Perlawanan Bripka RR Sia-Sia, Adegan Tak Terduga Ternyata Dilakukan Ferdy Sambo Sebelum Habisi Brigadir J

tasikmalaya

Sabtu, 24 September 2022 | 09:32 WIB
Perlawanan Bripka RR Sia-Sia, Adegan Tak Terduga Ternyata Dilakukan Ferdy Sambo Sebelum Habisi Brigadir J
Kolase foto Ferdy Sambo, Bripka RR, Bharada E (Dok Polri)

SuaraTasikmalaya.id - Tentang apa yang melatarbelakangi pembunuhan sadis yang dialami Brigadir J, lambat laun mulai terungkap.

Ada kejadian luar biasa di dua lokasi kejadian, yakni Saguling dan Duren Tiga, Jakarta Selatan yang diungkap saksi sekaligus tersangka Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR.

Bripka RR adalah ajudan paling senior yang menjadi pengawal Ferdy Sambo saat menjadi Kadiv Propam Polri.

Dia sama sekali tidak menyangka jika jalan kariernya sebagai anggota Polri kandas hanya dalam hitungan jam.

Mimpinya hancur berantakan. Jaringan relasi di kepolisiannya seketika terputus.

Tak ada lagi mimpi indah yang akan dia bangun dengan balutan seragam polisi.

Apalagi jika hakim dalam kasus dugaan pembunuhan Brigadir J ini memvonis dirinya dengan hukuman maksimal, yakni hukuman mati.

Saat ini adalah kesempatan besar bagi Bripka RR untuk membantu dewi keadilan menghakimi perbuatan jahat yang sedang terjadi.
 
Bripka RR mau tidak mau bisa dikatakan anggota Polri yang sial atau kena getahnya dari skenario jahat yang diduga disusun Ferdy Sambo.

Atau, jika benar Ferdy Sambo melakukan karena emosi sesaat, Bripa RR juga termasuk yang sial.

baca juga

Dia mungkin tak ingin melekat pada Ferdy Sambo, jika akhirnya ada keputusan sang jenderal yang harus mencabut rekan kerjanya di sesama anggota Polri. 

Semua sudah terjadi. Bripka RR sudah ada dalam lingkaran dugaan perencanaan pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Sabtu (24/9/2022). 

Sejatinya Bripka RR sempat memiliki setitik nurani kemanusian saat mendapat perintah sesat dari Ferdy Sambo.

Ketika itu di Saguling, terang-terangan Bripka RR menolak perintah menembak Brigadir J.

Andai saat itu Bripka RR yang mengeksekusi mati Brigadir J, maka dia mati hati dan nuraninya.

Namun, Bripka RR memilih menerima perintah lain dari Ferdy Sambo. Bripka RR menjalankan perintah memanggil 'algojo' untuk mengeksekusi mati Brigadir J, yakni Bharada E.

Dan semua yang terjadi di Saguling hingga eksekusi mati di Duren Tiga, benar-benar jadi kesialan bagi Bripka RR.

Bharada E benar-benar menjalankan perintah dari Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

Pada sebuah wawancara di acara TVOne, pengacara Ricky Rizal atau Bripka RR, Erman Umar tegas mengatakan jika saat itu Bripka RR menolak perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J.

Diakui Erman, sebelum yang lain, Bripka RR adalah orang pertama yang dipanggil atasannya.

Saat itu Ferdy Sambo menanyakan, apakah Bripka RR mengetahui kejadian di Magelang.

Ferdy Sambo mengatakan jika dari laporan Kuat Ma'ruf ada kasus pelecehan yang menimpa Putri Candrawathi istri Sambo.

Bukan itu saja, Putri Candrawathi juga disebut-sebut memberitahu pada Ferdy Sambo, jika dirinya dilecehkan Brigadir J.

Bripka RR lantas menjawab, dirinya tidak tahu jika di Magelang ada pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J pada istri Ferdy Sambo.

Kata Erman Umar, Bripka RR mengatakan pada atasannya, tidak mengetahui apa-apa yang terjadi antara Putri Candrawathi dan Brigadir J di Magelang. 

"Dipanggil (Bripka RR), dia tanya," kata Erman 

"Ada kejadian apa di Magelang? Kamu (Bripka RR) tahu enggak?" kata Erma menirukan pertanyaan Ferdy Sambo berdasar kesaksian Bripka RR.

"Enggak tahu," kata Erman menirukan jawaban Bripka RR saat ditanya Ferdy Sambo soal adanya pelecehan di Magelang. 

"Ini Ibu dilecehkan," kata Erman mengatakan informasi Ferdy Sambo soal pelecehan pada Bripka RR.

Ketika itu, Ferdy Sambo dikatakan Bripka RR sambil marah dan menangis menanyakan soal pelecehan.

