Menakar Kerugian Tri Usai Blackout PLN

Vania Rossa, Tivan Rahmat

Jum'at, 16 Agustus 2019 | 11:24 WIB
Menakar Kerugian Tri Usai Blackout PLN
Ilustrasi: blackout PLN. (Shutterstock)

Suara.com - Pemadaman listrik massal yang melanda wilayah Jabodetabek dan sebagian Jawa Barat pada 4 Agustus lalu melumpuhkan berbagai macam layanan publik, salah satunya jaringan telekomunikasi. Hal ini juga dialami oleh Hutchison Tri Indonesia.

Meski hanya terjadi dalam sehari, namun kerugian finansial yang ditimbulkan akibat blackout PLN tersebut mencapai puluhan miliar rupiah.

“Kerugian secara langsungnya Rp 15 miliar sampai Rp 20 miliar. Itu dua hari. Kalau penurunan traffic, kita kena sekitar 30 persen, itu data, kalau voice mah kita kan memang sudah kecil ya," ungkap Wakil Direktur Hutchison Tri Indonesia Danny Buldansyah di Jakarta, Kamis (15/8/2019).

Sementara itu, hasil riset yang dikeluarkan OpenSignal mencatat bahwa sinyal Tri tidak hanya tumbang di sekitar daerah terdampak mati listrik massal, tetapi juga meluas ke daerah lainnya, seperti di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera, dan beberapa wilayah lainnya.

Bahkan, laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pelanggan Tri di Jakarta mengalami efek terbesar, dengan ketersediaan 4G menurun dari rata-rata 90,4 persen menjadi 12,9 persen pada pukul 13.00 WIB.

Menanggapi hasil riset itu, Danny menjelaskan alasan teknisnya. Menurutnya, pemadaman listrik menyerang sistem pusat yang menyebabkan Tri tidak bisa memancarkan jaringan telekomunikasi. Sistem tersebut adalah elemen fundamental yang jika padam akan berdampak pada jaringan di seluruh Indonesia.

“Ada satu atau beberapa network element kita yang terkena langsung, karena mati mendadak gitu kan kadang-kadang langsung glitch rusak. Nah, karena itu kita perlu waktu 2 sampe 2,5 jam buat ganti itu, sayangnya itu adalah sub-sistem yang dipakai untuk nationwide gitu,” jelas Danny.

Agar kejadian serupa tidak terulang kembali, Danny mengatakan bahwa pihaknya bakal menambah cadangan daya listrik di daerah-daerah terpencil yang berpotensi mengalami pemadaman listrik bergilir.

“Kita fokus untuk menyediakan power back up tapi kebanyakan untuk di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi. Karena memang daya di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi itu agak jelek, yang namanya mati lampu bergiliran itu hampir sepanjang tahun dan makanya kita menyediakan power back up yang mencukupi untuk daerah-daerah itu,” tandasnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anti Listrik Padam, Tesla Mendarat, Terbitlah Karakter Cute Skutik

Anti Listrik Padam, Tesla Mendarat, Terbitlah Karakter Cute Skutik

Otomotif | Senin, 12 Agustus 2019 | 18:00 WIB

Saat Listrik Padam, Lampu Lalu Lintas Kota Surabaya Tetap Beroperasi

Saat Listrik Padam, Lampu Lalu Lintas Kota Surabaya Tetap Beroperasi

Otomotif | Senin, 12 Agustus 2019 | 08:00 WIB

Dua Pemilik Ikan Koi Gugat PLN Rp 11,125 Juta karena Pemadaman Listrik

Dua Pemilik Ikan Koi Gugat PLN Rp 11,125 Juta karena Pemadaman Listrik

News | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 13:17 WIB

Terkini

Antisipasi Karhutla, Sespimti Polri Petakan Titik Rawan Kebakaran di Samboja Barat

Antisipasi Karhutla, Sespimti Polri Petakan Titik Rawan Kebakaran di Samboja Barat

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:31 WIB

JoJo STEEL BALL RUN 2nd STAGE Rilis Pratinjau Jelang Tayang di Netflix

JoJo STEEL BALL RUN 2nd STAGE Rilis Pratinjau Jelang Tayang di Netflix

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 11:30 WIB

Junket Bank Tunda Rilis Oktober, Animasi Butuh Waktu Pengerjaan Tambahan

Junket Bank Tunda Rilis Oktober, Animasi Butuh Waktu Pengerjaan Tambahan

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 11:30 WIB

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!

Bahlil Konfirmasi Impor Minyak Rusia Tahap 2 Sudah Jalan, Demi Amankan Energi Nasional!

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 11:30 WIB

Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus

Pura Desa Adat di Buleleng Terbakar, Beringin Berusia Ratusan Tahun Ikut Hangus

Bali | Sabtu, 12 September 2026 | 11:28 WIB

Yordania Umumkan Timnas Indonesia Jadi Lawan Uji Coba, Skuad Garuda Siap Rasakan Suasana Tandang

Yordania Umumkan Timnas Indonesia Jadi Lawan Uji Coba, Skuad Garuda Siap Rasakan Suasana Tandang

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 11:23 WIB

Disambut Hangat di India, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus ke Mahasiswa Indonesia

Disambut Hangat di India, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus ke Mahasiswa Indonesia

News | Sabtu, 12 September 2026 | 11:22 WIB

Midea Perkuat Basis Manufaktur di Indonesia, Produksi Capai 3 Juta Unit dan Ekspansi Pabrik

Midea Perkuat Basis Manufaktur di Indonesia, Produksi Capai 3 Juta Unit dan Ekspansi Pabrik

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 11:18 WIB

Kim Garam Unggah Foto Profil Baru, Siap Comeback dan Debut Jadi Aktris

Kim Garam Unggah Foto Profil Baru, Siap Comeback dan Debut Jadi Aktris

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 11:15 WIB

Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying

Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying

Sulsel | Sabtu, 12 September 2026 | 11:14 WIB

×