TANTRUM - Melalui aplikasi teknologi digital, pemerintah mengklaim distribusi minyak goreng curah dipastikan dapat dikontrol.
Sehingga dapat memantau konsumen yang akan membeli minyak goreng harus menunjukan KTP dengan maksimal pembelian maksimal dua liter per hari.
"Ini untuk memastikan program minyak goreng curah tepat sasaran," ujar Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi ditulis Jumat, 10 Juni 2022.
Lutfi mengatakan di Indonesia terdapat 17 ribu pasar tradisional.
Artinya, dengan jumlah penjualan sebanyak 10 ribu titik, sistem closed loop Program Minyak Goreng Curah Rakyat sudah dapat menjangkau 65 persen pasar.
"Jadi di tempat dengan jumlah penduduk yang padat, diharapkan konsumen akan mendapatkan minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) di jarak kurang lebih 2—5 km," kata Lutfi.
Lutfi menerangkan proses distribusinya diawasi dan dijaga melalui aplikasi teknologi. Gunanya untuk memastikan rakyat yang membutuhkan mendapat minyak goreng curah dengan harga terjangkau.
Sedangkan untuk harga dan pasokan barang kebutuhan pokok lainnya, Lutfi menuturkan sudah berangsur turun jika dibanding lebaran, kecuali untuk produk hortikultura.
"Kenaikan produk hortikultura, khususnya cabai, salah satunya disebabkan curah hujan yang masih tinggi di beberapa daerah. Diharapkan harga akan segera turun seiring panen yang diperkirakan dilaksanakan dalam beberapa minggu ke depan," tutur Lutfi.
Lutfi mengaku pemerintah terus memastikan kecukupan stok barang kebutuhan pokok agar masyarakat mendapat harga yang terjangkau.