tantrum

Di Surabaya, Le Minerale Melanjutkan Kampanye Ekonomi Sirkular The Rising Tide

Tantrum Suara.Com
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 23:59 WIB
Di Surabaya, Le Minerale Melanjutkan Kampanye Ekonomi Sirkular The Rising Tide
Le Minerale Melanjutkan Kampanye Ekonomi Sirkular The Rising Tide di Surabaya. (Mulung Parahita)

TANTRUM - Sampah plastik di Indonesia perlu mendapatkan penanganan serius. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut total sampah nasional pada 2021 mencapai 68,5 juta ton. Dari jumlah itu, sebanyak 17 persen, atau sekitar 11,6 juta ton, disumbang oleh sampah plastik.

Menghadapi pencemaran sampah plastik ini, dapat diatasi dengan cara Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan. Sirkulasi Ekonomi yang mendepankan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan dapat menjadi jawaban atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijkan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Dengan semangat yang sama dan bersamaan dengan program Kampung Bahari Nusantara TNI Angkatan Laut, Puri Ageng Blahbatuh Bali melalui program Mulung Parahita berkolaborasi dengan TNI AL RI dengan dukungan penuh Le Minerale berinovasi menciptakan Ekosistem Penanganan Lingkungan.

Kolaborasi tersebut menggerakkan desa-desa pesisir untuk bersama-sama menjalankan pengelolaan sampah berbasis sumber secara digital dan mewujudkan ekonomi sirkular.

Hadirlah kegiatan “The Rising Tide” sebagai gerakan lingkungan yang berfokus untuk mendorong aksi kerja sama berbagai pihak dalam menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dari sumbernya (rumah tangga). Ini merupakan Solo Triathlon sepanjang 1293 km dalam 30 hari dari Bali menuju Jakarta dari tanggal 18 Juli 2022 sampai 17 Agustus 2022.

Direktur Sustainability Mayora Group, Ronald Atmadja mengungkapkan edukasi masyarakat tentang sampah adalah salah satu poin penting dalam penyelamatan lingkungan.

"Edukasi ini adalah vital untuk membuat negara Indonesia bebas sampah. Ini menjadi bagian dari ekonomi sirkular," ungkapnya di Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL (Mako Lantamal) V, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/8/2022).

Le Minerale yang merupakan bagian dari Mayora Group, sambung Ronald, melakukan Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional. Lewat aksi ini, mereka berkomitmen untuk menciptakan produk yang sehat, aman serta berperan menjaga lingkungan.

The Rising Tide resmi dimulai setelah dibuka di Puri Ageng Blahbatuh, Gianyar, Bali, Senin (18/7/2022). Mako Lantamal V Surabaya merupakan titik perhentian kedua, dan kemudian berlanjut ke arah Barat.

Baca Juga: Habib Luthfi Menjadi Warga Kehormatan TNI Angkatan Darat

"Lewat gerakan ini kami mau menarik perhatian bahwa ada gerakan akar rumput dari Bali secara khusus dan Indonesia secara umum. Bahwa kita tidak mau mewariskan sampah ke generasi berikutnya," ujar atlet triathlonist Muryansyah.

Solo Triathlon ini dilaksanakan oleh Peserta utama Triathlon, Muryansyah dan pengiring peserta. Triathlon ini terdiri dari bersepeda 135 Km (Puri Ageng Blahbatuh – Pelabuhan Gilimanuk); renang

5 Km (Pura Segara Rupek – Pantai Watudodol); dan lari 1153 Km (Pangkalan AL Banyuwangi – Monumen Nasional, Jakarta).

"Setelah hari ini, rombongan akan menuju ke tujuan berikutnya. Kami juga akan menyertakan beberapa prajurit TNI dari Lantamal V di 5 km pertama. Ini bukan sekedar lari, tapi kampanye itu adalah masalah lingkungan," tegas Komandan Lantamal V, Laksamana Pertama TNI Supardi, S.E, M.B.A. CHRMP.

The Rising Tide sendiri adalah gerakan Peduli Lingkungan Solo Triathlon yang dihelat Mulung Parahita. Muryansyah Founder Mulung Parahita dan seorang Solo Triathlon melakukan lari dari Bali ke Jakarta sepanjang 1.293 km selama 30 Hari, dan ditambah dengan berenang menyeberangi Selat Bali.

Aksi Peduli Lingkungan yang didukung Le Minerale ini diselenggarakan dalam memerangi polusi sampah di Indonesia. Langkah tidak akan mudah dan penuh tantangan, dengan segala rintangan yang membentang dalam penyelamatan lingkungan. Kegiatan strategis ini juga dalam rangka mengisi rangkaian kegiatan Presidensi G20 dan menunjukan komitmen Indonesia untuk mengelolah sampah, khususnya sampah plastik melalui pendekatan Ekonomi Sirkular yang berbasiskan platform digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI