Bagaimana Childfree Menurut Pandangan Islam? Ustadz Adi Hidayat: Itu Pemikiran yang Menyalahi Fitrah

tasikmalaya Suara.Com
Sabtu, 11 Februari 2023 | 20:41 WIB
Bagaimana Childfree Menurut Pandangan Islam? Ustadz Adi Hidayat: Itu Pemikiran yang Menyalahi Fitrah
Kolase foto Ustadz Adi Hidayat (YouTube TANYA UAH)

SuaraTasikmalaya.id – Isu childfree dianggap sebagai anti aging agar tetap terlihat awet muda terus diperbincangkan publik.

Terlebih, saat selebgram Gita Savitri mengeluarkan pernyataan terkait childfree dapat membuat awet muda.

Pernyataannya tersebut menjadi kontroversial dan menuai berbagai reaksi dari berbagai kalangan

Lantas, bagaimana hukum asal childfree atau tidak ingin memiliki keturunan menurut pandangan Islam?

Dikutip dari channel YouTube Tanya UAH, Ustadz Adi Hidayat mengeluarkan pendapatnya terkait childfree tersebut.

Menurut Ustadz Adi Hidayat, pilihan untuk tidak memiliki anak atau keturunan sebenarnya sudah ada sejak zaman jahiliah.

“Ini bukan hal yang haru, pada saat kehidupan jahiliah dulu, bahkan ada orang tua yang tidak menginginkan kehadiran anak di sekelilingnya,” kata Ustadz Adi Hidayat.

Kemudian UAH sapaan akrabnya mengutip ayat Alquran, di mana manusia tidak boleh mengeksekusi, membunuh, atau menggugurkan anaknya karena takut akan kemiskinan.

"Jangan sampai kalian mengeksekusi anak-anak kalian, karena takut kemiskinan, takut tidak mendapat rezeki," kata Ustadz Adi Hidayat.

Baca Juga: Info Lowongan Kerja Tasikmalaya Langsung di Interview, Buruan Kirim CV dan Lamarannya!

Ia juga mengatakan, jika kita tidak perlu merasa khawatir dengan keturunan yang kita miliki, karena hal tersebut merupakan rezeki yang diturunkan oleh Allah SWT.

"Jadi jangan khawatir dengan keturunan kita, bahwa kata Allah langsung menyampaikan di ayat lain, boleh jadi rezeki orang tua itu justru dititipkan kepada anaknya," kata Ustadz Adi Hidayat.

Tidak bisa dipungkiri jika rezeki orang tuanya bisa dititipkan melalui anak-anak mereka.

Ustadz Adi Hidayat kemudian mengambil contoh tentang para penghafal Alquran, di mana orangtuanya mendapat banyak manfaat dari anaknya itu.

"Anak itu merupakan penghafal Alquran, orang tua itu nabung buat haji belum tentu kecapaian, harus nunggu puluhan tahun. Anaknya hafal Alquran diberi hadiah haji, orangtuanya ikut. Wasilah siapa itu, dari anaknya kan?" kata Ustadz Adi Hidayat.

Ustadz Adi Hidayat menegaskan jika pemikiran terkait childfree merupakan hal yang menyalahi fitrah manusia dalam kehidupan rumah tangga.

"Jadi kita nilai yang pertama, pikiran tentang childfree itu atau keinginan tidak memiliki keturunan dalam berumah tangga adalah sebuah pemikiran yang menyalahi fitrah, dalam kehidupan berumah tangga khususnya," kata Ustadz Adi Hidayat.

Namun, karena ini adalah sebuah pemikiran, pilihan, dan hak yang tidak melanggar hukum positif atau tidak kriminal, mereka juga tidak bisa disalahkah.

Tapi, apa yang ditampilkan di masyarakat sekarang, di antara harapan menjalani sebuah rumah tangga dan tidak ingin punya anak, adalah pemikiran yang menyimpang dari fitrah dan tidak layak ditiru.

Ustadz Adi Hidayat pun menyampaikan pesan agar kita tidak harus mencampuri urusan seseorang yang memiliki pemikiran semacam itu.

Agar semuanya tidak menjadi beban, bahkan sampai memikirkan hal tersebut.

"Kondisi satu orang tidak harus mewakili psikologi banyak orang kan, yang punya persoalan Anda, yang sibuk Anda, yang punya masalah Anda, kenapa kami yang harus tanggung beban Anda," kata Ustadz Adi Hidayat.

Bahkan hal yang paling penting, Ustadz Adi Hidayat menyarankan agar tidak selalu mengumbar persoalan pribadi ke publik, sehingga tidak menjadi gaduh dan ramai.

“Jadi Anda punya persoalan sendiri dan kemudian persoalan itu Anda alami bersama pasangan Anda, ya Anda tidak harus mengklarifikasi atau menggeneralisasi persoalan Anda. Sehingga orang lain harus ikutan seperti Anda," kata Ustadz Adi Hidayat.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI