Nasib Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, antara Pusaran Ferdy Sambo dan Ratusan Jiwa Meninggal dalam Tragedi Mematikan Stadion Kanjuruhan

tasikmalaya Suara.Com
Minggu, 02 Oktober 2022 | 20:19 WIB
Nasib Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, antara Pusaran Ferdy Sambo dan Ratusan Jiwa Meninggal dalam Tragedi Mematikan Stadion Kanjuruhan
Kolase foto kerusuhan di Kanjuruhan dan Kapolda Jatim Nico Afinta bersama tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo. (antara/dok polri)

SuaraTasikmalaya.id - Irjen Nico Afinta kembali jadi sorotan. Dalam sebulan terakhir nama Nico Afinta yang menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur ini disebut-sebut ikut dalam pusaran kasus dugaan pembunuhan berencana yang didalangi Ferdy Sambo.

Kini, belum kering soal nama Nico Afinta yang disebut ikut memperkuat skenario buatan Ferdy Sambo, malah ada di pusaran jasad-jasad suporter yang meninggal dalam tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan.

Dua kali publik tanah air berduka, dan dua kali juga nama Nico Afinta ikut disebut-sebut ada di dalam pusarannya.

Publik menyoroti kinerja Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Nico Afinta antara kasus Ferdy Sambo dan tragedi mematikan di Kanjuruhan.  

Lagi-lagi nama Kapolda Jawa Timur yang tidak asing di telinga khalayak, kembali jadi sorotan. 

Sebelumnya di kasus Ferdy Sambo, nama Nico Afinta beredar ikut andil dalam memperkuat skenario awal Ferdy Sambo soal baku tembak Bharada E dan Brigadir J.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1992 disebut-sebut ikut terlibat setelah ada dugaan ikut dalam pertemuan Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen R.Z. Panca Putra Simanjuntak.  

Diduga, para perwira tinggi itu berbagi tugas dengan menyebarkan informasi tembak-menembak, serta pelecehan seksual di Duren Tiga.

Namun, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo langsung pasang badan dengan meluruskan kabar miring soal jajarannya itu. 

Baca Juga: Tes Psikologi: Wajah atau Burung? Ungkap Jati Diri Anda Melalui Gambar Ini

Secara tegas, Kapolri mengatakan jika Kapolda Jawa Timur tidak terlibat dalam skenario pembunuhan Ferdy Sambo.  

"Divisi Propam dan timsus sudah memeriksa (tiga jenderal), ditemukan sampai saat ini kesimpulannya tidak ada berkaitan dengan skenario kasus FS," kata Kapolri. 

"Ini supaya menjadi jelas dan tidak polemik," ujar Kapolri dalam konferensi pers di Jakarta, 30 September 2022. 

Semua seakan lurus-lurus saja, nama Nico Afinta sepertinya keluar dari pusaran polemik kasus dugaan pembunuhan berencana yang dilakukan Ferdy Sambo. 

Akan tetapi, lagi-lagi Polri harus bekerja keras lantaran nama Kapolda Jawa Timur ini lagi-lagi terseret kasus besar, yakni Tragedi Mematikan Stadion Kanjuruhan. 

Ikut tanggung jawab, pecat

Dalam kasus mematikan di Kanjuruhan, Kapolda Jawa Timur dianggap sebagai satu di antara sosok yang harus ikut bertanggung jawab. 

Nico Afinta disebut-sebut diduga lalai dalam memberikan arahan pada anak buahnya saat terjadi tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan.  

Sangat jelas, jika melihat pada adanya tindakan aparat menembakkan gas air mata, adalah bukti kesalahan atas minimnya pengawasan. 

Tegas-tegas FIFA telah melarang keras penggunaan senjata gas air mata di dalam sebuah pertandingan sepakbola. 

Melihat adanya peristiwa penembakan gas air mata, disikapi Peneliti Institute for Security and Strategis Studies (ISESS), Bambang Rukminto, dengan ungkapan Nico Afinta harus bertanggung jawab.

Bambang mendesak Kapolri agar mencopot dua tokoh penting di tubuh Kepolisian Daerah Jawa Timur sebagai konsekuensi lantaran diduga salah dalam melakukan penanganan. 

Mereka yang harus dicopot kata Bambang adalah Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, dan Nico Afinta. 

Jika aparat kepolisian dan panitia bisa bertindak presisi dan matang dalam memperhitungkan berbagai kemungkinan, maka kata Bambang peristiwa mematikan di Kanjuruhan tidak akan terjadi.

"Tragedi itu menunjukkan polisi tidak bisa melakukan prediksi dan pencegahan bila terjadi kerusuhan di dalam stadion, sehingga berjatuhan korban akibat desak-desakan di pintu yang sempit karena kepanikan suporter," ungkap Bambang seperti dikutip dari Tvone, Minggu (2/10/2022). 

Bambang sangat menyayangkan ketika melihat sikap Kapolda Jawa Timur yang tidak memperlihatkan rasa kemanusiaan terhadap korban jiwa di Kanjuruhan. 

Dia menilai, Nico Afinta seperti menyudutkan suporter tanpa melihat adanya keterlibatan aparat dalam pengamanan. 

"Pernyataannya (Nico Afinta ) tadi, menunjukkan Kapolda Jawa Timur tidak memiliki empati pada korban sehingga menyalahkan suporter. Kapolri harus copot beliau (Kapolda Jatim)," tegas Bambang. 

Kolase foto kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan Arema vs Persebaya. [antara/times indonesia/twitter]
Kolase foto kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan Arema vs Persebaya. (sumber: antara/times indonesia/twitter)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI