Modifikasi Cuaca Kurangi Intensitas Hujan di Jabodetabek Hingga 40 Persen

Liberty Jemadu

Selasa, 07 Januari 2020 | 14:07 WIB
Modifikasi Cuaca Kurangi Intensitas Hujan di Jabodetabek Hingga 40 Persen
Banjir Lebak, Banten pada Januari 2020. (Antara)

Suara.com - Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza mengatakan teknologi modifikasi cuaca (TMC) yang diterapkan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) saat ini mampu mengurangi atau mereduksi intensitas hujan 30 hingga 40 persen.

"Ini tentu kita bandingkan dengan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Harapan kita untuk mengurangi intensitas hujan dengan TMC hingga 40 persen saat ini menunjukkan hasil yang cukup signifikan," katanya di Jakarta, Selasa (7/1/2019).

Menurutnya, prakiraan hujan intensitas tinggi itu sebenarnya akan terus terjadi sebab awan-awan pembawa hujan lebat juga terus bergerak. Ditambah lagi dengan informasi BMKG terkait jangka waktu terjadinya cuaca ekstrem.

Apalagi, hujan yang terjadi diprediksi tidak hanya akibat udara bawah yang datang dari Afrika, melainkan juga terdapat bibit-bibit siklon yang membawa angin kencang serta hujan lebat.

"Jadi program TMC ini akan terus kita lanjutkan sebagai bentuk antisipasi serta mitigasi lebih lanjut terkait intensitas hujan di Jabodetabek dan sekitarnya," katanya.

Ia menjelaskan prediksi BMKG ialah udara bawah yang datang dari Afrika masuk melalui Sumatera bagian barat, turun ke Lampung, masuk ke daerah Jawa Barat, Banten hingga Jabodetabek.

Untuk udara basah yang membawa awan hujan lebat dan belum sampai ke daratan Jabodetabek, katanya, terus dilakukan penyemaian melalui TMC sehingga hujan turun di perairan atau laut, Selat Sunda ataupun Teluk Jakarta.

"Yang penting tidak masuk sampai ke daratan. Walaupun ada itu adalah berupa sisa-sisa," katanya.

Secara umum, penyemaian awan untuk mempercepat penurunan hujan dilakukan sejak Jumat (3/1/2020) di barat, barat daya dan barat laut Jabodetabek atau meliputi wilayah Perairan Barat Pandeglang, barat daya Pandeglang, Selat Sunda dan Perairan Timur Lampung hingga sebagian wilayah Teluk Jakarta.

baca juga

Saat ini pertumbuhan awan cukup besar didominasi dari wilayah upwind atau melawan arah angin dari Jabodetabek. Dikarenakan wilayah sekitar target merupakan daerah konvergensi angin, maka pertumbuhan awan masih cukup cepat dan memicu terjadi hujan di wilayah Jabodetabek, namun dengan intensitas lebih berkurang berkat TMC, demikian Hammam Riza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

El Nino Diprediksi Lebih Panjang, Jakarta Siapkan Modifikasi Cuaca dan Water Mist

News | Sabtu, 25 April 2026 | 15:40 WIB

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

Hadapi El Nino 2026, Pemerintah Ungkap Strategi Cegah Karhutla

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:25 WIB

Jakarta Masih Siaga Banjir, Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca Jika Hujan Tembus 200mm

Jakarta Masih Siaga Banjir, Pramono Siapkan Modifikasi Cuaca Jika Hujan Tembus 200mm

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 18:49 WIB

BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca

BMKG Respons Viralnya Narasi Negatif Tentang Modifikasi Cuaca

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 15:22 WIB

Modifikasi Cuaca Dituding Bikin Iklim Kacau, BMKG Beri Penjelasan

Modifikasi Cuaca Dituding Bikin Iklim Kacau, BMKG Beri Penjelasan

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 10:14 WIB

Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 1 Februari 2026

Jakarta Siaga Banjir, Pramono Anung Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 1 Februari 2026

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:16 WIB

Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca, Pramono: Nggak Mungkin Jakarta Nggak Ada Genangan

Buka Peluang Perpanjang Modifikasi Cuaca, Pramono: Nggak Mungkin Jakarta Nggak Ada Genangan

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 13:25 WIB

Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

Permudah Evakuasi Area Tanah Longsor Bandung Barat, BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jabar

News | Senin, 26 Januari 2026 | 17:37 WIB

Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan

Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:19 WIB

Langit Bogor 'Ditaburi' 800 Kg Kalsium Oksida, Operasi Cegat Hujan Ekstrem untuk Jakarta

Langit Bogor 'Ditaburi' 800 Kg Kalsium Oksida, Operasi Cegat Hujan Ekstrem untuk Jakarta

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 15:09 WIB

Terkini

Berapa Harta Kekayaan Hotman Paris? Intip Properti dan Koleksi Mobil Mewahnya

Berapa Harta Kekayaan Hotman Paris? Intip Properti dan Koleksi Mobil Mewahnya

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:44 WIB

Paling Lemah di Asia, Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS

Paling Lemah di Asia, Rupiah Terus Keok Lawan Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:43 WIB

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:38 WIB

Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru

Nasib 2,3 Juta Keluarga Petani Tembakau Tak Jelas dengan Adanya Aturan Baru

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:30 WIB

Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

Indonesia International Financial Center Dimulai di Jakarta, Bali Disiapkan Jadi Hub Keuangan Global

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:30 WIB

Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya

Menitipkan Lansia di Daycare Bukan Berarti Membuang, Melainkan Merawat Kewarasannya

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:15 WIB

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas

IHSG Ambruk ke Level 6.200 Pagi Ini, Cek Saham Migas

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:13 WIB

Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar

Bank Jago Tunjukkan Kekuatan Bank Digital, Aset Tembus Rp41,4 Triliun dan Catat Laba Rp189 Miliar

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:09 WIB

Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu

Ulasan Lassie Come-Home: Kisah Kesetiaan Anjing yang Menembus Jarak dan Waktu

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:00 WIB

DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi

DPRD DKI Minta Pemprov Kebut Penataan Kabel Semrawut Jakarta, Jangan Tunggu Korban Lagi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 08:50 WIB

×