Kecelakaan, Dua Perempuan Bercadar Tolak Ditolong Lelaki

Reza Gunadha, Rinaldi Aban

Sabtu, 10 Maret 2018 | 19:33 WIB
Kecelakaan, Dua Perempuan Bercadar Tolak Ditolong Lelaki
Ilustrasi perempuan bercadar mengendarai sepeda motor. [Twitter]

Suara.com - Dua perempuan bercadar diklaim seorang warganet menolak uluran pertolongan seorang lelaki, ketika mereka menjadi korban kecelakaan.

Kisah itu diceritakan lewat insta story akun Instagram @whoisvickyy, yang kemudian diunggah ulang akun @BanyuSadewa di Twitter.

Dalam unggahan itu diceritakan, kedua perempuan bercadar itu berboncengan mengendarai sepeda motor di depan Rumah Sakit Royal Surabaya menuju Rungkut Industri Surabaya, Jawa Timur, Rabu (7/3/2018) sore.

Kala itu, jalanan di kawasan tersebut tergenang air sehabis hujan. Namun, keduanya tetap mengambil jalur tengah sehingga pakaian mereka kuyup terkena cipratan air yang terlindas ban mobil arah berlawanan.

Karena pakaian mereka bertambah berat terkena cipratan air, kain perempuan bercadar yang berada di jok belakang motor tersangkut di rantai kendaraan.

Alhasil, kedua pengendara motor itu terjatuh ke jalanan yang dipenuhi genangan air hujan.

Insiden tersebut terjadi tepat di depan mata Vicky, dan ia  tergerak menolong. Rupanya niat baik  Vicky malah dimentahkan oleh dua perempuan tersebut.

Menurut klaim Vicky, kedua perempuan itu menolak pertolongannya karena ia tak memunyai hubungan kekeluargaan apa pun dengan mereka alias mahram.

Mahram adalah kata baku bahasa Indonesia dari muhrim. Artinya adalah, orang yang masih termasuk sanak saudara dekat karena keturunan, sesusuan, atau hubungan perkawinan. Mahram juga diartikan sebagai laki-laki yang dapat melindungi perempuan istri atau keluarganya.

"Heh kamu setop berhenti! jangan sentuh saya! bukan Muhrim!" tulis Vicky menirukan suara perempuan tersebut.

Vicky pun kaget dan terbelalak. Ia mengakui tak menyangka dalam situasi tersebut keduanya masih bisa mengatakan jawaban seperti itu.

Kedua perempuan itu, kata Vicky, sempat meminta pertolongan kepada ibu-ibu yang mengendarai motor dan kebetulan melintas di sana.

Namun, ibu-ibu tu memilih pergi, tak mau menolong kedua perempuan tersebut.

Merasa kesal ditolak, dua orang laki-laki termasuk Vicky sengaja meninggalkan dua perempuan tersebut. Sedangkan kedua wanita itu  masih berteriak meminta pertolongan.

Kerundung salah satu perempuan itu masih menyangkut di rantai motor, dan telapak tangannya berdarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Mulai Endus Dugaan Korupsi Proyek Tol Becakayu

Polisi Mulai Endus Dugaan Korupsi Proyek Tol Becakayu

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 14:05 WIB

Utusan Presiden Jokowi: Larangan Cadar Bukan Anti Islam

Utusan Presiden Jokowi: Larangan Cadar Bukan Anti Islam

News | Jum'at, 09 Maret 2018 | 13:17 WIB

Pekan Depan, Rektor UIN Yogyakarta Umumkan Kebijakan Cadar Baru

Pekan Depan, Rektor UIN Yogyakarta Umumkan Kebijakan Cadar Baru

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 19:47 WIB

Politisi Gerindra: Pakai Cadar Tak Bertentangan dengan Pancasila

Politisi Gerindra: Pakai Cadar Tak Bertentangan dengan Pancasila

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 17:18 WIB

Payudaranya Tak Sengaja Kesenggol, Ibu yang Kecelakaan Ini Ngamuk

Payudaranya Tak Sengaja Kesenggol, Ibu yang Kecelakaan Ini Ngamuk

News | Kamis, 08 Maret 2018 | 15:02 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×