Intel dan Qualcomm Memanas

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 30 Desember 2018 | 07:06 WIB
Intel dan Qualcomm Memanas
Ilustrasi logo perusahaan Intel. (Shutterstock)

Suara.com - Perusahaan multinasional Intel, menuding Qualcomm sengaja melakukan taktik litigasi paten untuk mendepak pesaing dari permainan pasar.

Hal ini disampaikan langsung oleh Steve Rodgers selaku wakil presiden dan penasihat umum Intel dalam posting blog resmi belum lama ini. Rodgers mengatakan bahwa Qualcomm menggunakan strategi gugatan paten yang agresif untuk melawan pesaingnya meskipun telah didenda.

"Tujuan Qualcomm bukanlah membela hak kekayaan intelektualnya, melainkan mendepak pesaing keluar dari pasar chip modern premium dan mempertahankan model bisnis yang pada akhirnya merugikan konsumen," tulis Rodgers.

Rogders juga membeberkan denda-denda yang dijatuhkan ke Qualcomm dalam beberapa tahun terakhir. Qualcomm telah didenda hampir satu miliar dolar Amerika Serikat di Cina, 850 juta dolar Amerika Serikat di Korea, dan 1,2 miliar dolar Amerika Serikat oleh komisi Eropa.

Meski tidak ketahui secara pasti apakah Rodgers benar-benar mengetahui motif Qualcomm melakukan litigasi paten atau hanya sekadar spekulasi. Sementara itu, Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat (FTC) terus mengajukan tuntutan terhadap Qualcomm atas dugaan pelanggaran undang-undang antimonopoli Amerika Serikat dan disebutkan bahwa FTC akan membuka argumentasi hukum pada 4 Januari mendatang.

Litigasi paten ini bermula saat Apple dan Qualcomm menolak mengalah dalam kasus sengketa atas royalti paten iPhone, di mana silang sengketa ini telah terjadi sejak awal tahun 2017. Bermula dari tudingan Apple yang mengatakan bahwa Qualcomm menarik royalti terlalu besar untuk produk-produk terknologinya, khususnya iPhone.

Namun, gugatan Apple di pengadilan berbuah tuntutan balik dari Qualcomm yang menuduh Apple berbagi kode kepemilikan dengan pembuat chip saingannya, Intel.

Sebagai pesaing Qualcomm dalam pembuatan chip, Intel berharap otoritas Global dapat membantu menjaga persaingan pasar, terutama dalam menghadapi kompetisi chip 5G tahun depan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apple Hentikan Penjualan iPhone 7 dan 8 di Jerman, Kenapa?

Apple Hentikan Penjualan iPhone 7 dan 8 di Jerman, Kenapa?

Tekno | Jum'at, 21 Desember 2018 | 15:03 WIB

Qualcomm Luncurkan Snapdragon 8cx, Platform PC 7nm Pertama di Dunia

Qualcomm Luncurkan Snapdragon 8cx, Platform PC 7nm Pertama di Dunia

Tekno | Senin, 10 Desember 2018 | 13:55 WIB

Qualcomm Perkenalkan Chip Baru Berteknologi 5G

Qualcomm Perkenalkan Chip Baru Berteknologi 5G

Tekno | Sabtu, 08 Desember 2018 | 06:42 WIB

Apple dan Qualcomm Bertemu di Meja Hijau pada April 2019

Apple dan Qualcomm Bertemu di Meja Hijau pada April 2019

Tekno | Senin, 03 Desember 2018 | 16:00 WIB

Qualcomm Snapdragon 675 Lebih Cepat dan Dukung Triple Camera

Qualcomm Snapdragon 675 Lebih Cepat dan Dukung Triple Camera

Tekno | Selasa, 23 Oktober 2018 | 19:33 WIB

AS Larang ZTE Gunakan Prosesor Qualcomm

AS Larang ZTE Gunakan Prosesor Qualcomm

Tekno | Selasa, 17 April 2018 | 10:45 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×