SUARA TASIKMALAYA - Sholawat Jibril adalah salah satu shalawat yang dianjurkan untuk dibaca oleh umat Islam. Berikut ini adalah tulisan yang membahas fadillah, kisah, dan waktu mustajab membaca Shalawat Jibril yang dikutip dari Facebook Koleksi Hadis Shahih.
Disebut Sholawat Jibril karena pertama kali diucapkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.
Sholawat Jibril memiliki banyak sekali fadillah atau keutamaan. Diantaranya adalah:
1. Membuka 70 pintu rahmat bagi yang rutin membacanya.
2. Mendapat cinta Allah dan Rasul-Nya.
3. Dimudahkan segala urusannya.
4. Dihilangkan kesusahan dan kesedihan.
5. Dijauhkan dari malapetaka dan fitnah.
6. Dikabulkan doa-doanya.
7. Dimasukkan ke dalam surga.
8. Berikut adalah cerita tentang Shalawat Jibril:
Suatu hari, Malaikat Jibril datang kepada Nabi Muhammad SAW dan berkata, "Wahai Nabi Muhammad, adakah kamu ingin aku ajarkan sebuah sholawat yang jika kamu membacanya, Allah akan memberikan kepadamu 70 pintu rahmat, cinta-Nya, dan kemudahan dalam segala urusanmu?"
Nabi Muhammad SAW menjawab, "Tentu saja, wahai Jibril."
Lalu Malaikat Jibril mengajarkan Sholawat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW kemudian membacanya dan merasakan keutamaan-keutamaan yang dijanjikan oleh Malaikat Jibril.
Sejak saat itu, Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya selalu membaca Sholawat Jibril. Mereka juga menganjurkan umat Islam lainnya untuk membaca Shalawat Jibril.
Sampai sekarang, Sholawat Jibril masih banyak dibaca oleh umat Islam. Mereka meyakini bahwa Shalawat Jibril memiliki banyak sekali keutamaan dan dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membacanya.
Berikut adalah bacaan Sholawat Jibril:
"Allâhumma shalli 'alâ Muhammad wa 'alâ âli Muhammad. Kama shallaita 'alâ Ibrâhîm wa 'alâ âli Ibrâhîm. Innaka hamîdun majîd."
Artinya:
"Ya Allah, bersholawatlah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad. Sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Agung."
Sholawat Jibril dapat dibaca kapan saja dan di mana saja. Namun, ada waktu-waktu tertentu yang dianjurkan untuk membacanya, yaitu:
1. Setelah salat fardhu.
2. Di malam hari.
3. Di hari Jumat.
4. Di bulan Ramadhan.
5. Ketika menghadapi kesulitan.
6. Ketika ingin berdoa.