TANTRUM - Gelaran Piala Dunia umumnya dilakukan pada jeda musim panas, kali ini dilakukan pada musim dingin.
Pilihan ini sebetulnya cukup membingungkan. Tapi, para peserta agaknya dipaksa memaklumi karena Piala Dunia 2022 diselenggarakan di Qatar.
Berada di kawasan Timur Tengah, suhu rata-rata di Qatar rata-rata mencapai 120 fahrenheit atau setara 48 derajat celcius pada musim panas. Maka, mustahil menyelenggarakan kompetisi di kurun waktu tersebut.
Oleh karena alasan ini FIFA akhirnya memindahkan penyelenggaraan Piala Dunia Qatar 2022 ke musim dingin.
Dicuplik dari Liputan6, Selasa, 6 September 2022, Qatar selaku tuan rumah juga sudah berjanji pada FIFA. Jika keluhan cuaca menjadi kendala para peserta, mereka akan memasang teknologi pendingin di stadion.
Ide ini kadang tidak masuk akal. Kok, bisa, di dalam stadion sepak bola, dipasang pendingin? Sudah macam di kantoran saja.
Tapi, Qatar tak ambil pusing. Dengan kekayaan yang melimpah, perkara memasang pendingin alias AC bukan masalah. Dan dengan alasan ini FIFA juga tak punya alasan lagi untuk menolak.
Qatar juga bergerak sigap dalam infrastruktur. Setelah ditetapkan menjadi tuan rumah penyelenggara, venue-venue di Doha belum dibangun. Tapi, lihat sekarang: Sudah ada delapan stadion yang siap digunakan.
Lantaran penyelenggaraannya berbeda dari edisi-edisi sebelumnya, sekalian saja FIFA membuat 4 aturan baru di Qatar.
Jumlah pemain yang dibawa di Piala Dunia umumnya adalah 23 pemain. Namun aturan ini direvisi oleh FIFA menjadi 26 pemain.
Adapun, alasan ini karena pandemi COVID-19. Dikhawatirkan, para negara kontestan akan kelimpungan kalau-kalau banyak pemain mereka yang terdampak corona.
"Mengingat kebutuhan untuk mempertahankan fleksibilitas peserta, karena waktu yang tidak biasa dari Piala Dunia FIFA 2022 dalam kalender global, serta konteks yang lebih luas dari efek yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 pada skuad sebelumnya," tulis pernyataan FIFA dikutip dari laman resmi mereka.
Selain itu, setiap timnas bisa mendaftarkan dulu sekitar 55 nama di skuat pre-eliminasi sebelum dipangkas menjadi setengahnya.
Pendaftaran pemain akan ditutup 13 November, yang jadi batas terakhir liga-liga di seluruh dunia sebelum ditangguhkan sementara.