Kelelawar Buah di Manado dan Bogor Jadi Inang Coronavirus

Liberty Jemadu

Senin, 03 Februari 2020 | 19:45 WIB
Kelelawar Buah di Manado dan Bogor Jadi Inang Coronavirus
Kelelawar buah yang menjadi inang Coronavirus ditemukan di Manado, Sulawesi Utara dan Bogor, Jawa Barat. Ilustrasi: Pedagang kelelawar saat memeriksa dagangannya di Pasar Burung Depok Manahan Solo, Senin. [Antara/Bambang Dwi Marwoto]

Suara.com - Para peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Research Center for Zoonosis Control (RCZC), Universitas Hokkaido, Jepang rupanya pernah menemukan Coronavirus pada kelelawar buah di setidaknya enam daerah di Indonesia.

Agus Setiyono, guru besar bidang patologi IPB kepada Antara mengatakan bahwa timnya menemukan enam virus, termasuk Coronavirus pada kelelawar buah di enam daerah di Tanah Air ketika melakukan penelitian di periode 2010 - 2015.

Selain Coronavirus, lima virus lain yang ditemukan adalah bufavirus, polyomavirus, alphaherpesvirus, paramyxovirus, dan gammaherpesvirus. Studi-studi itu dipublikasikan antara tahun 2012 - 2018.

Agus mengatakan tim peneliti menemukan virus-virus tersebut pada sampel kelelawar yang diambil dari Bukittinggi, Sumatera Barat; Bogor dan Panjalu, Jawa Barat; Gorontalo di Provinsi Gorontalo; Manado di Sulawesi Utara; dan Soppeng di Sulawesi Selatan.

"Keenam virus itu berpotensi menimbulkan zoonosis," kata Agus Setiyono, ahli patologi dari Fakultas Kedokteran Hewan IPB yang terlibat dalam penelitian tersebut, ketika dihubungi dari Jakarta, Senin (3/2/2020).

Zoonosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau virus pada binatang dan bisa menulari manusia atau sebaliknya. Salah satu contohnya adalah virus Corona yang berasal dari Wuhan, China yang kini sedang mewabah.

"Dari enam itu semuanya berpotensi (zoonosis). Hanya kami juga belum tahu jika di manusia ekspresi atau bentuk penyakit seperti apa," lanjut Agus.

Kelelawar Buah Kebal

Uniknya kelelawar buah sendiri kebal terhadap virus-virus yang diinanginya. Ia memiliki sistem kekebalan tubuh yang unik membuat mereka tidak menderita sakit meski tubuhnya mengandung beberapa virus berbahaya bagi manusia.

baca juga

"Jadi mereka mengandung virus itu atau di dalam tubuhnya ada agen penyebab penyakit, tapi kelelawar tidak sakit. Fenomena ini yang unik. Normalnya kalau ada agen penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh, maka hewannya sakit," kata Agus.

Padahal, jika virus itu berpindah ke manusia seperti virus corona dapat menyerang sistem pernapasan seperti 2019 novel coronavirus (2019- nCoV) yang sedang mewabah di Wuhan, China saat ini.

Dalam penelitian itu, Agus dkk mengambil sampel dari organ internal dan feses kelelawar buah. Virus-virus itu ditemukan di dalam ginjal dan limpa, yang tidak terkait dengan sistem pernapasan.

Dari temuan tersebut, dugaan sementara tim peneliti adalah virus yang ada dalam kelelawar hidup dalam sel pertahanan atau sistem imun hewan itu.

"Normalnya kalau ada benda asing, sel makrofag itu akan menghalau, akan menghancurkan benda asing itu. Tapi ketika benda asing itu ada di dalam sel makrofag sendiri, sel itu tidak akan bisa mengenali," kata dia.

