Bantah Sudah Hancur, Telkom Segera Matikan Satelit Telkom 1

Dythia Novianty, Aditya Gema Pratomo

Selasa, 12 September 2017 | 19:22 WIB
Bantah Sudah Hancur, Telkom Segera Matikan Satelit Telkom 1
Menkoinfo Rudiantara bersama Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga memberikan keterangan pers terkait satelit Telkom 1 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, di Jakarta, Selasa (12/9). [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Nasib satelit Telkom 1 yang mendadak mengalami anomali, mulai mendapatkan titik terang. Hasil kajian sementara merekomendasikan satelit Tekom 1 dimatikan.

Rekomendasi tersebut diambil berdasarkan kajian bersama antara Telkom dengan Lockheed Martin selaku produsen satelit.

"Hasil kajian Telkom dengan Lockheed Martin itu rekomendasinya dilakukan shutdown (dimatikan)," papar Alex Sinaga selaku Direktur Utama Telkom di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Kendati demikian, Alex mengaku, tidak bisa memberikan tanggal pasti kapan satelit Telkom 1 akan dimatikan. Pasalnya, ia harus berkordinasi dengan Lockheed Martin untuk melakukan shutdown.

Dalam kesempatan yang sama, Alex juga membantah kabar burung yang menyatakan bahwa satelit Telkom 1 telah hancur berkeping-keping di luar angkasa. Ia mengklaim bahwa Telkom 1 masih hidup karena satelit tersebut masih mengirim sinyal telemetri ke stasiun pengendali Telkom di Cibinong.

"Maka saya bilang, istilah itu salah karena kami masih bisa berkomunikasi telemetri dengan Telkom 1," tambahnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan bahwa bisnis satelit memang penuh risiko sebab teknologinya cenderung rumit.

"Belum lagi jika bermasalah di luar angkasa. Makanya, bisnis satelit itu penuh risiko namun peminatnya banyak," ujarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satelit Telkom 4 Kemungkinan Meluncur Juni 2018?

Satelit Telkom 4 Kemungkinan Meluncur Juni 2018?

Tekno | Selasa, 12 September 2017 | 17:26 WIB

Satelit Telkom Telah Pulih 100 Persen

Satelit Telkom Telah Pulih 100 Persen

Foto | Selasa, 12 September 2017 | 17:06 WIB

Konektivitas Layanan Diklaim Pulih 100%, Telkom Pantau Kestabilan

Konektivitas Layanan Diklaim Pulih 100%, Telkom Pantau Kestabilan

Tekno | Selasa, 12 September 2017 | 16:43 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×