Suara.com - Belanja online semakin digemari bagi masyarakat Indonesia, aneka promo dan potongan harga menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan berbagai situs e-commerce. Keberagaman penawaran ini dibuat lebih menarik oleh situs Hadiah.ME melalui perolehan poin.
"Masyarakat kita seneng belanja tidak hanya mendapatkan diskon tapi juga poin yang bisa ditukarkan dengan beragam hadiah," ujar CEO Hadiah.ME, Fandy Santoso kepada Suara.com, Jumat (10/11/2017).
Menurutnya, cara kerja Hadiah.ME sangat sederhana, dimana user cukup mendaftarkan dengan mengisi data sederhana, kemudian pilih e-commerce mana yang ingin user berbelanja dan langsung transaksi.
"Berbelanja melalui website kami, user berkesempatan mendapatkan poin yang nantinya bisa ditukarkan dengan berbagai tawaran menarik atau uang tunai," kata dia.
Pilihan redeem poin untuk user pun beragam dan perusahaan akan terus menambah variasinya.
Sementara itu, salah satu kekhawatiran user berbelanja melalui website seperti Hadiah.ME adalah perbedaan harga dan hilangnya promo atau potongan harga yang ada di e-commerce tempat user berbelanja.
Tidak perlu khawatir, Fandy menambahkan, promo yang didapatkan user di e-commerce tempatnya berbelanja tidak akan hilang jika melakukan transaksi melalui website Hadiah.ME. Harga yang ada di tempat e-commerce berbelanja pun sama.
"Kami hanya jadi perantara, jadi tidak mengubah apapun baik harga maupun promo. Justru user mendapatkan keuntungan dua kali lipat. Promo dari e-commerce tempat berbelanja dan poin dari kami," terangnya.
Dia pun mengungkapkan, data dan pembayaran yang dilakukan user, langsung ke e-commerce bersangkutan.
"Kami tidak pegang pembayaran dan data pelanggan dari e-commerce bersangkutan, jadi aman," katanya.
Untuk menjangkau lebih banyak user, dalam waktu dekat Hadiah.ME memililki beberapa inovasi. Salah satunya rencana offline.
"Kami akan bekerja sama dengan Blue Bird dan beberapa perusahaan lain untuk membangun habit (kebiasaan) agar lebih sering membuka website kita," bebernya.
Hingga kini, Hadiah.ME sudah menggandeng lebih dari 100 merchant, lebih dari 120.000 anggota dan lebih dari 20.000 transaksi per bulan.