15 Tahun Pascakematian Dolly si Domba Kloning, Kemudian Manusia?

Dythia Novianty

Jum'at, 16 Februari 2018 | 10:56 WIB
15 Tahun Pascakematian Dolly si Domba Kloning, Kemudian Manusia?
Dolly domba hasil kloning. [AFP]

Suara.com - Lima belas tahun telah berlalu sejak Dolly, domba yang merupakan hasil kloningan meninggal karena mengalami penyakit paru-paru dan artritis yang parah.

Dolly sempat menjalani hidup dalam sorotan. Dia terungkap ke dunia pada tahun 1996, sebagai mamalia pertama yang pernah dikloning dari sel tubuh individu lainnya.

Dalam kasus Dolly, itu adalah sel kelenjar susu tunggal dari domba dewasa. Menurut Dr Ian Wilmut, ilmuwan yang memimpin tim riset kloning, domba tersebut mendapatkan namanya karena mereka tidak dapat memikirkan kelenjar yang lebih mengesankan daripada Dolly Parton.

Kematian Dolly, seperti hidupnya, kontroversial. Biasanya, domba hidup sekitar 10 tahun, tapi Dolly hanya berhasil bertahan selama enam tahun.
Ini menimbulkan pertanyaan tentang kesehatan hasil kloning untuk jangka panjang. Selain itu, juga "membakar" respon dari mereka yang menganggap kloning tidak etis.

Setelah pengumuman awal kelahiran Dolly, pers mengalami overdrive yang menggambarkan "perdebatan sengit" di komunitas ilmuwan yang telah disulut penemuan tersebut. Banyak yang menyarankan itu berarti kloning manusia tidak bisa dihindari.

Pada waktu itu, seorang ahli biologi Universitas Princeton, Dr Lee Silver, mengatakan kepada The New York Times bahwa tidak dapat dipercaya.

"Itu pada dasarnya berarti tidak ada batasan. Artinya, semua fiksi ilmiah itu benar. Mereka bilang tidak pernah bisa dilakukan dan sekarang ini dia, dilakukan sebelum tahun 2000," katanya.

Namun, dalam banyak hal, sejak kelahiran Dolly dan dilanjutkan dengan kematiannya, pendapat tentang kloning mulai menjadi normal. Dalam beberapa tahun terakhir, kuda juara telah direplikasi dalam upaya untuk kloning oleh ViaGen AS, memungkinkan peternak untuk lebih memanfaatkan hewan mereka yang paling luar biasa.

Kucing dan anjing sebagai hewan peliharaan pun telah dikloning oleh pemilik yang tidak tahan melepaskan hewan kesayangan mereka. Sementara "pabrik kloning" di Chna menggunakan tehnik kloning untuk menghasilkan ternak terbaik dalam jumlah banyak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Orang Inggris Pertama Berkulit Gelap?

Orang Inggris Pertama Berkulit Gelap?

Tekno | Kamis, 08 Februari 2018 | 09:09 WIB

Ilmuwan Temukan Bentuk Lain dari Air

Ilmuwan Temukan Bentuk Lain dari Air

Tekno | Rabu, 07 Februari 2018 | 07:44 WIB

NASA Temukan Satelit Zombie yang Hilang Selama 10 Tahun

NASA Temukan Satelit Zombie yang Hilang Selama 10 Tahun

Tekno | Kamis, 01 Februari 2018 | 10:15 WIB

Ilmuwan Cina Produksi 2 Ekor Monyet dengan Cara Kloning

Ilmuwan Cina Produksi 2 Ekor Monyet dengan Cara Kloning

Tekno | Kamis, 25 Januari 2018 | 17:50 WIB

Ilmuwan 'Pastikan' Tidak Ada Kehidupan Setelah Kematian

Ilmuwan 'Pastikan' Tidak Ada Kehidupan Setelah Kematian

Tekno | Jum'at, 10 November 2017 | 19:11 WIB

Wah Ada Temuan Unik di Lubang Biru Raksasa

Wah Ada Temuan Unik di Lubang Biru Raksasa

Tekno | Kamis, 09 November 2017 | 07:41 WIB

Terkini

Cara Gampang Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Harus ke Kantor

Cara Gampang Cairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Harus ke Kantor

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:44 WIB

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan

Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:42 WIB

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

×