Waze Klaim Hacker Tidak Bisa Membuntuti Pengguna Aplikasi

Dythia Novianty

Jum'at, 29 April 2016 | 13:31 WIB
Waze Klaim Hacker Tidak Bisa Membuntuti Pengguna Aplikasi
Aplikasi navigasi Waze digunakan oleh pengendara mobil (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah penelitian dilakukan menunjukkan bagaimana Waze bekerja. Diketahui, mengemudi dengan bantuan aplikasi milik Google itu memiliki kerentanan yang memungkinkan hacker melacak keberadaan pengguna tanpa sepengetahuan mereka. Semua itu langsung disanggah oleh pihak Waze.

Dari sebuah Unit Google menyatakan, semua studi yang dilakukan para peneliti di University of California Santa Barbara tersebut, adalah tidak benar. Waze mencatatkan, ikon mobil adalah cara membuat pengguna mengetahui posisinya saat menggunakan aplikasi.

Mereka pun bersikeras, orang asing tidak dapat menemukan atau mengikuti pengguna saat menggunakan aplikasi. "Kami menghargai para peneliti memberitahukan hal ini kepada kami dan telah menerapkan pengamanan dalam 24 jam terakhir untuk mengatasi kerentanan dan mencegah pengendara lain mempengaruhi perilaku sistem dan melakukan kegiatan pelacakan yang sama. Tak satu pun dari kegiatan ini telah terjadi secara real-time dan dalam lingkungan dunia nyata, tanpa mengetahui peserta," tegas juru bicara Waze seperti dilansir dari CNBC, Jumat (29/4/2016).

Sayang, Waze menolak mengomentari perlindungan tambahan apa yang dibuat mereka agar pembajak tidak bisa mengetahui keberadaan pengguna, seperti dari studi yang dilakukan tersebut.

Sementara itu, Google sebagai pemilik Waze, mengakui kerentanan keamanan bisa terjadi terutama di pengguna Android. Tapi hingga saat ini belum pernah ada peristwa pembajakan sebenarnya yang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Google Mengaku, Mesin Pencarinya Berbahaya Bagi Pengguna

Google Mengaku, Mesin Pencarinya Berbahaya Bagi Pengguna

Tekno | Senin, 25 April 2016 | 17:59 WIB

Inbox Gmail Kini Lebih Mudah Pengaturan

Inbox Gmail Kini Lebih Mudah Pengaturan

Press Release | Minggu, 24 April 2016 | 12:10 WIB

Uni Eropa Gugat Google atas Tuduhan Monopoli

Uni Eropa Gugat Google atas Tuduhan Monopoli

Tekno | Rabu, 20 April 2016 | 21:45 WIB

Jadi Google Doodle Hari Ini, Siapa Samaun Samadikun?

Jadi Google Doodle Hari Ini, Siapa Samaun Samadikun?

Tekno | Jum'at, 15 April 2016 | 14:20 WIB

Google Hapus Aplikasi Taliban di Play Store

Google Hapus Aplikasi Taliban di Play Store

Tekno | Selasa, 05 April 2016 | 12:19 WIB

Jangan Pernah Ketik Nama Ini di Google

Jangan Pernah Ketik Nama Ini di Google

Tekno | Senin, 04 April 2016 | 11:03 WIB

Tim AI China Siap Tantang Google AlphaGo

Tim AI China Siap Tantang Google AlphaGo

Tekno | Jum'at, 01 April 2016 | 11:24 WIB

Google Luncurkan Layanan Telepon Rumah Berbasis Internet

Google Luncurkan Layanan Telepon Rumah Berbasis Internet

Tekno | Rabu, 30 Maret 2016 | 19:07 WIB

Tips Sederhana Maksimalkan Ponsel Android

Tips Sederhana Maksimalkan Ponsel Android

Tekno | Minggu, 27 Maret 2016 | 07:55 WIB

Google Maps Keliru Tunjuk Alamat, Rumah Dihancurkan

Google Maps Keliru Tunjuk Alamat, Rumah Dihancurkan

Tekno | Sabtu, 26 Maret 2016 | 12:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×