BRIN Kembangkan Mi Dari Bahan Baku Lokal Buat Kurangi Impor Gandum

Tantrum

Senin, 27 Juni 2022 | 19:13 WIB
BRIN Kembangkan Mi Dari Bahan Baku Lokal Buat Kurangi Impor Gandum
suara.com

Indonesia sangat ketergantungan pada gandum terutama untuk bahan baku mi, yang sangat digemari oleh penduduk di dalam negeri. Padahal 100 persen gandum adalah produk impor.

Pusat Riset Teknologi dan Proses Pangan (PRTPP) Organisasi Riset Pertanian dan Pangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan sumber pangan alternatif mi berbahan lokal.

Pengembangan ini, untuk mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan ketahanan pangan lokal di Indonesia.

"Penelitian pangan lokal terus dikembangkan hingga diversifikasi produk pangan tercapai," kata Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN Puji Lestari di Jakarta, Senin, 27 Juni 2022.

Puji menuturkan peneliti PRTPP BRIN terus mengeksplorasi bahan baku mi non-gandum dari sumber bahan pangan lokal untuk mengurangi ketergantungan pada bahan impor yakni gandum.

Beberapa potensi bahan baku mi yang telah dikembangkan oleh para peneliti di BRIN adalah mi dari jagung, sagu, dan mocaf.

Peneliti teknologi pangan fungsional nabati PRTPP BRIN R Cecep Erwan mengatakan, mi dari bahan baku gandum memiliki kandungan gluten yang membuat teksturnya elastis, sehingga dapat diterima oleh konsumen pasar.

"Tantangannya adalah harus mampu membuat bahan baku mi dari bahan lokal, yang dapat diterima oleh konsumen di pasar," katanya.

BRIN telah melakukan riset pemanfaatan bahan baku lokal seperti umbi-umbian sebagai pengganti gandum, salah satunya adalah umbi suweg yang diolah menjadi pati suweg dengan teknik modifikasi Heat Moisture Treatment (HMT).

baca juga

Teknik tersebut merupakan suatu metode modifikasi pati secara fisik dengan cara memberikan perlakuan panas pada suhu di atas suhu gelatinisasi (80-120 derajat Celsius) dengan kondisi kadar air terbatas atau di bawah 35 persen.

"Pati suweg ini diolah dengan teknik modifikasi HMT agar dapat mengubah sifat psikokimia, sifat fungsional, dan karakteristik pasta pati suweg sebagai bahan baku pembuatan mi," ujar Cecep.

Sementara itu,peneliti PRTPP BRIN Alit Pangestu mengembangkan mi dari bahan baku sagu. Terdapat 5,5 juta hektare lahan sagu di Indonesia, sehingga Indonesia sangat berpotensi dalam menghasilkan produk mi dari sagu.

"Nilai plus dari sagu ialah memiliki karakter yang mirip dengan tepung terigu, bebas gluten, sehingga lebih sehat dan bergizi," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dunia Harus Segera Bertindak Mengatasi Krisis Pangan

Dunia Harus Segera Bertindak Mengatasi Krisis Pangan

Tantrum | Minggu, 26 Juni 2022 | 17:06 WIB

Berangkat Ke Eropa, Jokowi Bawa Misi Atasi Krisis Pangan dan Perdamaian

Berangkat Ke Eropa, Jokowi Bawa Misi Atasi Krisis Pangan dan Perdamaian

Tantrum | Minggu, 26 Juni 2022 | 11:40 WIB

BRIN Terlibat Dalam Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia

BRIN Terlibat Dalam Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia

Tantrum | Kamis, 16 Juni 2022 | 01:01 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×