Penelitian Ini Patahkan Teori Manusia Purba Berjalan seperti Kera

Dythia Novianty | Suara.com

Rabu, 04 April 2018 | 08:01 WIB
Penelitian Ini Patahkan Teori Manusia Purba Berjalan seperti Kera
Ilustrasi manusia purba (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru mematahkan anggapan manusia purba berjalan seperti kera. Beberapa manusia purba berjalan menggunakan kaki belakang seperti manusia sekarang,

Meskipun begitu, mereka tidak kehilanngan kemampuan mirip kera seperti memanjat pohon. Hal ini diungkap melalui analisis kerangka milik Ardipithecus ramidus berusia 4,4 juta tahun yang dijuluki Ardi, menyarankan hominin prasejarah ini bisa berjalan seperti manusia sekarang.

Penemuan ini menunjukkan, nenek moyang kita berjalan seperti manusia modern jauh lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya, dan itu menantang ide-ide dasar tentang bagaimana mereka berperilaku.

"Ini mematahkan dari paradigma lama berpikir tentang evolusi manusia," kata Profesor Herman Pontzer, salah satu antropolog yang melakukan analisis.

“Dalam gambaran lama, evolusi manusia pergi ke goa dengan berjalan jongkok menjadi tegak seperti manusia modern dan ternyata tidak benar. Orang pertama berdiri tegak seperti manusia sekarang," terangnya.

Alih-alih hadir pada spektrum sederhana "seperti kera" hingga "mirip manusia", Profesor Pontzer mengatakan, solusi yang lebih kompleks berkembang yang memungkinkan leluhur kita mahir di tanah dan di pepohonan.

Hasil analisis ini, yang dipimpin oleh mahasiswa pascasarjana Elaine Kozma di City University of New York, diterbitkan dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences.

Para peneliti mengasumsikan bahwa manusia purba seperti Australopithecus berusia 3,1 juta tahun, Lucy, bukanlah pejalan kaki mahir karena sebagian mereka beradaptasi dengan hidup di pepohonan.

Untuk menguji ini, Kozma dan kolaboratornya melihat tulang pinggul spesimen kuno milik Ardi, Lucy dan lain-lain.

Mereka juga memeriksa kera yang hidup termasuk simpanse dan owa, memfilmkan gerakan mereka untuk mengamati bagaimana pinggul dan kaki mereka bekerja ketika mereka mengadopsi gaya berjalan tegak.

Berdasarkan pengamatan ini, para ilmuwan menyimpulkan bahwa nenek moyang manusia yang telah punah, pada dasarnya memiliki gerakan yang sama seperti yang terlihat pada manusia modern.

Kesimpulan ini masuk akal, menurut Profesor Pontzer, berjalan dengan gaya jongkok yang sering digambarkan dalam gambar terkenal itu akan membutuhkan banyak energi.

“Dari sudut pandang evolusioner, kehidupan bermuara pada mengubah kalori menjadi bayi, dan kalori yang terbuang pada cara berjalan yang tidak efisien, tidak dapat digunakan untuk hal-hal lain yang benar-benar disukai oleh seleksi alam,” katanya.

Menariknya, kemampuan berjalan tampaknya tidak datang dengan mengorbankan kemampuan lain dalam mahluk purba ini.

“Ini menunjukkan pada kenyataannya ada solusi lain yang berkembang yang memungkinkan leluhur awal kita menjadi baik pada keduanya, seperti memanjat dan berjalan, dengan cara yang tidak kita lihat pada kera hidup atau manusia yang hidup,” kata Profesor Pontzer. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ilmuwan Ungkap Misteri Kekuatan Telur Ayam

Ilmuwan Ungkap Misteri Kekuatan Telur Ayam

Tekno | Sabtu, 31 Maret 2018 | 07:09 WIB

Air Zam Zam Kini Ada di Indonesia?

Air Zam Zam Kini Ada di Indonesia?

Tekno | Sabtu, 24 Maret 2018 | 06:33 WIB

Ilmuwan: Letusan Gunung Toba Bisa Musnahkan Manusia?

Ilmuwan: Letusan Gunung Toba Bisa Musnahkan Manusia?

Tekno | Rabu, 14 Maret 2018 | 08:33 WIB

Ilmuwan Temukan Kota Penguin yang Tersembunyi

Ilmuwan Temukan Kota Penguin yang Tersembunyi

Tekno | Selasa, 13 Maret 2018 | 19:30 WIB

Jejak Kaki Kuno Ini Ungkap Gaya Hidup Anak di 700.000 Tahun Lalu

Jejak Kaki Kuno Ini Ungkap Gaya Hidup Anak di 700.000 Tahun Lalu

Tekno | Sabtu, 17 Februari 2018 | 11:59 WIB

15 Tahun Pascakematian Dolly si Domba Kloning, Kemudian Manusia?

15 Tahun Pascakematian Dolly si Domba Kloning, Kemudian Manusia?

Tekno | Jum'at, 16 Februari 2018 | 10:56 WIB

Terkini

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 12:35 WIB

Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada

Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 11:55 WIB

Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial

Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 10:40 WIB

Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur 21 Mei, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8000mAh

Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur 21 Mei, Bawa Kamera Leica 200MP dan Baterai 8000mAh

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 10:13 WIB

Samsung Galaxy Z Flip 8 Disebut Jadi HP Lipat Clamshell Terakhir, Ini Penyebabnya

Samsung Galaxy Z Flip 8 Disebut Jadi HP Lipat Clamshell Terakhir, Ini Penyebabnya

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 09:51 WIB

Asus Resmi Rilis Monitor ProArt OLED 4K 240Hz untuk Kreator, Harga Tembus Rp40 Jutaan

Asus Resmi Rilis Monitor ProArt OLED 4K 240Hz untuk Kreator, Harga Tembus Rp40 Jutaan

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 09:35 WIB

Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia

Kaspersky Ungkap 234 Ribu Serangan Password Stealer Ancam Perusahaan di Indonesia

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 09:10 WIB

31 Kode Redeem FF Terbaru 18 Mei 2026: Borong 60 Tiket Star dan Amankan Scar Megalodon

31 Kode Redeem FF Terbaru 18 Mei 2026: Borong 60 Tiket Star dan Amankan Scar Megalodon

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 09:09 WIB

20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 18 Mei 2026: Trik Irit Dapat Ribuan Gems Buat Pemain F2P

20 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 18 Mei 2026: Trik Irit Dapat Ribuan Gems Buat Pemain F2P

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 08:52 WIB

Xiaomi Batal Rilis HP Ultra Tipis Pesaing iPhone Air, Ini Alasan Mengejutkannya

Xiaomi Batal Rilis HP Ultra Tipis Pesaing iPhone Air, Ini Alasan Mengejutkannya

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 08:47 WIB