Ogah Refleksi Diri di Depan Cermin, Karakter Prabowo Subianto Dikomentari Psikolog

Tantrum

Kamis, 21 September 2023 | 17:01 WIB
Ogah Refleksi Diri di Depan Cermin, Karakter Prabowo Subianto Dikomentari Psikolog
Prabowo Subianto (YouTube)

Momen tiga bacapres (bakal calon presiden) di acara "3 Bacapres Bicara Gagasan" gagasan Mata Najwa dan Universitas Gadjah Mada jadi sorotan. Salah satunya adalah momen Prabowo Subianto menolak untuk refleksi diri di depan cermin.

Prabowo Subianto bersama dua bacapres lain, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo, secara terpisah diminta merefleksikan diri di depan cermin besar yang sudah disiapkan. Semuanya sesuai perintah Najwa Shihab selaku pemandu acara.

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo dengan tenang memenuhi permintaan tersebut. Namun sikap berbeda ditunjukkan oleh Prabowo Subianto yang justru menolak untuk merefleksikan diri.

Sikap Prabowo Subianto ini lantas dikomentari oleh psikolog, Hanna Rahmi. Dia menilai sikap tersebut dilakukan karena Prabowo denial dan punya ketakutan gagal seperti sebelumnya.

"Kita lihat kalau dari beberapa kali kegagalannya gitu, ada kecenderungannya untuk denial," ucap Hanna Rahmi, dikutip dari Mamagini---jaringan Suara.com pada Kamis (21/9/2023).

Menurut akademisi di Universitas Bhayangkara ini, alasan penolakan tersebut bisa dilatarbelakangi kegagalannya di masa lalu. Sehingga dia khawatir dikesankan mengkhayal terlalu tinggi atau halu.

"Jadi kekhawatiran dia untuk dikatakan gagal. Jadi kalau misalnya gagal dia enggak kepengin melihat apa yang menjadi faktor kegagalanku, nah itu ada yang kecenderungannya seperti itu," kata Hanna Rahmi lagi.

Lebih lanjut, Hanna Rahmi menyebutkan bahwa Prabowo masih memperlihatkan dirinya yang tertutup. Dia juga menilai ada kekhawatiran yang disimpan oleh Prabowo kala itu.

"Paling kaya tentu karena sudah paling senior. Tapi kemudian ada yang bagian direject (ditolak) dan ingin dipercepat. Ada satu kekhawatiran 'Jangan-jangan ini kaya dari sesuatu' itu (Prabowo) punya kekhawatiran seperti itu," jelasnya.

baca juga

Tak hanya denial, kata Hanna, bacapres Prabowo juga menunjukkan sikap blocking dan boundaries atas dirinya. Dia seolah enggan orang lain mengetahui lebih banyak tentang dirinya, terutama soal kekurangan dan kelemahannya.

"Kenapa tidak mau bercermin, kalau untuk diri sendiri enggak masalah. Tapi dia blocking di situ. Dia enggak kepengin orang lain tahu. Menutupi, jadi jangan sampai orang itu tahu apa yang menjadi kekurangan, kelemahan," tutur Hanna Rahami.

"Orang dengan karakter seperti itu, dia cenderung ya sudah pokoknya saya bantu tapi enggak perlu tahu bantuannya apa, dari mana. Dia punya kekhawatiran, jadi dia sudah menganulir sehingga enggak perlu sampai ke dalam sana," pungkasnya. (Elza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Peluang Ganjar Berduet dengan Prabowo di Pilpres 2024, Hasto: Tunggu Momentumnya

Soal Peluang Ganjar Berduet dengan Prabowo di Pilpres 2024, Hasto: Tunggu Momentumnya

Kotak Suara | Kamis, 21 September 2023 | 16:16 WIB

Gojo Satoru Jujutsu Kaisen Trending, Ganjar Pranowo Kena Senggol di Twitter

Gojo Satoru Jujutsu Kaisen Trending, Ganjar Pranowo Kena Senggol di Twitter

Jawa Tengah | Kamis, 21 September 2023 | 15:50 WIB

Biodata dan Profil 5 Pensiunan Jenderal TNI Bertamu ke Cak Imin, Mau Menangkan Anies?

Biodata dan Profil 5 Pensiunan Jenderal TNI Bertamu ke Cak Imin, Mau Menangkan Anies?

News | Kamis, 21 September 2023 | 15:48 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×