Riset FKP Unhas: Mikroplastik Banyak Ditemukan pada Air Mineral Gelas Plastik, Bukan Botol atau Galon

Tantrum

Selasa, 03 Januari 2023 | 21:18 WIB
Riset FKP Unhas: Mikroplastik Banyak Ditemukan pada Air Mineral Gelas Plastik, Bukan Botol atau Galon
Ilustrasi. Galon isi ulang ((TANTRUM))

TANTRUM - Riset menunjukkan, air minum dalam kemasan (AMDK) gelas plastik ternyata paling banyak terkontaminasi mikroplastik. Bukan di dalam AMDK botol dan galon plastik. Hasil penelitian terbaru ini dilakukan oleh para peneliti dari Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP), Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, bekerja sama dengan lembaga FMCG Insights.

“Dari hasil uji statistik, diketahui bahwa mikroplastik lebih banyak ditemukan pada AMDK gelas plastik jika dibandingkan dengan kemasan botol dan galon plastik,” kata Khusnul Yaqin, salah satu peneliti utama yang bersama timnya melakukan penelitian dan pengambilan sampel di Makassar, Sulawesi Selatan. 

Penelitian tim Khusnul dilakukan terhadap beberapa merek AMDK dalam berbagai bentuk kemasan, yaitu botol, galon, dan gelas. Merek AMDK yang dipilih yaitu Aqua, Le Minerale, Vit, Cleo, dan JS.  Dari tiap-tiap merek dan kemasan diambil sampel empat buah. Identifikasi polimer dalam penelitian ini menggunakan Fouier-Transform Infrared Spectrometer (FTIR) 8400S Shimadzu.

Hasil penelitian ini kemudian mendapati bahwa hanya ada lima dari total 48 sampel yang tidak terkontaminasi oleh mikroplastik.  “Dengan kata lain, ada 89,6 persen sampel AMDK yang terkontaminasi  mikroplastik,” kata Khusnul.

Konsentrasi partikel mikroplastik yang ditemukan berkisar antara 1,67–12,00 partikel/L.  Konsentrasi partikel mikroplastik dengan kuantitas seperti ini, menurut Khusnul, masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan yang pernah ditemukan oleh sejumlah penelitian.  Dibandingkan botol dan galon plastik, gelas plastik ternyata menjadi kemasan terbanyak yang terkontaminasi mikroplastik. 

“Umumnya bentuk mikroplastik yang ditemukan adalah fiber dan fragmen,” kata Khusnul. “Fiber jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan fragmen secara statistik.” 

Hasil riset mereka mendapatkan bahwa  jumlah fiber mencapai 92,19 persen dari mikroplastik yang ditemukan dan sisanya adalah fragmen (7,81 persen).  Ukuran mikroplastik yang ditemukan untuk fiber yaitu 94,46-4.496,34 µm. Ukuran mikroplastik dalam bentuk fragmen yaitu 58,01-574,16 µm.

Sebagian mikroplastik yang mengontaminasi AMDK kemudian dianalisis polimernya dengan FTIR.  Polimer yang ditemukan pada bentuk fragmen yaitu Polyethylene chlorinated, Polyamide 66, Polypropylene, dan Polyamide 6, sedangkan pada bentuk fiber adalah Polypropylene, karet, Ethylene propylene, Polyamide 6, Polyethylene chlorinated, dan Polypropylene. 

“Dari penemuan polimer ini, dapat kita ketahui bahwa sebagian besar sumber kontaminasi mikroplastik berbeda dari polimer yang digunakan dalam pembuatan kemasan AMDK,” kata Khusnul.

“Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa sumber mikroplastik yang ada di dalam AMDK tidak mungkin berasal dari kemasannya, jadi sumber kontaminasi mikroplastiknya patut diduga justru berasal dari sumber air baku dan udara saat proses pengemasan AMDK dilakukan,” kata Khusnul.

Menurut Khusnul, penemuan timnya bersesuaian dengan hasil-hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Sherri A Mason dari State University of New York, Fredonia, Amerika Serikat (2018), Xue-jun Zhou dari Zhe Jiang Institute of Product Quality and Safety Inspection, Hangzhou, Cina (2021), dan Anna Winkler dan dari Department of Environmental Science and Policy, University of Milan, Italia (2019). 

Berdasarkan hasil penelitian mereka, baik Mason, Zhou, maupun Winkler, sepakat menyatakan bahwa mikroplastik yang ditemukan di dalam AMDK tidak mungkin bersumber dari kemasannya, tapi mungkin justru berasal dari sumber air bakunya atau mikroplastik yang ada di udara pada saat proses pengemasan AMDK.

Lebih jauh Khusnul menjelaskan, dampak negatif mikroplastik bagi tubuh manusia sejauh ini masih belum banyak diketahui. Sistem detoksifikasi tubuh manusia juga, menurutnya, masih sanggup menyaring dan membuang kontaminasi mikroplastik pada pangan. 

“Yang menjadi concern saat ini adalah keberadaan mikroplastik dalam jumlah besar di badan perairan, yang bisa berakibat fatal bagi biota laut,” kata ahli ekotoksikologi itu.

Sebagai rekomendasi hasil penelitian ini, Khusnul mengatakan, masih sangat diperlukan penelitian yang lebih ekstensif dengan menambah jumlah sampel, sehingga hasil penelitian dapat dikatakan mewakili jumlah AMDK yang beredar di pasaran. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demi Buktikan Dirinya Tak Oplas, Yang Di Lakukan Hal Ini di Siaran Langsung

Demi Buktikan Dirinya Tak Oplas, Yang Di Lakukan Hal Ini di Siaran Langsung

Your Say | Selasa, 03 Januari 2023 | 20:42 WIB

Unggah Pose Hidung Diperban, Ivan Gunawan Lakukan Operasi Plastik?

Unggah Pose Hidung Diperban, Ivan Gunawan Lakukan Operasi Plastik?

Your Say | Senin, 02 Januari 2023 | 14:24 WIB

Terkini

Makeup Sulit Flawless? Ini 7 Kesalahan Pakai Cushion yang Sering Dilakukan

Makeup Sulit Flawless? Ini 7 Kesalahan Pakai Cushion yang Sering Dilakukan

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:35 WIB

Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional

Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:34 WIB

Bank Sumsel Babel Dorong Olahraga dan Gaya Hidup Sehat Melalui Turnamen Minisoccer Palembang

Bank Sumsel Babel Dorong Olahraga dan Gaya Hidup Sehat Melalui Turnamen Minisoccer Palembang

Sumsel | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:30 WIB

Prabowo dan Jusuf Kalla Bertemu Tertutup di Istana

Prabowo dan Jusuf Kalla Bertemu Tertutup di Istana

Foto | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:27 WIB

Susah Cari Lahan di Kota, Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Dipangkas?

Susah Cari Lahan di Kota, Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Dipangkas?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:25 WIB

Raffi Ahmad Ungkap Reaksi Keluarga Dengar Namanya Terseret Kasus Korupsi Bea Cukai, Nagita Tertawa

Raffi Ahmad Ungkap Reaksi Keluarga Dengar Namanya Terseret Kasus Korupsi Bea Cukai, Nagita Tertawa

Video | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:22 WIB

48 Kode Redeem FF Terbaru 11 Juni 2026: Siap-siap Bocoran Elite Pass Golden

48 Kode Redeem FF Terbaru 11 Juni 2026: Siap-siap Bocoran Elite Pass Golden

Tekno | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:19 WIB

BRI: Industri Perbankan Siap Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif

BRI: Industri Perbankan Siap Perkuat Pembiayaan UMKM dan Sektor Produktif

Sulsel | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:15 WIB

Hajar Kamboja 4-0, Thailand Segel Tiket Final Piala AFF U-19 2026

Hajar Kamboja 4-0, Thailand Segel Tiket Final Piala AFF U-19 2026

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:14 WIB

Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun

Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 18:13 WIB