Suara.com - Tantangan bagi sebuah perusahaan teknologi informasi saat ini semakin besar. Aplikasi yang dikembangkan itu perlu dipahami dan diakses oleh pengguna awam. Tantangan demikian lazim terjadi pada perusahaan kecil maupun besar.
Untuk menjawab tantangan tersebut telah hadir platform inovatif untuk pengembangan aplikasi, low-code application development, dari OutSystems.
“OutSystems menghadirkan platform yang fleksibel dalam melakukan built, integrate, deploy and manage untuk berbagai perangkat. Platform ini mampu melakukan pengembangan yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan pemrograman konvensional,” kata Harison Sitohang, CEO PT MultiIntegra Digital (MID) sebagai Authorized Partner OutSystems dalam keterangan resminya.
“Untuk pengembangan aplikasi mobile, Outsystems juga mampu support publish langsung ke App Store dan Google Play,” katanya lagi.
Teknologi unggul Outsystems juga mampu mendukung Digital Transformation perusahaan jauh lebih cepat dibanding dengan traditional coding, dan ini berdampak pada time to market yang lebih singkat, keuntungan operasional dan penghematan.
PT MultiIntegra Digital (MID) bekerja sama dengan OutSystems memberikan pelatihan dan pengenalan metode pengembangan pada platform ini, juga merupakan mitra strategis dalam setiap tahapan implementasi.
Saat ini, OutSystems sedang mengembangkan fitur canggih dengan teknologi Artificial Intelligence/Machine Learning (AI/ML) di pusat riset dan pengembangan internal, kerja sama dengan Carnegie Mellon University.
Diharapkan dengan semakin pintarnya AI/ML mempelajari pola bisnis yang ada akan sangat membantu developer aplikasi perusahaan untuk mendapatkan solusi secara otomatis.
Sistem Low-code OutSystems memberdayakan pengembang aplikasi, yang sebelumnya adalah bidang pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang ahli bidang IT, kini menjadi bidang yang juga dapat dilakukan oleh seorang awam yang saat melihat masalah atau proses bisnis mampu sendiri menciptakan solusi dan optimasi dengan mengembangkan aplikasi sederhana.