SuaraTasikmalaya.id - Pertandingan pekan ke-22 Liga 1 antara Persib Bandung vs PSS Sleman menjadi laga menarik dan akan ditonton oleh Bobotoh secara langsung di Stadion.
Laga ini dijadwalkan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan pi (GBLA) pada Minggu, 5 Februari 2023, mulai pukul 15.00 WIB.
Bahkan penjualan tiket, kurang dari 12 jam setelah penjualan dibuka secara online pada Sabtu, 4 Februari 2023, pukul 10.00 WIB, seluruh tiket pertandingan Persib vs PSS Sleman langsung habis terjual.
Tingginya animo Bobotoh lantaran pertemuan dengan PSS menjadi laga kandang pertama PERSIB di putaran kedua Liga 1 2022/2023.
Selain itu juga, Persib tengah berada dalam performa terbaik yang ditunjukkan dengan catatan 13 pertandingan tak terkalahkan.
Beberapa waktu sebelumnya, penjualan tiket dengan sistem bubble sempat diberlakukan di pertengahan putaran pertama, laga kandang pertama Persib di putaran kedua melawan Bhayangkara FC mengalami penundaan.
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahjono menyampaikan apresiasi atas animo dan dukungan besar Bobotoh.
Dirinya berharap, dukungan itu disalurkan secara positif sehingga menjadi tambahan motivasi bagi tim di pertandingan nanti.
Teddy mengatakan, dukungan positif Bobotoh dengan berperan aktif menyukseskan penyelenggaraan pertandingan kandang Persib kontra PSS merupakan bentuk ucapan terima kasih.
Baca Juga: Prediksi Starting XI Persib vs PSS Sleman, Luis Milla bisa Bingung Memilih Pemain
Selain itu, ia berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu sehingga laga bisa dimainkan di Stadion GBLA dengan disaksikan penonton.
Bobotoh diizinkan hadir menyaksikan lansung pertandingan kandang Persib saat menjamu PSS Sleman.
Kepada Bobotoh, Persib mengingatkan hal-hal yang boleh dan dilarang dilakukan sebelum, selama dan setelah nyetadion saat PERSIBday.
Dukungan positif Bobotoh dari tribun stadion akan menjadi motivasi tambahan bagi Pangeran Biru yang berlaga di atas lapangan.
Dilansir dari situs resmi Persib, seluruh pembeli tiket wajib taat pada peraturan dan kebijakan menonton pertandingan di stadion yang diatur oleh panitia penyelenggara, pengelola venue, operator kompetisi dan Kode Disiplin PSSI yang berlaku secara nasional.
Setiap pelanggaran atas peraturan yang berlaku akan mendapatkan sanksi, mulai dari ganti rugi dalam bentuk uang, larangan menonton di stadion, hingga pelaporan ke pihak Kepolisian Republik Indonesia sesuai Undang-Undang dan KUHP yang berlaku.
Berikut hal-hal yang harus dilakukan sebelum, selama dan setelah pertandingan melawan PSS Sleman;
- Vaksinasi booster
- Membawa data diri pribadi (KTP) fisik sebagai syarat wajib penukaran e-voucher
- Melakukan penukaran e-ticket atau e-voucher dengan gelang penanda baru.
- Datang lebih awal saat penukaran tiket di titik yang telah ditentukan.
- Melalui seluruh tahapan pemeriksaan dengan baik pada saat menuju Stadion GBLA.
- Menjaga ketertiban dan kebersihan saat menyaksikan pertandingan.
- Menjaga barang-barang pribadi.
- Selalu menghormati kaum hawa/wanita.
Sedangkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan sebelum, selama dan setelah pertandingan melawan PSS Sleman antara lain;
- Membawa senjata tajam (sajam).
- Mengibarkan giant flag dan spanduk bernada profokatif.
- Membawa barang-barang terlarang seperti minuman keras, narkoba, flare atau cerawat serta bahan lainnya yang mengandung peledak.
- Membawa kamera profesional dan mengoperasikannya dengan mengarah ke lapangan.
- Melakukan sexual harassment.
- Melakukan praktik politik dan menyanyikan lagu bernada rasis kepada tim/pemain lawan dan perangkat pertandingan. (*)