Koperasi Jadi Langkah Nyata Kurangi Rentenir Yang Beredar di Desa

Tantrum

Senin, 26 September 2022 | 13:37 WIB
Koperasi Jadi Langkah Nyata Kurangi Rentenir Yang Beredar di Desa
Koperasi Bangun Ekonomi Sedulur (BES).

Fenomena rentenir begitu kental di Desa Bulu Cina, Deli Serdang, Sumatera Utara. Banyak warga di sana terlilit utang kepada rentenir. Jerat rentenir ini ada hampir di semua dusun di sana.

Fenomena ini bertolak belakang dengan sejarah Bulu Cina yang pernah menyumbang ratusan triliun rupiah dari komoditas Tembakau Deli yang legendaris.

"Akibat tak mampu membayar utang, terjadi sejumlah masalah seperti usaha tumpur, lari malam, jual diri, anak putus sekolah, hidup berpindah-pindah dan gadaikan barang berharga," kata Dedy Hutajulu, penulis saat membedah Bukunya berjudul Bangun Ekonomi Sedulur yang digelar di Aula Kantor Desa Bulucina, baru-baru ini.

Beruntungnya, ada kelompok masyarakat di sana yang menyadari persoalan tersebut. Kelompol ini bernama KPMD (Komite Pemberdayaan Masyarakat Desa).

KPMD kemudian berinovasi dengan mendirikan koperasi bernama Bangun Ekonomi Sedulur (BES). Koperasi yang awalnya bermodal sebesar 920 ribu rupiah, ini dalam enam tahun telah berhasil menghimpun 250 juta rupiah. Kini koperasi BES telah menyejahterakan 150 orang anggotanya.

Dedy mengatakan, sejak awal KPMD menyadari, fenomena jerat rentenir terjadi dikarenakan masyarakat tidak memiliki akses terhadap pinjaman lunak. Sehingga, kehadiran rantenir awalnya dianggap sebagai penyelamat, padahal sesungguhnya itu adalah jebakan.

"Memberi pinjaman dengan bunga tinggi membuat masyarakat miskin kewalahan mengembalikan pinjamannya," katanya.

Koperasi BES yang didirikan pada tahun 2012 dibangun dengan semangat persaudaraan. Bahwa masyarakat di Bulu Cina satu padu ingin berjuang bersama membangun ekonomi saudara-saudara (sedulur) mereka yang terjerat kemiskinan.

Mereka urun dana seribu rupiah per keluarga secara rutin untuk membantu keluarga sedulur. Uang hasil urunan ini yang awalnya hanya belasan ribu mereka gunakan sebagai modal awal mendirikan koperasi BES. Melalui koperasi BES, KPMD secara perlahan mampu membantu masyarakat yang terjerat kemiskinan.

baca juga

Dalam enam tahun ini, upaya KPMD melalui Koperasi BES membuahkan hasil. Masyarakat yang awalnya terjerat utang ini, kata Dedy, mengalami perubahan-perubahan positif hingga akhirnya bisa terbebas dari utang-utangnya.

Dampak dari kehadiran koperasi BES, jelas Dedy, kita bisa melihat, banyak dari masyakarakat anggota Koperasi BES yang mampu lepas dari jerat rentenir dan kini mereka bisa hidup mandiri secara ekonomi.

Salah satunya, Bu Rubikem dengan usaha warung mi sopnya yang dibangun dengan pinjaman dari koperasi BES, atau Kasio, taipan furniture yang sempat terpuruk namun berkat kegigihan dan kerja kerasnya dibantu pinjaman lunak dari koperasi BES, akhirnya usaha mebelnya bangkit lagi. Dan masih banyak lagi.

Project Manajer GNI Medan Deli Serdang Anwar Suhut menyebut, jerat rentenir di Bulu Cina bukanlah mission imposible untuk ditangani. Masyarakat itu bisa terlepas dari jerat rentenir asalkan mereka bisa mendapatkan akses terhadap pinjaman lunak.

"Akses itu yang harus diciptakan. Dan kemudian akses yang diberikan ke masyarakat tentu harus bisa dikelola dengan manajemen yang baik. Bagaimana menciptakan akses ekonomi dengan bunga rendah bagi masyarakat miskin, itulah yang dicetus oleh koperasi BES," terang Anwar.

Anwar mengatakan, hanya dengan modal urunan awal seribu rupiah di awal berdiri, kini koperasi ini telah menghimpun dana sedikitnya Rp 250 juta. Dan jumlah anggota aktif mencapai 150 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Teten Ingin Cetak 10 Ribu Santripreneur

Teten Ingin Cetak 10 Ribu Santripreneur

Tantrum | Jum'at, 23 September 2022 | 14:39 WIB

Rupiah Kembali Tertekan Hampir Dekati Rp15 Ribu per Dolar AS

Rupiah Kembali Tertekan Hampir Dekati Rp15 Ribu per Dolar AS

Tantrum | Senin, 19 September 2022 | 12:44 WIB

Modal UMKM Pariwisata Lebih Banyak Dari Pinjaman Keluarga

Modal UMKM Pariwisata Lebih Banyak Dari Pinjaman Keluarga

Tantrum | Minggu, 18 September 2022 | 08:16 WIB

Terkini

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:09 WIB

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:07 WIB

Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat

Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:04 WIB

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:00 WIB

Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi

Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 22:56 WIB

×