Bos Sharp Klaim Layar iPhone Bakal 'Berubah'

Dythia Novianty

Senin, 31 Oktober 2016 | 14:18 WIB
Bos Sharp Klaim Layar iPhone Bakal 'Berubah'
Peluncuran iPhone 7, Rabu (7/9/2016). [Reuters]

Suara.com - Seorang eksekutif senior Sharp, yang memasok panel smartphone ke AS tech titan Apple, membuat pengumuman mengejutkan. Kabarnya, iPhone generasi berikutnya akan mengadopsi layar light-emitting diode.

Hal tersebut disampaikan Presiden Sharp Tai Jeng-wu saat melakukan pidato. Tai Jeng-wu juga memangku jabatan sebagai eksekutif di perusahaan induk Sharp Hon Hai Precision Industry, lebih dikenal sebagai Foxconn Technology Group.

Dia mengatakan bahwa memiliki rencana 'pembenahan' desain perangkat, sebagai strategi peningkatan penjualan untuk memperingati ulang tahun iPhone ke-10.

"IPhone telah berkembang dan sekarang sudah beralih dari LTPS (suhu rendah poli-silikon) untuk panel OLED," kata Tai kepada mahasiswa di Tatung University, almamaternya, saat upacara dimana ia dianugerahi gelar doktor kehormatan.

"Kami tidak tahu apakah iPhone OLED Apple akan menjadi hit, tetapi jika Apple tidak 'berubah' dan mengubah dirinya, serta tidak akan ada inovasi. Ini adalah krisis tetapi juga kesempatan," ujar Tai.

Seperti diketahui, Apple mengalami penurunan penjualan tahunan pertama sejak 2001 hingga September lalu, karena melemahnya permintaan dan kurangnya fitur inovatif di iPhone 7.

OLED menawarkan kontras warna yang lebih tajam dibandingkan dengan layar LTPS. Fleksibilitas mereka memungkinkan produsen untuk membuat layar melengkung dan bahkan dilipat.

Layar OLED melengkung sejauh ini telah digunakan dalam model premium S7 Edge Samsung Electronics dan handset Note 7, yang sekarang telah menghentikan produksi.

Sharp saat ini memasok LTPS panel untuk Apple, tetapi masih sangat terbatas untuk memproduksi OLED. Tai tidak menentukan kapan iPhone akan mulai menggunakan layar OLED.

"Kami sekarang membangun [OLED] fasilitas baru di Jepang. Kita bisa membuat [OLED panel] di AS juga," katanya.

"Jika pelanggan utama kami menuntut kita untuk memproduksi di AS, apakah mungkin bagi kita untuk tidak melakukannya?" ungkap dia.

Nikkei Asia News melaporkan bahwa Apple telah merencanakan tiga model iPhone tentatif untuk ulang tahun ke-10 di tahun depan. Sebuah handset premium 5,5 inci dijadwalkan akan memiliki layar OLED melengkung, sementara dua produk lainnya akan tetap dengan LTPS panel yang ada.

Sebelumnya, telah banyak dikabarkan bahwa Samsung Electronics Korea Selatan akan menjadi pemasok eksklusif panel OLED untuk iPhone di 2017. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apple Lakukan Perombakan 'Radikal' di MacBook Terbarunya

Apple Lakukan Perombakan 'Radikal' di MacBook Terbarunya

Tekno | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 19:27 WIB

Microsoft Andalkan Surface Studio Untuk Saingi Apple

Microsoft Andalkan Surface Studio Untuk Saingi Apple

Tekno | Kamis, 27 Oktober 2016 | 21:11 WIB

Bos Apple 'Sambut' Pemilik Galaxy Note 7

Bos Apple 'Sambut' Pemilik Galaxy Note 7

Tekno | Kamis, 27 Oktober 2016 | 20:48 WIB

Ini Cara Sharp Lindungi Produk Elektroniknya

Ini Cara Sharp Lindungi Produk Elektroniknya

Tekno | Rabu, 26 Oktober 2016 | 20:43 WIB

iPhone Punya Fitur Canggih Terbaru

iPhone Punya Fitur Canggih Terbaru

Tekno | Rabu, 26 Oktober 2016 | 19:22 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×