Pakistan Blokir Facebook, Twitter, dan YouTube

Madinah, Aditya Gema Pratomo

Minggu, 26 November 2017 | 15:48 WIB
Pakistan Blokir Facebook, Twitter, dan YouTube
Logo Facebook di salah satu sisi markas besarnya di Menlo Park, California. (Reuters/Robert Galbraith/file)

Suara.com - Facebook, Twitter, dan YouTube diblokir di Pakistan. Menurut laporan, Pemerintah Pakistan telah meminta semua ISP untuk memblokir situs-situs tersebut. Hingga saat ini belum diketahui apa yang melatarbelakangi pemblokiran tersebut.

Facebook, Twitter, dan YouTube dilaporkan tak dapat diakses melalui browser. Namun, menurut sejumlah pengguna situs tersebut masih dapat diakses melalui aplikasi.

Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) mengatakan pada hari Sabtu (25/11/2017), situs media sosial Facebook dan Twitter, serta situs berbagi video YouTube dan Dailymotion akan tetap diblokir sampai situasi hukum dan ketertiban membaik di negara tersebut.



Menurut Pakistan Today, PTA mengatakan alasan pemblokiran akses ke situs-situs ini adalah reaksi pengguna media sosial Pakistan pasca operasi militer di Islamabad yang diluncurkan atas perintah Pengadilan Tinggi Islamabad (IHC) untuk mengusir demonstran.

Dalam demo tersebut, enam orang meninggal dan 200 lainnya luka-luka setelah pihak berwenang membersihkan demonstran dari jalan raya di dekat ibu kota Islamabad.

Twitter secara terbuka menegaskan bahwa Pakistan telah memblokir layanannya. Facebook dan YouTube belum memberikan komentar publik dan tidak segera menanggapi pertanyaan media.

"Kami menyadari laporan bahwa pemerintah Pakistan telah mengambil tindakan untuk memblokir layanan Twitter, serta layanan media sosial lainnya, alhasil pengguna mengalami kesulitan menggunakan Twitter di Pakistan. Kami memantau situasi dan berharap layanan akan segera pulih kembali," kata akun @policy.

Saat ini, para pengguna media sosial di Pakistan terus berharap agar larangan tersebut dicabut sesegera mungkin sehingga pengguna dapat terus menggunakan situs media sosial semacam itu.

Ini bukan pertama kalinya ISP memblokir situs web di Pakistan. Beberapa tahun lalu, YouTube dilarang di Pakistan selama berbulan-bulan karena perintah pengadilan. Kemudian, larangan tersebut dicabut setelah YouTube datang ke Pakistan untuk membahas masalah tersebut.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Facebook Contek Fitur Streak di Snapchat

Facebook Contek Fitur Streak di Snapchat

Tekno | Minggu, 26 November 2017 | 13:34 WIB

Orang yang Punya Banyak Teman di Facebook Cenderung "Matre"

Orang yang Punya Banyak Teman di Facebook Cenderung "Matre"

Tekno | Rabu, 22 November 2017 | 07:59 WIB

Facebook Luncurkan Layanan Video Mirip YouTube

Facebook Luncurkan Layanan Video Mirip YouTube

Tekno | Senin, 20 November 2017 | 10:28 WIB

Awas, Anda 'Dibikin' Sulit Hapus Pembaruan di Akun Facebook

Awas, Anda 'Dibikin' Sulit Hapus Pembaruan di Akun Facebook

Tekno | Sabtu, 18 November 2017 | 10:18 WIB

Facebook Bikin Ulah Lagi, Sensor Kartu Natal Karena Terlalu Seksi

Facebook Bikin Ulah Lagi, Sensor Kartu Natal Karena Terlalu Seksi

Tekno | Rabu, 15 November 2017 | 20:58 WIB

Setelah Facebook, KPAI Bakal Panggil Google, Ada Apa?

Setelah Facebook, KPAI Bakal Panggil Google, Ada Apa?

Tekno | Selasa, 14 November 2017 | 16:32 WIB

Terkini

Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan

Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:30 WIB

Kaki Pemain Keturunan Jepang Sudah Gatal Ingin Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Kaki Pemain Keturunan Jepang Sudah Gatal Ingin Hadapi Timnas Indonesia di SUGBK

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 17:29 WIB

Fokus Jaga Rupiah, BI Tahan Bunga Acuan 5,75

Fokus Jaga Rupiah, BI Tahan Bunga Acuan 5,75

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 17:28 WIB

BRI InFrame 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Resmi Dibuka, Angkat Potret Ekonomi Kerakyatan

Malang | Rabu, 23 September 2026 | 17:26 WIB

HP Murah Apa yang Paling Bagus? Ini 5 Pilihan Layak Beli Harga Rp1 Jutaan

HP Murah Apa yang Paling Bagus? Ini 5 Pilihan Layak Beli Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 17:25 WIB

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:23 WIB

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

Soroti Bebas Bersyaratnya Mas Bechi, Menteri PPPA Desak Evaluasi Total Remisi Kejahatan Seksual

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

Soroti Bechi Jombang Bebas Bersyarat, Kemen PPPA: Pemulihan Trauma Korban Butuh Waktu Seumur Hidup

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:22 WIB

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:20 WIB

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 17:18 WIB

×