Dugaan sementara, kata Agus, virus yang tinggal di sel imun itu akan berpindah ke sel baru yang terus bertumbuh saat hewan mengonsumsi makanannya. Hal itu diduga menyebabkan tidak ada persoalan yang muncul di kelelawar buah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantuan IPB University dan ARM HA-IPB Tiba di Labuan Bajo, Ribuan Paket Pangan Siap Disalurkan

Bantuan IPB University dan ARM HA-IPB Tiba di Labuan Bajo, Ribuan Paket Pangan Siap Disalurkan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 10:32 WIB

Tak Hanya untuk Masakan, Daun Pandan Dikembangkan Jadi Bahan Sampo Alami

Tak Hanya untuk Masakan, Daun Pandan Dikembangkan Jadi Bahan Sampo Alami

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:55 WIB

Aksi Nyata Kelompok 04 IPB di Malaysia: Blusukan ke Chow Kit Demi Misi Kemanusiaan

Aksi Nyata Kelompok 04 IPB di Malaysia: Blusukan ke Chow Kit Demi Misi Kemanusiaan

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 20:05 WIB

Kenapa Matahari Tampak Merah dan Jingga Saat Karhutla? Ini Penjelasannya

Kenapa Matahari Tampak Merah dan Jingga Saat Karhutla? Ini Penjelasannya

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:25 WIB

Semarak MPKMB 63 SV IPB University Ditutup dengan Bekal, Musik, dan Inspirasi

Semarak MPKMB 63 SV IPB University Ditutup dengan Bekal, Musik, dan Inspirasi

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:45 WIB

IPB University Ajak Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi Siapkan Kompetensi hingga Adaptasi terhadap AI

IPB University Ajak Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi Siapkan Kompetensi hingga Adaptasi terhadap AI

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum

Pakar IPB Ungkap Kunci Damai Blok Tanamalia, Dialog Terbuka dan Kepastian Hukum

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:24 WIB

Spektakuler! Mahasiswa Baru IPB University Torehkan Rekor MURI dengan 74 Formasi

Spektakuler! Mahasiswa Baru IPB University Torehkan Rekor MURI dengan 74 Formasi

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Populasi Orang Utan Sumatra Menurun, Peneliti Dorong Status Darurat Konservasi

Populasi Orang Utan Sumatra Menurun, Peneliti Dorong Status Darurat Konservasi

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Tak Sekadar Limbah, Pelepah Pisang Ternyata Bisa Diolah Jadi Bioplastik Bikin Daging Lebih Awet

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Terkini

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:27 WIB

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Punya Lebih dari 190.000 Karyawan, Astra Raih Penghargaan dari Fortune Indonesia

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas

Modus Pura-pura Bantu Anak Wanita yang Sakit, Tukang Parkir di Medan Malah Curi Tas

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 18:23 WIB

Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen

Dana Investor Miliaran Dipersoalkan, Proyek Perumahan Syariah Berujung Laporan Terhadap Oknum Dosen

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 18:23 WIB

Ada Alphard hingga Zenix, Kejagung Sita 11 Mobil Milik PT PSMI Terkait Korupsi Hutan

Ada Alphard hingga Zenix, Kejagung Sita 11 Mobil Milik PT PSMI Terkait Korupsi Hutan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:21 WIB

Emiten TAPG Fokus Bangun Fasilitas Umum dalam Pemulihan Pascabencana NTT

Emiten TAPG Fokus Bangun Fasilitas Umum dalam Pemulihan Pascabencana NTT

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:20 WIB

Bisnis Kriminal yang Berujung Kekacauan di Serial The Gentlemen Season 2

Bisnis Kriminal yang Berujung Kekacauan di Serial The Gentlemen Season 2

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:20 WIB

AADC Kembali Bikin Flashback: Mengapa Nostalgia SMA Tetap Memikat Gen Z?

AADC Kembali Bikin Flashback: Mengapa Nostalgia SMA Tetap Memikat Gen Z?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:15 WIB

Usai Geledah Kantor Summarecon, KPK Bergerak ke Rumah Dirjen ATR/BPN di Bekasi

Usai Geledah Kantor Summarecon, KPK Bergerak ke Rumah Dirjen ATR/BPN di Bekasi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:14 WIB

×