Pesan Nenek Moyang Ini Mengerikan!

Dythia Novianty

Rabu, 26 April 2017 | 07:16 WIB
Pesan Nenek Moyang Ini Mengerikan!
Pahatan dokumentasi peristiwa apokaliptik yang ditemukan para peneliti. [BGR]

Suara.com - Buat masyarakat masa kini, kehidupan di 11.000SM jauh lebih menantang untuk dicari tahu. Berbagai misteri masa lampau terungkap, salah satunya melalui ukiran batu purba seperti yang baru-baru ini terungkap.

Para ilmuwan menemukan sebuah pesan terukir dari nenek moyang terdahulu sebuah peristiwa apokaliptik yang mungkin mengubah masa depan. Manusia: serangan komet!

Penelitian yang dilakukan tim peneliti dari University of Edinburgh (PDF), menunjukkan bahwa pemogokan komet berpotensi terjadinya bencana. Kondisi ini dengan cepat dan secara dramatis mengubah iklim bumi selama ratusan tahun.

Akibatnya, membuat manusia kembali seperti di zaman es dengan kondisi hampir glasial. Periode waktu ketika hal ini terjadi dikenal sebagai Younger Dryas, dan telah terdokumentasi dengan baik berkat bukti pendinginan yang banyak ditemukan pada sampel inti.

Namun penyebabnya telah berteori dan diperdebatkan untuk waktu yang lama. Sekarang, berkat ukiran batu yang ditinggalkan orang-orang kuno di zaman modern Turki, para periset percaya bahwa sebuah komet adalah pelakunya.

Pahatan-pahatan tersebut diawetkan dengan sangat baik dan tampaknya telah diciptakan untuk mendokumentasikan peristiwa apokaliptik yang menghancurkan tanah tersebut. Tokoh yang digambarkan dalam ukiran, termasuk tubuh manusia yang tidak bernyawa dan tanpa kepala dan satwa liar lainnya, dibuat saat Younger Dryer dimulai.

Ukiran ditemukan pada tempat yang dianggap sebagai salah satu situs kuil tertua dan paling penting di planet ini. Dari gambar yang ada di tempat tersebut, diperkirakan pahatan ini memiliki makna sejarah yang sangat besar.

Younger Dryas sering dikreditkan dengan mendorong manusia purba untuk bersatu karena kebutuhan murni, membentuk fondasi pertanian modern dan kemajuan besar lainnya dalam peradaban.

Kabar yang terukir menyatakan sebuah komet mungkin menjadi penyebab habisnya era manusia, merupakan kemungkinan menarik sekaligus berpotensi menakutkan. [BGR]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mayat 350 Tahun Ini Ditemukan Masih Mengenakan Jubah Keagamaan

Mayat 350 Tahun Ini Ditemukan Masih Mengenakan Jubah Keagamaan

News | Jum'at, 05 Juni 2015 | 07:00 WIB

Arkeolog Temukan Kota Kuno Terpendam di Sawah

Arkeolog Temukan Kota Kuno Terpendam di Sawah

News | Selasa, 21 April 2015 | 06:01 WIB

Desa Berusia 1300 Tahun Ditemukan di Arizona

Desa Berusia 1300 Tahun Ditemukan di Arizona

Tekno | Rabu, 08 Oktober 2014 | 07:49 WIB

 Ditemukan, Fosil Kotoran Manusia Berusia 14.300 Tahun

Ditemukan, Fosil Kotoran Manusia Berusia 14.300 Tahun

Tekno | Senin, 06 Oktober 2014 | 09:55 WIB

Arkeolog Temukan Mumi Berwajah Utuh

Arkeolog Temukan Mumi Berwajah Utuh

Tekno | Selasa, 15 April 2014 | 15:23 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×