Meningkatkan Usia Harapan Hidup dengan Puasa

Tantrum

Sabtu, 04 Juni 2022 | 10:13 WIB
Meningkatkan Usia Harapan Hidup dengan Puasa
suara.com

TANTRUM - Sekitar enam jam berpuasa, tubuh kita mulai melepaskan lebih banyak Human Growth Hormone (hormon HGH).

Hormon ini mengubah metabolisme agar tubuh lebih menggunakan pembakaran lemak daripada penggunaan protein untuk energi.

Sehingga protein sebagian besar dapat digunakan untuk perbaikan sel dan peningkatan fungsi sel otak. HGH juga mengurangi peradangan pada tubuh dan merangsang peningkatan regulasi autophagy.

"Human Growth Hormone eksogen (dari luar tubuh) tidak dianjurkan karena berbagai alasan dan bukan yang terbaik untuk tubuh kita. HGH diketahui memiliki manfaat anti penuaan (anti aging) dan dapat meningkatkan usia harapan hidup, khususnya dalam meningkatkan fungsi kognisi, menyediakan perlindungan saraf, dan meningkatkan neurogenesis," kata Sumartini Dewi, Kepala Pusat Studi Imunologi Fakultas Kedokteran Universits Padjadjaran - Rumah Sakit Hasan Sadikin (UNPAD-RSHS) ditulis Bandung, Sabtu, 4 Juni 2022.

Dewi menyebutkan hasil penelitian khusus menunjukkan bahwa HGH memiliki efek perlindungan terhadap sel-sel saraf, menjaga kesehatan dan kinerja otak.

Hormon ini juga membuat panjang umur dan mengatur metabolisme.  

Puasa telah terbukti secara alami dapat meningkatkan kadar HGH untuk memberikan manfaat anti-penuaan, perbaikan, perlindungan saraf, dan umur panjang yang sehat.

Berbagai penelitian telah menunjukkan, puasa dapat membantu hidup lebih lama.

"Ada sejumlah alasan mengapa puasa dapat membantu menjalani hidup yang lebih panjang. Yang pertama berkaitan dengan metabolisme. Seiring bertambahnya usia, metabolisme tubuh mulai melambat, yang mengarah pada hilangnya jaringan otot secara bertahap melalui proses yang dikenal sebagai sarcopenia," jelas Dewi.

Dewi menuturkan pula puasa tidak hanya bagus untuk tubuh kita, namun juga baik untuk sel-sel otak. Berpuasa meningkatkan fungsi otak dalam beberapa cara.

Pertama adalalah merangsang pembentukan sel-sel otak lebih banyak. Berpuasa dapat merangsang pembentukan sel-sel otak lebih banyak lagi, sehingga dapat  meningkatkan fungsi otak kita.

"Menurut Dr. Mark Mattson, seorang profesor Neurologi di Universitas John Hopkins, puasa telah terbukti meningkatkan tingkat neurogenesis di otak. Neurogenesis adalah pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak dan jaringan saraf baru," ungkap Dewi.

Tingkat neurogenesis yang lebih tinggi dapat meningkatkan kinerja otak, memperbaiki sel-sel memori, memperbaiki mood atau suasana hati, dan meningkatkan kemampuan berkonsentrasi.

Berpuasa juga terbukti meningkatkan produksi brain-derived neurotrophic factor (BDNF) di dalam sel-sel otak.

Puasa tidak hanya meningkatkan proses neurogenesis terang Dewi, tetapi juga meningkatkan produksi protein yang berperan penting bagi sel-sel otak kita, yaitu Brain-derived neurotrophic factor (BDNF). BDNF telah diketahui sebagai 'Miracle Grow For Your Brain'.

"BDNF adalah salah satu faktor neurotropik yang mendukung diferensiasi, maturasi, dan kelangsungan hidup sel neuron dalam sistem saraf dan menunjukkan efek neuroprotektif dalam kondisi buruk. Seperti stimulasi glutamatergik, iskemia serebral, hipoglikemia, dan neurotoksisitas," tutur Dewi.

BDNF juga merangsang dan mengendalikan pertumbuhan sel neuron baru dari sel induk saraf (neurogenesis).

BDNF telah terbukti memainkan peran dalam neuroplastisitas, yang memungkinkan otak untuk terus berubah dan beradaptasi.

Kemampuan ini membuat sel otak lebih tahan terhadap stres dan lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan yang terjadi.

BDNF membantu menghasilkan sel-sel otak baru, melindungi sel-sel otak kita, menstimulasi koneksi dan sinapsis baru, meningkatkan memori, meningkatkan suasana hati, dan kemampuan belajar.

"Puasa telah terbukti meningkatkan BDNF sebesar 50-400 persen. Pelepasan BDNF mengaktifkan sel punca di dalam otak dan mengubahnya menjadi sel-sel neuron. BDNF juga memicu pelepasan beberapa bahan kimia lain yang baik untuk kesehatan otak Anda," ucap Dewi.

Peningkatan produksi BDNF telah terbukti melindungi sel-sel otak dari perubahan degeneratif yang terkait dengan kondisi seperti penyakit Parkinson dan Alzheimer.

