SUARA TASIKMALAYA - Aksi penangkapan dilakukan oleh penyidik dari Polda Metro Jaya terhadap produser dan pemeran yang dibayar sampai 15 juta dari sebuah rumah produksi film dewasa yang beroperasi di Jakarta Selatan (Jaksel).
Dalam operasi tersebut, mereka berhasil produser dan beberapa pemeran yang diduga terlibat dalam pembuatan lebih dari 120 film porno.
Penyidik Polda Metro Jaya mengidentifikasi adanya keterlibatan Siskaeee dan Virly Virginia. Keduanya diduga terlibat dalam berbagai aspek produksi film dewasa yang telah menghebohkan publik dalam beberapa waktu terakhir.
Sejauh ini, Siskaeee dan Virly Virginia akan diperiksa oleh penyidik sebagai saksi dalam penyelidikan kasus ini.
"Siskaeee dan Virly Virginia akan diperiksa minggu ini," kata Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak, Dirkrimsus Polda Metro Jaya, dikutip dari akun twitter @NyaiiBubu.
Menurut informasi yang diterima, rumah produksi film dewasa tersebut telah beroperasi secara sembunyi-sembunyi di wilayah Jaksel. Para produser dari rumah produksi ini kabarnya telah mempekerjakan sejumlah artis dan selebgram untuk berperan dalam film-film porno mereka.
Gaji yang ditawarkan kepada para artis dan selebgram ini mencapai kisaran antara 10 hingga 15 juta rupiah per film.
Operasi ini merupakan langkah tegas dari pihak berwajib dalam menindak tindakan ilegal yang merusak moral dan etika sosial.
Penggerebekan terhadap rumah produksi film dewasa ini juga memicu perbincangan tentang peran masyarakat dan otoritas dalam memantau dan mengendalikan industri hiburan dewasa yang semakin merajalela di Indonesia. Polda Metro Jaya berjanji untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam kasus ini dan memastikan keadilan berjalan.
Baca Juga: Mayang Mendadak 'Bercyanda' Usai Ditagih Duit Tantangan Rp500 Juta oleh Dokter Richard Lee
Kasus ini akan terus dipantau oleh masyarakat, media, dan pihak berwajib. Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap seluruh fakta dan pelaku yang terlibat dalam rumah produksi film dewasa di Jaksel. (*)