Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Ada Megatren, Industri Diminta Harus Benahi Rantai Pasok Hulu Hingga Hilir

Achmad Fauzi

Selasa, 12 September 2023 | 09:55 WIB
Ada Megatren, Industri Diminta Harus Benahi Rantai Pasok Hulu Hingga Hilir
Ilustrasi bisnis (Pexels/nappy)

Suara.com - Schneider Electric, meminta industri harus membenahi kembali rantai pasok hulu-hilir mencapai keberlanjutan. Hal ini harus dilakukan, di tengah derasnya megatren dunia yang membawa banyak perubahan pada sektor bisnis.

Megatren adalah tren besar dan berjangka panjang yang mempunyai dampak signifikan terhadap masyarakat dan perekonomian (globalisasi, perubahan iklim, pergeseran demografi, urbanisasi, teknologi, kelangkaan sumber daya, kesenjangan, polarisasi politik, disrupsi, dan keberlanjutan).

Konsep ini disampaikan untuk mendukung peningkatan industri di Indonesia yang efektif dan memiliki nilai keberlanjutan tinggi dalam perspektif rantai pasok nasional dan global.

Kalangan industri di Indonesia dapat segera melakukan pengembangan strategi dan rencana implementasi untuk mencapai manfaat berkelanjutan. Di dalamnya harus terdapat unsur sosial, lingkungan, dan ekonomi atau biasa disebut triple bottom line.

Sehingga aktivitas bisnis yang dijalankan perusahaan atau industri dapat meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat lokal maupun global, khususnya dalam mengurangi jejak karbon dan inefisiensi.

"Dimanapun perusahaan atau industri memulai inisiatif menuju keberlanjutan adalah langkah baik yang harus segera dijalankan, karena keberlanjutan memiliki banyak platform untuk mencapai tujuan yang sama. Keberlanjutan menawarkan berbagai peluang emas bagi berkembangnya perusahaan dan organisasi bisnis apapun," ujar Director Environment & Sustainability, Global Supply Chain (GSC) International, Schneider Electric, Devina S Raditya Jap yang dikutip, Selasa (12/9/2023).

Adanya megatren menuntut industri untuk melakukan perubahan di sepanjang rantai usaha agar menjadi lebih terintegrasi, sederhana, dan mudah beradaptasi pada keberlanjutan. Oleh karena itu, Schneider Electric mendorong upaya dekarbonisasi di sepanjang rantai pasokan dari hulu ke hilir.

Dekarbonisasi rantai pasok pada bagian hulu dilakukan dengan mendorong para pemasok untuk menggunakan material dan kemasan yang ramah lingkungan, termasuk dapat didaur ulang dan digunakan kembali. Sebanyak 80% produk yang dihasilkan Schneider mempunyai profil ramah lingkungan yang menjamin keamanan dan transparansi perhitungan siklus hidup produk bersama jejak karbon, pemakaian bahan baku, serta nilai polusinya.

Sementara, dekarbonisasi pada bagian hilir dilakukan dengan memberikan pengurangan emisi melalui produk dan jasa yang dihasilkan oleh Schneider Electric untuk para customer secara global sebesar 800 juta tCO2 pada periode 2018-2025 atau setara dengan 100Mt CO2 yang dihemat dan dihindari per tahunnya.

baca juga

Dekarbonisasi dari hulu ke hilir yang juga dilakukan oleh Schneider Electric adalah dengan menerapkan bisnis yang sirkular. Hal ini dapat dicapai dengan melakukan modernisasi perangkat listrik (retrofit) dan end of life instructions, yaitu dengan penanganan akhir masa pakai (dengan pengumpulan dan daur ulang) beragam komponen produksi yang masih dapat dimodifikasi dan didayagunakan.

Salah satu dampak positif melalui perpanjangan masa pakai untuk keberlanjutan atau retrofit, dapat mengurangi biaya energi sebesar 773.904 MJ, pengurangan emisi sebesar 40-ton CO2, dan pengurangan penggunaan air sebesar 389m3 - dikalkulasikan dengan menggunakan Profil Produk Ramah Lingkungan (Product Environmental Profile).

Pada bagian lain, transformasi digital yang ditawarkan oleh Schneider Electric terdiri dari empat pilar utama, yaitu Elekrifikasi (Electrify) yang menyasar operasional perusahaan/industri, Mengurangi (Reduce) yang menyasar penggunaan energi, Mengganti (Replace) yang menyasar sumber energi, dan Pelibatan (Engage) yang menyasar rantai pasok. Keempat pilar tersebut dapat dilaksanakan dengan salah satu solusi arsitektur network Schneider Electric yang dinamakan EcoStruxure berbasis cloud dan dapat dipantau dan dikendalikan secara remote, dan terbuka untuk semua organisasi yang ingin melakukan dekarbonisasi.

"Kami sadar bahwa rantai pasok yang berkelanjutan merupakan salah satu elemen penting yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebagai Impact Company, kami senantiasa berkomitmen untuk menjalin kemitraan yang kuat dengan pemasok kami, melibatkan seluruh jaringan pasokan pada praktik yang bertanggung jawab secara sosial, lingkungan, dan ekonomi," kata Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Roberto Rossi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil PT Jakarta Central Asia Steel yang Disanksi Pemprov Karena Bikin Polusi

Profil PT Jakarta Central Asia Steel yang Disanksi Pemprov Karena Bikin Polusi

Bisnis | Senin, 11 September 2023 | 08:57 WIB

Dito Mahendra Punya Saham TMII Meski Ditangkap Kasus Senpi Ilegal, Benarkah?

Dito Mahendra Punya Saham TMII Meski Ditangkap Kasus Senpi Ilegal, Benarkah?

Bisnis | Minggu, 10 September 2023 | 16:01 WIB

Tak Hanya Genjot Bisnis, PPRE Gelar Kegiatan yang Buat Untung Masyarakat

Tak Hanya Genjot Bisnis, PPRE Gelar Kegiatan yang Buat Untung Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 09 September 2023 | 13:05 WIB

Terkini

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

×