Desain Google Maps Berubah

Dythia Novianty

Senin, 02 Mei 2016 | 11:59 WIB
Desain Google Maps Berubah
Aplikasi Google Maps pada sebuah ponsel bersistem Android (Shutterstock).

Suara.com - Buat pengguna Google Map,s aplikasi peta ini telah mengalami perubahan pada desain petanya. Perusahaan mesin pencari itu telah mengurangi jumlah kota hingga 83% dan meningkatkan tampilan jumlah jalan pada peta.

Hal ini dikemukakan oleh mantan karyawan Apple yang bekerja pada aplikasi itu, Justin O'Beirne. Dalam sebuah postingan di blog tentang cara Google menampilkan petanya.

 Google Maps sekarang mengurangi tampilan perlabelan kota dan memperbanyak tampilan jalan. O'Beirne mengaku, perubahan desain ini akan membingungkan para pengguna.

 Tapi, ia memiliki teori sendiri dengan perubahan desain ini. Setelah 2010, penggunaan Google Maps pada ponsel yang semakin meningkat dibandingkan pada penggunaan pada desktop.

Ponsel memiliki layar yang jauh lebih kecil. Sehingga kehadiran nama kota-kota kecil cukup mengganggu pandangan dengan layar lebih kecil. Ini yang kemudian menjadi alasan Google menghapusnya. (Business Insider)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Google Punya Ide 'Gila' Kembangkan "Mata Bionik"

Google Punya Ide 'Gila' Kembangkan "Mata Bionik"

Tekno | Sabtu, 30 April 2016 | 14:02 WIB

Waze Klaim Hacker Tidak Bisa Membuntuti Pengguna Aplikasi

Waze Klaim Hacker Tidak Bisa Membuntuti Pengguna Aplikasi

Tekno | Jum'at, 29 April 2016 | 13:31 WIB

Google Mengaku, Mesin Pencarinya Berbahaya Bagi Pengguna

Google Mengaku, Mesin Pencarinya Berbahaya Bagi Pengguna

Tekno | Senin, 25 April 2016 | 17:59 WIB

Inbox Gmail Kini Lebih Mudah Pengaturan

Inbox Gmail Kini Lebih Mudah Pengaturan

Press Release | Minggu, 24 April 2016 | 12:10 WIB

Jadi Google Doodle Hari Ini, Siapa Samaun Samadikun?

Jadi Google Doodle Hari Ini, Siapa Samaun Samadikun?

Tekno | Jum'at, 15 April 2016 | 14:20 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×