Apple 'Berdarah-darah' di India

Dythia Novianty

Jum'at, 05 Agustus 2016 | 19:46 WIB
Apple 'Berdarah-darah' di India
Seorang pembeli sedang memegang dua iPhone di sebuah gerai resmi Apple. (Shutterstock).

Suara.com - India sebagai salah satu pasar potesial dengan jumlah penduduk terpadat kedua di dunia, ternyata tidak menuai hasil positif bagi Apple. Berbagai upaya dilakukan perusahaan berbasis di Cupertino itu untuk mendapatkan perhatian masyarakat India, tapi tidak mendapatkan hasil optimal.

Semua itu terlihat dari angka penjualan yang tercetak. Apple berhasil menjual iPhone sekitar 35 persen lebih sedikit pada kuartal II-2016, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, menurut Strategy Analytics. Bahkan, dari angka penjualan tidak terdongkrak dengan hadirnya iPhone versi 'murah' model SE di awal tahun itu.

Perusahaan riset pemasaran mengatakan Apple hanya menjual 800.000 unit pada bulan April, Mei dan Juni. Sedangkan di periode yang sama tahun 2015, perusahaan berhasil menjual 1,2 juta unit.

Sementara pembuat iPhone berjuang untuk memindahkan persediaan di India, Strategy Analytics mengatakan, Android dengan cepat menangkap seluruh pasar. Sistem operasi mobile saingan, yakni Google, menyumbang 97 persen dari pasar smartphone di India selama kuartal kedua 2016. Jumlah ini naik dari 90 persen pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, meskipun Apple semakin berfokus pada India dalam beberapa bulan terakhir, tidak mudah menjual ponsel premium di negara dengan sebagian besar ponsel yang dijual dengan harga di bawah 150 dolar AS atau kisaran Rp1,9 jutaan.

"Perlu untuk mengurangi harga iPhone dalam menjadi lebih murah jika ingin mengambil pangsa pasar yang signifikan di negara itu," kata Woody Oh, Direktur Strategy Analytics, seperti dikutip dari Cnet, Jumat (5/8/2016).

Untuk ini, Apple berencana ingin menjual iPhone refurbish di India, sebagai cara untuk mengurangi biaya. Sayang, rencana itu mendapat hambatan.

Pemerintah India telah memotong jalur distribusi Apple Store, yang memungkinkan perusahaan dapat menghemat dan meningkatkan image merek.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apple Tawarkan Hadiah Buat yang Berhasil Menemukan 'Celah'

Apple Tawarkan Hadiah Buat yang Berhasil Menemukan 'Celah'

Tekno | Jum'at, 05 Agustus 2016 | 17:46 WIB

Kehadiran iPhone Terancam di Iran

Kehadiran iPhone Terancam di Iran

Tekno | Selasa, 19 Juli 2016 | 20:15 WIB

Bawa "Casing" iPhone Bentuk Pistol, Penumpang Pesawat Dibekuk

Bawa "Casing" iPhone Bentuk Pistol, Penumpang Pesawat Dibekuk

News | Kamis, 07 Juli 2016 | 08:19 WIB

Penggemar Konser Bakal 'Kecewa' dengan Paten Baru Apple

Penggemar Konser Bakal 'Kecewa' dengan Paten Baru Apple

Tekno | Jum'at, 01 Juli 2016 | 17:08 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×