Ulang Tahun Ke-20, Google Lakukan Perubahan Besar-besaran

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 25 September 2018 | 14:40 WIB
Ulang Tahun Ke-20, Google Lakukan Perubahan Besar-besaran
Logo Google. [Shutterstock]

Suara.com - Untuk merayakan ulang tahun ke-20, Google melakukan banyak perubahan pada mesin penelusurannya. Dimulai sejak 20 tahun lalu, misi Google adalah mengatur informasi dunia dan membuatnya dapat diakses serta bermanfaat secara universal.

Pada tahun 1998, saat itu halaman pencarian Google hanya memuat 25 juta halaman. Namun sekarang, Google dapat mengindeks ratusan miliaran halaman dalam indeks dan berkembang untuk melayani orang-orang di seluruh dunia, di mana Google menawarkan penelusuran di lebih dari 150 bahasa dan lebih dari 190 negara.

Lewat blog Google yang ditulis oleh Ben Gomes selaku VP Search, News, and Assistant pada 24 September lalu, pihaknya melihat miliaran kueri (bahasa komputer yang digunakan untuk melakukan permintaan terhadap basis data dan sistem informasi) setiap hari dan 15 persen kueri adalah pertanyaan yang belum pernah dilihat sebelumnya. Dengan skala ini, satu-satunya cara untuk menyediakan pencarian secara efektif adalah melalui pendekatan algoritmik.

Oleh karena itu, Google akan menguji dengan ketat setiap perubahan yang dilakukan. Ben Gomes membocorkan tiga perubahan mendasar untuk mesin penelusuran Google, di antaranya adalah menghadirkan fitur baru untuk membantu pengguna dengan kebutuhan informasi yang berkelanjutan. Fitur ini akan menampilkan konten yang relevan dan kemungkinan konten tersebut tidak selalu berita terbaru.

Selanjutnya, akan ada peralihan dari teks ke cara yang lebih visual untuk menemukan informasi. Google akan menghadirkan lebih banyak konten visual ke penelusuran dan sepenuhnya mendesain ulang Google Images untuk membantu pengguna menemukan informasi dengan lebih mudah.

Sementara itu, dilansir dari The Verge, Google juga akan hadirkan Stories, fitur yang telah dipopulerkan oleh Instagram dan Snapchat sebelumnya. Meskipun Google mengatakan fitur ini masih dalam tahap awal, pengguna nantinya akan melihat lebih banyak cerita AMP di mana topik dilengkapi dengan informasi teks, video, dan gambar yang dikurasi.

Google Images dikabarkan juga akan terintegrasi dengan Google Lens, di mana pengguna dapat mengetuk tombol Lens yang akan mendeteksi apa yang ada di dalam gambar dan melakukan penelusuran di atasnya. Dengan Google Lens, pengguna dapat mengidentifikasi subjek lewat foto di dunia nyata.

Tak hanya itu, Google juga menghubungkan LinkedIn dengan alat pencarian kerja barunya, Pathways. Fitur ini dibuat untuk menyediakan pengguna informasi yang relevan tentang keterampilan dan pelatihan lokal yang tersedia bersama dengan hasil untuk daftar pekerjaan.

Dengan segala perubahan besar yang akan diboyong Google hanya untuk mesin penelusurannya, Ben Gomes mengatakan Google tengah bersiap untuk 20 tahun ke depan. Di mana segala fitur yang ditawarkan Google tak lepas dari teknologi kecerdasan buatan (AI).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eks Bos Google: Internet Akan Terbelah Dua, Satunya Dipimpin Cina

Eks Bos Google: Internet Akan Terbelah Dua, Satunya Dipimpin Cina

Tekno | Sabtu, 22 September 2018 | 15:03 WIB

Waduh! Prototipe Google Search di Cina Bisa Ungkap Nomor Ponsel

Waduh! Prototipe Google Search di Cina Bisa Ungkap Nomor Ponsel

Tekno | Kamis, 20 September 2018 | 07:06 WIB

Kolaborasi Renault, Nissan, Mitsubishi Bertabur Teknologi Google

Kolaborasi Renault, Nissan, Mitsubishi Bertabur Teknologi Google

Otomotif | Rabu, 19 September 2018 | 19:15 WIB

Ponsel Android Anda Pengaturannya Berubah? Ini Kata Google

Ponsel Android Anda Pengaturannya Berubah? Ini Kata Google

Tekno | Selasa, 18 September 2018 | 08:47 WIB

Cerdas! Google Assistant Makin Jago Tebak Lagu

Cerdas! Google Assistant Makin Jago Tebak Lagu

Tekno | Senin, 17 September 2018 | 11:15 WIB

Hati-hati, Google Bisa Menguras Uang Anda

Hati-hati, Google Bisa Menguras Uang Anda

Bisnis | Senin, 10 September 2018 | 06:44 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×