Sementara kadar BDNF yang rendah telah dikaitkan dengan depresi dan beberapa masalah otak lainnya.

Semua proses seperti penghematan protein, pengurangan peradangan, autophagy, dan peningkatan produksi BDNF, sangat bermanfaat bagi otak kita. Proses tersebut dapat mengurangi kerusakan sel-sel otak.

"Mekanismenya adalah menekan reaksi peradangan dan membuang limbah di otak. Merangsang fungsi otak yang lebih baik, dengan mempromosikan perbaikan sel dan berkontribusi pada pembentukan sel-sel otak baru dan koneksisitas antar sel, sehingga memfasilitasi komunikasi yang baik di dalam sel-sel otak," lanjut Dewi.

BDNF khususnya berkontribusi pada proses pembangunan sel otak, defisit protein ini telah dikaitkan dengan masalah kognitif pada proses penuaan seperti demensia.

Berpuasa memiliki efek neuroprotektif dan berkontribusi terhadap pencegahan penuaan dengan cara yang sehat

Manfaat lain yang mengesankan dari puasa adalah dapat mengeluarkan racun dalam tubuh.

Banyak makanan olahan yang kita makan saat ini mengandung banyak zat aditif, beberapa di antaranya menjadi racun bagi tubuh kita.

"Saat makanan dicerna dan diserap ke dalam tubuh, racun ini juga diserap ke dalam tubuh dan disimpan dalam bentuk lemak tubuh," jelas Dewi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Persib Bandung Tantang Persija di SUGBK, Igor Tolic Bicara Soal Harga Diri

Persib Bandung Tantang Persija di SUGBK, Igor Tolic Bicara Soal Harga Diri

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 18:51 WIB

Pesan Kerim Memija untuk Jakmania Jelang Persija vs Persib: Menang, Lalu Kita Pesta Bersama

Pesan Kerim Memija untuk Jakmania Jelang Persija vs Persib: Menang, Lalu Kita Pesta Bersama

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 14:33 WIB

Persib Bandung vs Persija Disebut Mirip River Plate vs Boca Juniors, Mariano Peralta Bawa Misi

Persib Bandung vs Persija Disebut Mirip River Plate vs Boca Juniors, Mariano Peralta Bawa Misi

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 14:08 WIB

Persija Jakarta Dilarang Pakai Stadion GBK Saat Laga Kandang Usai Hadapi Persib Bandung

Persija Jakarta Dilarang Pakai Stadion GBK Saat Laga Kandang Usai Hadapi Persib Bandung

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:35 WIB

Persija Diizinkan Pakai GBK, Persib Dilarang Main di Si Jalak Harupat

Persija Diizinkan Pakai GBK, Persib Dilarang Main di Si Jalak Harupat

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:28 WIB

Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan

Pesan PSSI untuk Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib, Yunus Nusi: Demi Kampanye Persaudaraan

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 09:06 WIB

GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija

GBLA Membara! Ribuan Bobotoh Suntik Semangat Persib Sebelum Tarung di Markas Persija

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 19:06 WIB

Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka

Jelang Persija vs Persib, Umuh Muchtar Tegas: Bobotoh Jangan Datang ke GBK Bisa Celaka

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 18:26 WIB

Kerim Memija Paham Panasnya Persija Jakarta vs Persib: Macan Kemayoran Wajib Menang

Kerim Memija Paham Panasnya Persija Jakarta vs Persib: Macan Kemayoran Wajib Menang

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 15:59 WIB

Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung, PSSI Sampaikan Sebuah Pesan

Jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung, PSSI Sampaikan Sebuah Pesan

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 15:31 WIB

Terkini

Persija vs Persib Kembali ke SUGBK Setelah 7 Tahun, Pramono: Tunjukkan Jakarta Tuan Rumah yang Baik

Persija vs Persib Kembali ke SUGBK Setelah 7 Tahun, Pramono: Tunjukkan Jakarta Tuan Rumah yang Baik

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:03 WIB

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Di Hadapan Bencana, Negara Harus Bicara tentang Mitigasi dan Tanggung Jawab

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 20:00 WIB

PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda

PFI, PWI dan IJTI Bogor Bersatu, Kirim Doa bagi 5 Jurnalis dan Crew Kapal di Selat Sunda

Jabar | Jum'at, 11 September 2026 | 19:59 WIB

Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis

Kaki Sering Bengkak dan Terasa Berat? Waspadai Insufisiensi Vena Kronis

Jabar | Jum'at, 11 September 2026 | 19:50 WIB

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:47 WIB

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Kualitas Sektor Putra Meningkat, Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 Memanas

Sport | Jum'at, 11 September 2026 | 19:45 WIB

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

Kapolri Hadiri Konsolidasi Buruh Metal, Analis Bedah Pendekatan Community Policing

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

Segel KPK di Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang, Eks Penyidik: Pelaku Harus Jadi Tersangka

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:35 WIB

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

TNI AL Kembali Temukan Pelampung Orange di Dekat Gunung Anak Krakatau

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 19:34 WIB

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Munafik: Melawan Iblis, Kisah Ustaz Menghadapi Teror Gaib

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 19:30 WIB

×