Studi Baru Ungkap Pembentukan Bulan Menghasilkan Kehidupan di Bumi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 01 Februari 2019 | 12:45 WIB
Studi Baru Ungkap Pembentukan Bulan Menghasilkan Kehidupan di Bumi
Ilustrasi Bumi dan bulan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru mengatakan bahwa tabrakan kosmis yang membuat Bumi memiliki Bulan, kemungkinan juga yang membuat Bumi memiliki kehidupan.

Studi ini berlatar belakang pada masalah ketika para astronom belum menemukan jawaban yang tepat mengenai bagaimana dan kapan Bumi memiliki kandungan karbon, nitrogen, dan belerang, unsur-unsur yang dapat membentuk kehidupan.

Dilansir dari Universe Today, unsur-unsur tersebut dikatakan berasal dari objek bernama Theia yang menabrak Bumi dan menciptakan Bulan sekitar 4,4 miliar tahun yang lalu.

Studi ini dilakukan sekelompok astronom dari Rice University di Amerika Serikat, yang menggunakan serangkaian percobaan dan simulasi untuk menguji apakah unsur-unsur tersebut merupakan elemen volatil, elemen dengan titik didih rendah, yang kemungkinan merupakan hasil dari tabrakan tersebut.

Para astronom memulai percobaan dengan menempatkan paduan materi yang mengandung karbon, nitrogen, dan belerang untuk ditekan hingga 7 gigapascal dan memanaskannya hingga suhu setinggi 1.800 derajat Celcius, untuk mensimulasikan kondisi selama pembentukan inti planet.

Data eksperimen tersebut digunakan para astronom untuk melakukan sekitar satu miliar simulasi komputer. Tujuannya untuk melihat bagaimana sebuah objek yang sarat elemen volatil saat menabrak Bumi. Hasilnya, simulasi yang dilakukan rupanya cocok dengan data pengamatan eksperimental dan catatan geologis terbaik yang ada sejauh ini.

Diperkirakan, sekitar 4,4 miliar tahun yang lalu, sebuah batu angkasa seukuran Mars bernama Theia dan terdiri akan karbon serta nitrogen dengan inti yang kaya sulfur telah menabrak Bumi.

Tabrakan tersebut membuat proto-Bumi dan Theia hancur. Namun, berkat tarikan gravitasi, proto-Bumi secara perlahan kembali membentuk bulat namun materi pembentuknya bercampur dengan Theia.

"Kemungkinan tabrakan seperti itu juga membawa air, elemen volatil penting lainnya," ucap Rajdeep Dasgupta, salah satu anggota penelitian tersebut.

baca juga

Sementara itu, sisa-sisa materi tabrakan yang masih di luar angkasa perlahan membentuk Bulan. Planet-planet yang mengalami tabrakan yang lebih besar dari ini kemungkinan juga memiliki lebih banyak peluang untuk memiliki kehidupan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melihat Bulan Bersanding dengan Tiga Planet

Melihat Bulan Bersanding dengan Tiga Planet

Tekno | Kamis, 31 Januari 2019 | 14:40 WIB

Berumur 4 Miliar Tahun, Batuan Bumi Ini Ditemukan di Bulan

Berumur 4 Miliar Tahun, Batuan Bumi Ini Ditemukan di Bulan

Tekno | Sabtu, 26 Januari 2019 | 16:56 WIB

Meteor Tabrak Bulan Ketika Fenomena Supermoon Terjadi

Meteor Tabrak Bulan Ketika Fenomena Supermoon Terjadi

Tekno | Sabtu, 26 Januari 2019 | 07:10 WIB

Ini yang Akan Dilakukan Ilmuwan saat Kiamat Hampir Tiba

Ini yang Akan Dilakukan Ilmuwan saat Kiamat Hampir Tiba

Tekno | Sabtu, 19 Januari 2019 | 15:13 WIB

Analisa Ilmuwan : Jumlah Asteroid Hantam Bumi Naik Tiga Kali Lipat

Analisa Ilmuwan : Jumlah Asteroid Hantam Bumi Naik Tiga Kali Lipat

Tekno | Jum'at, 18 Januari 2019 | 11:27 WIB

Chang'e-4 Kirim Penampakan Sisi Jauh Bulan

Chang'e-4 Kirim Penampakan Sisi Jauh Bulan

Tekno | Senin, 14 Januari 2019 | 17:55 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×