"Dan itu sambil nangis dan emosi," kata Erman saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Jumat (9/9/2022). 

Kemudian Bripka RR menjelaskan jika saat dirinya mendapat informasi Putri Candrawathi sakit langsung ke kamar, lantaran diperintah.

Saat hendak masuk kamar, Bripka RR hanya melihat istri Ferdy Sambo dari kejauhan antara jarak pintu ke tempat tidur.

Saat itu yang dilihat Bripka RR, Putri Candrawathi ada di dalam ruangan yang sama dengan mereka. 

Bripka RR ketika itu melihat tidak ada tanda-tanda seperti telah terjadi pelecehan atau pemerkosaan sebagaimana yang diungkap Komnas Perempuan.

Setelah Ferdy Sambo mendengar penjelasan Bripka RR, lalu dia mengatakan jika istrinya dilecehkan Brigadir J. 

Ketika itu, Ferdy Sambo langsung menanyakan kesiapan Bripka RR untuk menembak Brigadir J. 

Saat itu, Bripka RR secara tegas menolak. Bripka RR mengaku tidak kuat mental. Bahkan Bripka RR merasa tidak memiliki nyali untuk menembak. 

"Kamu berani nembak?" kata Erman menirukan pertanyaan Ferdy Sambo berdasar kesaksian Bripka RR. 

"Nembak Yosua?" ucap Erman menirukan pertanyaan Bripka RR pada Ferdy Sambo.

"Dia bilang saya enggak berani pak. Saya enggak kuat mental, enggak berani, pak," kata Erman menirukan penjelasan Bripka RR saat menolak perintah Ferdy Sambo. 

Setelah Bripka RR menolak perintah, Ferdy Sambo lantas memberi perintah kedua.

Ferdy Sambo memerintahkan Bripka RR memanggil memanggil Richard Eliezer atau Bharada E. 

"Ya sudah kalau begitu kamu panggil Richard," kata Erman, menirukan perintah kedua Ferdy Sambo pada Bripka RR.

Setelah itu, semua berkumpul. Brioka RR rupanya melihat sepintas jika Ferdy Sambo sempat menangis sebelum melakukan pembunuhan kepada Brigadir J.  

Namun, saat ditanya lebih lanjut, Bripka RR mengatakan dia tidak tahu apa yang menyebabkan Ferdy Sambo menangis.

"Saya melihat bapak (Ferdy Sambo) menangis. Enggak biasa begitu kan," katanta. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalkulasi Ferdy Sambo Lolos dari Hukuman Maksimal Pembunuhan Berencana, Celah Ini Bisa Jadi Kunci

Kalkulasi Ferdy Sambo Lolos dari Hukuman Maksimal Pembunuhan Berencana, Celah Ini Bisa Jadi Kunci

Tasikmalaya | Jum'at, 23 September 2022 | 19:48 WIB

Dari Sela-Sela Jendela Saksi S Menangis dan Terkejut Lihat Pria di Kamar PC, Suara Rintihan Istri FS pun Terdengar

Dari Sela-Sela Jendela Saksi S Menangis dan Terkejut Lihat Pria di Kamar PC, Suara Rintihan Istri FS pun Terdengar

Tasikmalaya | Jum'at, 23 September 2022 | 19:12 WIB

Brigadir J Ternyata Dipaksa Masuk Kamar Istri Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf Marah Besar Lantaran Tertangkap Basah

Brigadir J Ternyata Dipaksa Masuk Kamar Istri Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf Marah Besar Lantaran Tertangkap Basah

Tasikmalaya | Jum'at, 23 September 2022 | 13:29 WIB

Penasaran Kasus Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan Anak Buah Ferdy Sambo, Humas Polri: Tidak Perlu Melebar

Penasaran Kasus Jet Pribadi Brigjen Hendra Kurniawan Anak Buah Ferdy Sambo, Humas Polri: Tidak Perlu Melebar

Tasikmalaya | Jum'at, 23 September 2022 | 10:50 WIB

Terkini

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Rasio Utang Luar Negeri Terhadap PDB di Semester II Masih Aman

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:35 WIB

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Dari Misi Antariksa hingga Panggung LaLaLa Fest 2026, Ini Babak Baru Perjalanan Dinda Ghania

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Kanaya Whu Siapanya KDM? Kang Dedi Mulyadi Berniat Bangun Masjid untuk Mengenangnya

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Ini Jenis Helm Terbaik untuk Touring dan Perjalanan Jauh, Dijamin Aman dan Nyaman!

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

7 Sifat dan Watak Weton Selasa Kliwon yang Dikenal Sakral

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 13:25 WIB

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Pemerintah Targetkan Pembangunan 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan Anggaran Rp10 T

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:23 WIB

×