Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.525,690
LQ45 644,593
Srikehati 313,693
JII 391,666
USD/IDR 17.685

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB
Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya
Kementerian Perdagangan menyatakan produk kreatif berbahan baku lokal berpeluang meningkatkan daya saing ekspor saat rupiah melemah. [Antara]
baca 10 detik
  • Kementerian Perdagangan menyatakan produk kreatif berbahan baku lokal berpeluang meningkatkan daya saing ekspor saat rupiah melemah.
  • Direktur Ekspor Ari Satria menyebut penggunaan bahan baku impor akan menambah beban biaya saat nilai tukar menurun.
  • Dampak pelemahan rupiah terhadap ekspor diperkirakan baru akan terlihat dalam kurun waktu dua hingga tiga bulan mendatang.

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menilai produk kreatif yang menggunakan bahan baku lokal berpotensi memperoleh keuntungan di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Produk dengan kandungan lokal tinggi dinilai memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar ekspor.

Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Kementerian Perdagangan Ari Satria mengatakan secara teori pelemahan rupiah dapat membuat harga produk Indonesia menjadi lebih kompetitif di pasar internasional.

"Secara teoritis kan memang dengan pelemahan rupiah seharusnya harga barang kita itu menjadi lebih bersaing," kata Ari di Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, dampak dari pelemahan nilai tukar tersebut memang belum bisa langsung terlihat dalam waktu singkat. Sebab, proses ekspor umumnya membutuhkan waktu tertentu hingga dampaknya dapat dirasakan pelaku usaha.

"Tapi pelemahan rupiah ini kan baru seminggu ini lah ya, dampaknya kan belum terlihat. Mungkin kalau teman-teman melakukan kegiatan ekspor kan mungkin dua bulan atau tiga bulan ke depan baru bisa terlihat dampaknya," ujarnya.

Ari menjelaskan peluang tersebut lebih besar dirasakan pelaku usaha yang menggunakan bahan baku lokal dibanding produk yang bergantung pada bahan baku impor.

Menurut dia, penggunaan bahan baku impor berpotensi menambah beban biaya ketika nilai tukar rupiah melemah.

"Kalau ini kan produk yang bahan bakunya 100 persen lokal. Kecuali kalau misalnya untuk produk-produk yang berbahan baku impor, ini mungkin akan sulit juga untuk meningkatkan karena kenaikan harganya akan terkompensasi dengan kenaikan harga bahan baku impor," katanya.

Ia menilai produk kreatif seperti tenun dan kerajinan lokal memiliki peluang lebih besar karena sebagian besar menggunakan bahan baku dalam negeri.

baca juga

"Kalau ini kan 100 persen lokal ya, jadi seharusnya bisa lebih bersaing lagi ke depannya," ucap Ari.

Kemendag mengaku hingga saat ini belum menerima laporan atau keluhan dari pelaku industri kreatif terkait dampak pelemahan rupiah.

"Sejauh ini belum, karena ini kan baru seminggu dua minggu terakhir ini kan naiknya drastis ya, jadi kita belum melihat dampaknya secara rutin ke depan," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

IHSG dan Rupiah Ambruk, Luhut ke Investor Global: Saya Minta Maaf Karena Situasi Ini!

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:08 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB

Rupiah Rp17.674 per Dolar, Pasien di Desa Hingga Penderita Kanker Ikut Terancam

Rupiah Rp17.674 per Dolar, Pasien di Desa Hingga Penderita Kanker Ikut Terancam

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 16:01 WIB

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Rupiah Anjlok Lagi, Danantara Sumberdaya Indonesia Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 15:57 WIB

Terkini

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:14 WIB

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru

Entertainment | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:32 WIB

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point

Sumut | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:18 WIB

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:17 WIB

×