Racun Laba-laba Potensial Jadi Obat Penghilang Rasa Sakit

Liberty Jemadu Suara.Com
Rabu, 04 Maret 2015 | 16:50 WIB
Racun Laba-laba Potensial Jadi Obat Penghilang Rasa Sakit
Ilustrasi laba-laba (Shutterstock).

Suara.com - Sejumlah ilmuwan di Australia mengatakan berhasil mengidentifikasi tujuh senyawa dalam racun laba-laba yang bisa berpotensi menjadi obat penahan rasa sakit baru bagi manusia.

Dalam riset yang diterbitkan pada jurnal British Journal of Pharmacology, Kamis (26/2/2015), para ilmuwan dari Universitas Queensland, Australia meneliti racun pada 206 spesies laba-laba. Mereka mencari beberapa molekul dalam racun yang bisa memblokir sinyal rasa sakit dari tubuh ke otak.

Lazimnya manusia merasa sakit ketika tubuh yang terluka mengirim sinyal ke otak melalui sekumpulan syaraf yang disebut "Saluran Nav1.7". Senyawa yang ditemukan para ilmuwan pada racun laba-laba itu bisa mengganggu atau memblokir aktivitas saluran Nav1.7.

"Senyawa yang memblok saluran Nav1.7 adalah yang menjadi fokus kami," kata Glenn King, pemimpin penelitian itu.

Penelitian King berdasar pada riset sebelumnya yang menemukan bahwa orang-orang yang tidak mempunyai saluran syaraf Nav1.7 karena kondisi alami - biasanya karena mutasi gen yang tidak lazim - tidak merasa sakit seperti manusia umumnya. Karenanya, ia menyimpulkan, memblokir saluran Nav1.7 adalah cara potensial untuk menghilangkan rasa sakit pada manusia normal.

Adapun laba-laba menggunakan racun untuk melumpuhkan dan membunuh mangsanya. Racun laba-laba mengandung ratusan hingga ribuan molekul protein, yang beberapa di antaranya itu bisa memblokir aktivitas syaraf.

"Estimasi umum mengindikasikan bahwa ada sekitar sembilan juta peptida laba-laba dan hanya 0,01 persen yang sudah dieksplorasi," ujar Julie Kaae Klint, yang terlibat dalam penelitian King.

King dan rekan-rekannya dalam penelitian itu menciptakan sebuah sistem yang bisa dengan cepat menganalisis senyawa racun laba-laba, menyaring racun dari 206 spesies laba-laba, dan menemukan bahwa 40 persen di antaranya mengandung setidaknya satu senyawa yang bisa memblokir saluran Nav1.7 manusia.

Dari tujuh senyawa yang sudah diidentifikasi, para peneliti menemukan satu senyawa yang sangat potensial karena mempunyai struktur yang secara kimiawi cukup stabil jika diproses menjadi obat-obatan.

Bisnis obat penghilang rasa sakit di dunia sangat menjanjikan. Para ilmuwan memperkirakan bahwa satu dari lima orang di dunia menderita rasa sakit akut dan perawatan penghilang rasa sakit yang ada di pasaran dewasa ini belum berhasil meredakan sakit dalam waktu lama. Warga Amerika Serikat saja setiap tahunnya menghabiskan 600 miliar dolar AS (sekitar Rp7.793 triliun) untuk membeli produk pereda rasa sakit. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI