Misteri Virus Kucing Mematikan, Panleukopenia

Dythia Novianty

Selasa, 21 Januari 2020 | 13:40 WIB
Misteri Virus Kucing Mematikan, Panleukopenia
Alat tes Feline Panleukopenia Virus (FPV). [Instagram/@leonvets]

Pada dasarnya, buat kucing yang terjangkit virus Panleukopenia, dia memaparkan bahwa semua tergantung daya tahan tubuh.

"Semua obat yang dikasih Vet (dokter hewan) itu biasanya untuk memperingan gejala yang keluar. Jika kucing muntah maka dikasih anti muntah, untuk obat lambungnya supaya dia makan enakan, untuk diare dikasih obat anti diare biasanya. Tapi, kalau dari darahnya ada bakteri, bisa kita beri anti bakteri juga, membantu agar daya tahan tubuhnya ini benar-benar melawan si virusnya," beber perempuan berhijab satu ini.

Sementara itu, untuk proses masuknya virus Panleukopenia sendiri itu tidak bisa diprediksi secara langsung karena ada tahapan-tahapannya.

Salah satu kucing yang sempat terjangkit virus Panleukopenia. [Suara.com/Dythia Novianty]
Salah satu kucing yang sempat terjangkit virus Panleukopenia. [Leo n Vets Clinic]

"Ada yang kita sebut masa inkubasi virus, jadi dari virus masuk samlai menimbulkan gejala itu butuh waktu. Jadi tidak selalu masuk, langsung gejala keluar. Jadi itu bisa satu sampai dua minggu. Kalau gejala keluar, ditilik balik aja ke belakang seminggu dua minggu kemarin habis mandi, apakah di luar kucing ada yang sakit. Itu bisa jadi awareness kita untuk menjaga kucing-kucing di dalam," jelas Dokter Anggie.

Sedangkan, dia menambahkan, untuk pemeriksaannya sendiri bisa dilihat dari gejala yang terlihat, dari keterangan pemilik, dan pemeriksaan dokter hewan.

"Kita lakukan pemeriksaan darah dulu hematologi rutin. Apabila di situ terlihat ada indikasi virus dan ada gejalanya, maka biasanya akan kami minta klien Test pack atau test kit terhadap feline panleukopenia virus. Ada tesnya sendiri khusus virus Panleukopenia dan dari situ bisa kelihatan," tukasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ungkap Fakta di Balik Viralnya Video Filter Kucing di Snapchat

Ilmuwan Ungkap Fakta di Balik Viralnya Video Filter Kucing di Snapchat

Tekno | Rabu, 18 Desember 2019 | 13:41 WIB

Penelantaran Hewan di Yogyakarta Masih Tinggi, Setahun Sampai Ratusan

Penelantaran Hewan di Yogyakarta Masih Tinggi, Setahun Sampai Ratusan

Jogja | Senin, 18 November 2019 | 15:05 WIB

Pecinta Kucing, Sudah Tahu Fakta Kucing yang Ini Belum?

Pecinta Kucing, Sudah Tahu Fakta Kucing yang Ini Belum?

Lifestyle | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 07:16 WIB

Ditjen PKH Bahas Isu Bahaya Zoonosis di 11 Fakultas Kedokteran Hewan

Ditjen PKH Bahas Isu Bahaya Zoonosis di 11 Fakultas Kedokteran Hewan

Press Release | Selasa, 09 April 2019 | 18:26 WIB

Ditinggal Hewan Peliharaanya Mati, Reaksi Pria Ini Tak Biasa

Ditinggal Hewan Peliharaanya Mati, Reaksi Pria Ini Tak Biasa

Tekno | Senin, 11 Februari 2019 | 17:10 WIB

Terkini

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Banding Ditolak, Nadiem Makarim Tetap Divonis 9 Tahun

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:40 WIB

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Dari Debat hingga Ide Inovasi Energi, Ini Para Pemenang PGTC 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 17:36 WIB

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

Terkuak di Sidang Korupsi Kuota Haji! Ini Arti 'Jurus Tendangan Tanpa Bayangan' Eks Dirjen Kemenag

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:33 WIB

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Anime From Old Country Bumpkin to Master Swordsman Resmi Berlanjut ke Season 3

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:30 WIB

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Hadapi Kekeringan, PDAM Makassar Usul Pembangunan Bendung Karet di Sungai Tallo

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 17:28 WIB

×