virus itu diburu oleh manusia.
Sehingga yang harus diantisipasi kata Djatnika, dugaan adanya kontak degan hewan tersebut.
"Misalnya kena gigitan atau cakarannya. Atau ada orang - orang yang mungkin berburu dapat hewan tersebut, kemudian disembelih, dibakar, dimakan ramai - ramai tapi tidak masak, tidak matang. Nah itu, sementara si binatang itu ada virus ini sangat potensial untuk menularkan," kata Djatnika ditulis Bandung, Sabtu, 28 Mei 2022.
Djatnika meminta kepada masyarakat agar tidak berkesimpulan, seluruh hewan pengerat yang berasal dari hutan dipastikan terjangkit monkeypox.
Karena selama tidak terjangkit virus tersebut, maka hewan pengerat dari hutan dianggap aman.
Seperti hewan yang berada di kebun binatang ujar Djatnika, jika tidak ada dugaan penyebaran virus maka tidak akan bermasalah.
Belum lagi dengan pemeriksaan kesehatan hewan oleh dokter di kebun binatang secara berkala telah dilakukan.
"Dokter hewan juga secara rutin memeriksa hewan - hewannya. Kemudian juga petugas, saya yakin juga kesehatannya sangat dijaga mungkin juga nutrisi, makanan dan tentu saja nanti kalau ada satu hewan yang dicurigai, akan melakukan tindakan pencegahan khususnya ke manusia," ujar Djatnika.
Sementara untuk hewan yang sudah biasa dipelihara di rumah atau diluar kebun binatang sebut Djatnika, kemungkinan besar tidak akan terjangkit virus monkeypox. Sehingga aman untuk dilakukan kontak dengan manusia.
Syarat terjangkitnya monkeypox adalah adanya hewan yang positif terjangkit virus. Melakukan kontak langsung dengan hewan positif bervirus.
Selain itu memakan daging hewan yang positif terkena virusnya dengan diolah tidak maksimal. Serta terkena cairan infeksi atau ludah hewan dengan jarak satu meter dari hewan tersebut.