suara mereka

Dilirik Kaum Milenial, Tren Bayar Zakat Online Meningkat

Selasa, 20 Juni 2017 | 06:03 WIB
Dilirik Kaum Milenial, Tren Bayar Zakat Online Meningkat
Umat muslim membayarkan zakat fitrah kepada panitia amil zakat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (9/6). [Antara/M Agung Rajasa]

Suara.com - Tidak dapat dipungkiri, kecanggihan teknologi memudahkan manusia dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu aktivitas yang dimudahkan berkat kecanggihan teknologi adalah pembayaran zakat.

Dalam paparan Rumah Zakat, sejak tahun 2015 terdapat pergeseran tren dalam masyarakat terkait pembayaran zakat. Dari yang biasanya bertatap muka, kini banyak masyarakat yang mulai melirik pembayaran zakat via platform online.

Tercatat pada 2016, sebanyak 75% dari Rp230 miliar yang berhasil dihimpun Rumah Zakat berasal dari donasi zakat online.

Metode zakat secara online dapat memudahkan proses pemberian bantuan dari wajib zakat kepada ke mustahiq. Pembayaran zakat dapat dilakukan dari berbagai layanan, seperti e-commerce, e-money, virtual account, EDC, dan mobile banking.

Dijelaskan oleh Chief Marketing Officer Rumah Zakat, Irvan Nugraha, perkembangan zakat online begitu pesat sebab generasi muda biasanya menginginkan layanan sosial yang memudahkan mereka.

"Layanan digital biasanya lebih disukai konsumen yang masih berusia di bawah 25 tahun. Rumah Zakat terus berupaya mengembangkan layanan zakat online untuk merangkul kaum milenial," kata Irvan belum lama ini.

Tak lupa, ia menjelaskan bahwa pihaknya senantiasa mengembangkan layanan zakat online yang tidak bertentangan dengan hukum Islam.

"Sebelum kami mengembangkan layanan apapun, kami selalu berkonsultasi dengan dewan syariah agar tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku," lanjutnya.

Salah satu e-commerce yang turut aktif dalam kegiatan bayar zakat online adalah Elevania. Mereka mengaku telah menghadirkan layanan zakat online sejak tiga tahun lalu.

"Kami bermitra dengan banyak rumah zakat. Masing-masing badan zakat punya paket. Jadi, teman-teman bisa pilih mau sumbang ke mana," ujar Senior Manager Brand & PR Elevenia, Rezki Yanuar.

Rezky melanjutkan bahwa pembayaran zakat online cukup dilirik pengguna berusia muda yang telah memiliki pekerjaan tetap. Ia pun mengaku bahwa pihaknya akan terus mendorong gerakan zakat online

"Ke depan, kami tetap melihat target bayar zakat online ada di usia 20-35. Market yg paling gampang menerima perubahan digital," tutup Rezky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI