Kim Jong-un Jadi Jagoan dalam Game Bikinan AS

Liberty Jemadu

Rabu, 14 Mei 2014 | 20:13 WIB
Kim Jong-un Jadi Jagoan dalam Game Bikinan AS
Salah satu cuplikan dalam game "Glorious Leader!" (Moneyhorse)

Suara.com - Sebuah perusahaan developer game di Amerika Serikat mengumumkan rencana untuk meluncurkan sebuah video game yang menjadikan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un sebagai jagoan sementara sebagai tokoh jahatnya, siapa lagi kalau bukan militer AS sendiri.

Game bertema retro dan berjudul "Glorious Leader!" itu punya tujuh level. Di dalamnya para pemain bertugas menumpas serangan para imperialis, dengan Kim Jong-un yang menunggang seekor unicorn, kuda dalam mitologi yang mempunyai tandung di monconngnya.

Moneyhorse Games, nama perusahaan di New Atalanta, AS, itu berencana meluncurkan game tersebut pada akhir 2014.

Dalam cuplikan yang diunggah ke YouTube, ditayangkan bagaimana Jong-un menunggang kuda melawan serangan pesawat nirawak AS dan bertarung seorang diri untuk menenggelamkan patung Liberty.

CEO Moneyhorse, Jeff Miller, mengatakan dia membuat game itu karena tertarik dengan Korut. Dia ingin menemukan cara untuk menceritakan kepada orang-orang di Barat bagaimana kehidupan di Korut, negara yang hidup dalam isolasi. (Guardian)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uniknya Melancong ke Negerinya Kim Jong Un

Uniknya Melancong ke Negerinya Kim Jong Un

Lifestyle | Rabu, 14 Mei 2014 | 13:49 WIB

3 Fakta Menarik Soal Kim Jong Un Menurut Dennis Rodman

3 Fakta Menarik Soal Kim Jong Un Menurut Dennis Rodman

News | Selasa, 06 Mei 2014 | 14:53 WIB

'Diplomasi Keju' Kim Jong Un Ditolak Prancis

'Diplomasi Keju' Kim Jong Un Ditolak Prancis

News | Kamis, 24 April 2014 | 19:39 WIB

Begini Cara Orang Korea Utara Memadu Cinta

Begini Cara Orang Korea Utara Memadu Cinta

Lifestyle | Rabu, 23 April 2014 | 21:13 WIB

Bocah "Imut" Ini Sekarang Jadi Diktator Besar

Bocah "Imut" Ini Sekarang Jadi Diktator Besar

News | Rabu, 23 April 2014 | 13:45 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×