Awas! Perusahaan Penjual Pengikut Palsu di Medsos Siap Diselidiki

Dythia Novianty

Senin, 29 Januari 2018 | 07:43 WIB
Awas! Perusahaan Penjual Pengikut Palsu di Medsos Siap Diselidiki
Ilustrasi Follower Twitter. [Shutterstock]

Suara.com - Perusahaan yang menjual jutaan pengikut palsu di media sosial kini menjadi target penyelidikan, oleh Jaksa Penuntut New York.

"Peniruan identitas dan penipuan adalah ilegal menurut hukum New York," kata Eric Schneiderman.

Dikutip BBC dari New York Times, perusahaan tersebut, Devumi, dituduh mencuri identitas orang-orang, yang kemudian disangkalnya.

Makalah ini menghubungkan "pabrik pengikut" dengan sejumlah akun selebriti.

The New York Times menerbitkan sebuah laporan mendalam tentang Devumi pada hari Sabtu (27/1/2018) waktu setempat, termasuk wawancara dengan orang-orang yang menuduh rincian akun dan gambar profil mereka telah disalin untuk menciptakan "bot" yang realistis.

Dikatakan bahwa orang lain yang ingin meningkatkan jumlah pengikut mereka, termasuk aktor, pengusaha dan komentator politik, kemudian dapat membayar untuk diikuti oleh bot tersebut.

Di media sosial, akun dengan pengikut yang tinggi dapat meningkatkan pengaruh, yang dapat memengaruhi opini publik atau memberi keuntungan, seperti tawaran pekerjaan atau penawaran sponsorship, kepada pemilik akun.

Schneiderman mengatakan bahwa dia khawatir operasi "buram" semacam itu merongrong demokrasi.

Postingan penyelidkan follower palsu. [Twitter]

baca juga

Di situsnya, Devumi menawarkan pelanggan kesempatan untuk memesan hingga 250.000 pengikut Twitter, dengan harga mulai dari 12 dolar AS atau kisaran Rp159 ribuan. Klien juga bisa membeli "likes" dan retweets.

Perusahaan ini menjual pengikut di berbagai platform lainnya, termasuk Pinterest, LinkedIn, Soundcloud dan YouTube.

"Devumi telah membantu lebih dari 200.000 bisnis, selebriti, musisi, YouTuber dan pro lainnya memperoleh lebih banyak eksposur dan memberi dampak besar pada audiens mereka," kata situsnya.

Twitter telah menanggapi penyelidikan tersebut, dengan mengatakan bahwa pihaknya berupaya menghentikan Devumi dan perusahaan sejenis.

Postingan penyelidkan follower palsu. [Twitter]

Di masa lalu, Twitter telah dituduh tidak menganggap serius masalah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TNI AU Tegur Garuda di Twitter, Apa Masalahnya?

TNI AU Tegur Garuda di Twitter, Apa Masalahnya?

Tekno | Rabu, 24 Januari 2018 | 16:27 WIB

Mengapa Bos Apple Tak Ingin Keluarganya Punya Akun Sosmed?

Mengapa Bos Apple Tak Ingin Keluarganya Punya Akun Sosmed?

Tekno | Selasa, 23 Januari 2018 | 08:15 WIB

Hujatan dan Hoax Marak di Medsos, LIPI: Karena Hukum Kurang Tegas

Hujatan dan Hoax Marak di Medsos, LIPI: Karena Hukum Kurang Tegas

Tekno | Sabtu, 20 Januari 2018 | 01:41 WIB

Viral! Dekan Tampar Mahasiswi yang Berdemo di Kampus

Viral! Dekan Tampar Mahasiswi yang Berdemo di Kampus

News | Jum'at, 12 Januari 2018 | 08:24 WIB

Segera Dinikahi Pangeran Harry, Meghan Markle Tutup Akun Medsos

Segera Dinikahi Pangeran Harry, Meghan Markle Tutup Akun Medsos

Entertainment | Rabu, 10 Januari 2018 | 09:15 WIB

Resolusi Konyol Netizen di Tahun 2018, Bikin Ngakak!

Resolusi Konyol Netizen di Tahun 2018, Bikin Ngakak!

Tekno | Senin, 01 Januari 2018 | 10:41 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×