Array

RI-Cina Segera Rampungkan Kerjasama Keamanan Cyber

Adhitya Himawan Suara.Com
Sabtu, 23 Januari 2016 | 10:47 WIB
RI-Cina Segera Rampungkan Kerjasama Keamanan Cyber
64 warga Taiwan terlibat jaringan cyber online yang hari ini dideportasi [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia dan Cina segera merealisasikan kerja sama terkait dengan keamanan cyber khususnya menyangkut "capacity building" bagi sumber daya manusia (SDM) yang bergerak di dalamnya.

Staf Ahli Desk Ketahanan dan Keamanan Informasi Cyber Nasional (DKKICN) Muchlis Ahmady di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa pihaknya bersama Badan Cyberspace Tiongkok atau Cyberspace Administration of China (CAC) sudah melakukan pertemuan awal pekan ini sebagai pre-MoU (memorandum of understanding) terkait dengan pengembangan kapasitas (capacity building) bagi SDM cyberspace.

"Kerja sama penguatan kapasitas yang sedang dijajaki dengan CAC meliputi empat bidang," katanya.

Empat bidang tersebut, yakni strategi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang terdiri atas kebutuhan untuk memiliki kewaspadaan terkait dengan keamanan cyber untuk kepentingan pengambilan keputusan dan perlindungan keamanan cyber dalam pengembangan infrastruktur nasional.

Hal kedua, yakni "capacity building" terkait dengan operasional dan teknikal dalam enam bidang keahlian, yakni digital forensik, keamanan informasi, keamanan jaringan, manajemen risiko cyber, analisis data raksasa, dan isu-isu terkait dengan ekonomi cyber.

Hal ketiga yang akan dikerjasamakan, yakni riset bersama dalam hal keamanan cyber khususnya dalam area sistem operasi kriptografi, hukum cyber, terorisme cyber, dan "counter cyber intelligence".

"Kerja sama selanjutnya yang sedang dijajaki dengan CAC, yakni rencana melakukan operasi bersama dalam hal keamanan cyber," kata Muchlis Ahmady.

Operasi bersama tersebut meliputi simulasi perang cyber, respons dan mitigasi perang cyber, monitoring cyber, manajemen krisis cyber, dan perencanaan bagi pemulihan data center.

Muchlis Ahmady menegaskan prinsip kerja sama tersebut bagian dari knowledge sharing karena masalah cyber tidak bisa ditangani sendiri-sendiri.

"Kunci keberhasilan untuk menangani krisis di cyberspace adalah coordination dan sharing," kata Muchlis Ahmady.

Kunci keberhasilan untuk menangani krisis di cyberspace adalah "coordination dan sharing", demikian disampaikan oleh Muchlis Ahmady. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI