Dengan Lensa Kontak Ini, Mata Bisa Lakukan '3X Zoom'

Arsito Hidayatullah

Selasa, 17 Februari 2015 | 11:41 WIB
Dengan Lensa Kontak Ini, Mata Bisa Lakukan '3X Zoom'
Purwarupa lensa kontak dengan kemampuan 'zoom'. [EPFL/IFLS]

Suara.com - Kabar kemajuan teknologi dalam setahun terakhir bisa dikatakan sangat pesat, tidak terkecuali untuk benda-benda seperti lensa kontak. Kali ini misalnya, sebuah pengembangan penelitian dari ilmuwan Eropa disebut berhasil menghadirkan lensa kontak yang mampu melakukan zoom (perbesaran gambar/pemandangan) hingga tiga kali lipat alias 3X Zoom.

Seperti dilaporkan situs IFLScience, keberadaan alat bantu penglihatan itu disampaikan akhir pekan lalu oleh Eric Tremblay dari Swiss Federal Institute of Technology, di ajang pertemuan tahunan American Association for the Advancement of Science di California. Alat bantu inovatif ini disebut melibatkan satu set lensa teleskopis, serta "kaca-kaca pintar" yang mampu membedakan antara kerjapan dan kedipan, hingga membuat penggunanya bisa dengan mudah mengganti-ganti versi zoom atau normalnya.

Disebutkan pula, lensa-lensa ini sendiri sebenarnya dulu awalnya dikembangkan dengan pendanaan dari DARPA, untuk kamera supertipis yang hendak dipakai pada pesawat nirawak (drone). Diumumkan mulai 2013, teknologi ini lantas lebih diarahkan pengembangannya kepada alat bantu penglihatan manusia. Sejak itu pula, para ilmuwan terus berusaha menyempurnakannya, terutama terkait maksimalisasi fungsi kacanya serta kemampuannya untuk digunakan lebih lama.

Lensa-lensanya sendiri disebut lebih kaku dan lebih besar dibanding lensa kontak biasanya, yang jika dicobakan bisa menutupi sebagian besar wilayah putih pada bola mata. Di antara lensa-lensa setebal 1,5 mm itu terdapat sebuah cincin tipis cermin aluminum yang bisa memantulkan cahaya, yang lantas bakal meningkatkan ukuran imej obyek, membuatnya bisa terlihat hingga 2,8 kali lebih besar.

Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Dikutip dari Science, untuk berganti dari view normal ke versi zoom, pengguna cukup mengedipkan mata sebelah kanannya. Dijelaskan New Scientist pula, hal itu akan membuat cahaya yang direfleksikan dari kontak ke kaca-kacanya jadi terganggu, yang lantas memblok sinyalnya dan mengaktifkan saringan terpolarisasi untuk mengarahkan cahaya ke lensa teleskopik. Sementara untuk kembali ke pemandangan normal, pengguna cukup mengedipkan mata sebelah kiri.

Namun, meski tergolong teknologi maju dan diyakini bakal sangat bermanfaat bagi mereka yang memiliki masalah penglihatan (yang konon mencapai 285 juta orang di seluruh dunia), hasil teknologi ini masih merupakan purwarupa. Pada model-model awal, disebutkan bahwa peneliti masih punya masalah dengan durasi penggunaannya yang sangat singkat, terutama lantaran ada kendala pada terbatasnya aliran udara ke bagian mata.

Saat ini, sudah ada sedikit kemajuan untuk masalah itu, walau durasi waktu penggunaannya masih saja dirasa kurang. Selain itu, teknologi ini sendiri sejauh ini belum pernah dicobakan langsung pada manusia. Jadi, mungkin masih akan butuh waktu cukup lama lagi untuk melihat lensa-lensa ini tersedia di pasaran. [IFLS]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kacamata Lebih Aman Ketimbang Lensa Kontak

Kacamata Lebih Aman Ketimbang Lensa Kontak

Health | Sabtu, 17 Januari 2015 | 13:12 WIB

Salah Gunakan Lensa Kontak, Kornea Bisa Rusak

Salah Gunakan Lensa Kontak, Kornea Bisa Rusak

Health | Jum'at, 09 Januari 2015 | 06:30 WIB

Google Ingin Tanam Kamera di Mata Anda

Google Ingin Tanam Kamera di Mata Anda

Tekno | Selasa, 15 April 2014 | 16:30 WIB

Peneliti AS Kembangkan Lensa Kontak dengan "Night Vision"

Peneliti AS Kembangkan Lensa Kontak dengan "Night Vision"

Tekno | Senin, 07 April 2014 | 19:04 WIB

Terkini

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05 WIB

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00 WIB

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:50 WIB

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:45 WIB

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:36 WIB

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:30 WIB

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:20 WIB

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak

Bri | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:11 WIB

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

Viral Denda Ban Gundul Rp250 Ribu, Korlantas Polri Ungkap Fakta Sebenarnya

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:10 WIB

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

Survei SMRC Beberkan Dua Faktor Utama Kepuasan Publik ke Presiden Prabowo Anjlok Tajam

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 13:08 WIB

×